Audiensi Dengan Jokowi, Pemuda Pancasila Siap Bantu Pemerintah

Ceknricek.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan beberapa perwakilan pengurus Pemuda Pancasila (PP) di Istana Merderka, Jakarta, Senin (5/11) siang. Berbagai isu dibahas dalam pertemuan yang digelar tertutup kepada awak media itu. Mulai dari politik, ekonomi, hingga perihal berita palsu atau hoaks.

Ketua Umum PP Yapto S. Soerjosoemarno menjelaskan kedatangan mereka kali ini adalah untuk audiensi. 

“Pertama-tama kami ucapkan terima kasih atas dijawabnya permohonan audiensi secara cepat. Walaupun tiga bulan, cepat itu,” kata Yapto saat sambutan di awal, seperti dikutip Kompas.

Beberapa saat setelah sambutan Yapto, awak media diminta meninggalkan ruangan pertemuan. 

Dalam pertemuan kali ini, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung mendampingi presiden.

Pengurus Pemuda Pancasila yang hadir di samping Yapto antara lain Wakil Ketua Majelis Pimpinan Nasional PP Yorrys Raweyai dan Waketum Bidang Organisasi dan Kaderisasi PP Bambang Soesatyo.

 

Pemuda Pancasila Bantu Pemerintah

Dikutip dari Kumparan, Yapto mengungkap di awal pertemuan mereka membicarakan status PP sebagai ormas. Ia menyatakan bahwa PP bukanlah organisasi politik, meskipun beberapa anggotanya juga tergabung sebagai kader berbagai partai.

“Kami menjelaskan bahwa Pemuda Pancasila ini berada di mana-mana tapi tidak ke mana-mana. Kami coba jadi pemersatu,” ucap Yapto.

Ia menambahkan, PP ingin ikut andil menjaga persatuan masyarakat. Yapto melihat perbedaan pendapat pada pemilihan legislatif dan presiden 2019 membuat masyarakat terbagi atas kubu-kubu.

“Menurut kami, bisa menjadi satu pelajaran atau pengalaman yang buruk nantinya terhadap pengembangan bangsa. Karena hasil dari Pilpres 2014 saja, kita rasakan sekarang ada kubu-kubu yang itu harus dihilangkan,” paparnya.

Dalam pertemuan itu, PP juga menawarkan kerja sama dengan pemerintahan dalam bidang ekonomi, sosial, hingga pertahanan dan keamanan nasional. Yapto menilai di berbagai ormas, terdapat banyak ahli. Ia menganggap kehadiran mereka juga dapat membantu pemerintah untuk percepatan pembangunan. 

“Di bidang-bidang usaha itu sebetulnya banyak ahli-ahli yang bisa membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan bangsa di semua aspek. Saya kira (PP) juga menawarkan di sejumlah aspek kalau beliau berkenan,” terang Yapto.

Ketua Umum PP itu juga menyampaikan pesan dari Presiden agar PP dapat membantu menjaga keutuhan bangsa dan tidak terhasut berita hoaks.

“Cuma mengingatkan bahwasanya bangsa kita harus bersatu, bersama-sama maju ke depan. Jadi jangan kita ini, karena hoax ribut. Kita punya banyak tantangan ke depan. Kalau ada tantangan ke depan, kita harus bersatu. Itu yang beliau sampaikan, itu yang saya tangkap," papar Yapto, seperti dikutip Detik. 



Berita Terkait