Ilustrasi Pengisian BBM. Foto: bphmigas.go.id

Cegah Pemborosan Bahan Bakar Motor Matic Dengan Tips Berikut

Ceknricek.com - Motor jenis matic digemari banyak orang, apalagi yang tinggal di kota besar yang macet. Pemakaiannya yang mudah, hanya gas-rem tanpa perlu memikirkan persneling menjadi salah satu daya tarik utamanya. Selain itu, motor jenis matic cenderung memiliki area yang kosong untuk digunakan sebagai tempat menaruh barang seperti bawah jok dan ruang kaki.

Hal yang dikeluhkan pengguna sepeda motor dengan mesin matic adalah tingkat konsumsi bahan bakar yang tinggi. Mesin matic dinilai lebih boros dibandingkan motor jenis lainya seperti bebek. Apalagi jika motor matic tersebut telah digunakan dalam jangka waktu beberapa tahun.

Jika dikelompokkan, masalah keborosan bahan bakar pada mesin matic terbagi menjadi dua jenis. Pertama, terkait pada mesin dan perawatan komponen lainnya. Kedua, terkait sikap dan perilaku berkendara dari pemiliknya.

Untuk kelompok pertama, ada 3 tips yang perlu dilakukan agar motor matic kesayangan Anda tidak mengonsumsi bahan bakar secara berlebihan.

Pertama, mengecek sistem pengapian motor. Pengecekan ini diperlukan untuk pengguna motor matic yang masih menggunakan karburator pada sistem pengapiannya. Anda perlu melakukan pengecekan secara berkala dan teratur pada karburator untuk memastikan sistem pengapian berjalan normal. Kondisi karburator yang tidak sempurna akan mengakibatkan turunnya tingkat efisiensi bahan bakar.

Kedua, mengecek kondisi filter angin. Komponen ini juga memiliki pengaruh pada tingkat efisiensi bahan bakar pada motor matic. Jika kondisi filter angin motor matic terlalu kotor, dapat terjadi penyumbatan udara yang masuk ke sistem pembakaran. Dampaknya, pembakaran kurang sempurna sehingga ada bahan bakar yang terbuang sia-sia. Saat melakukan pengecekan berkala, biasanya petugas akan melakukan pembersihan filter angin.

Ketiga, mengecek kondisi oli. Anda juga harus melihat kondisi oli pada motor matic kesayangan, baik oli mesin maupun oli gardan. Untuk oli mesin, sebaiknya ganti jika motor telah menempuh jarak 2.000-3.000 km. Oli gardan diganti setelah 2 kali melakukan penggantian oli mesin, yakni setelah menjalani 4.000-6.000 km. Kondisi oli yang baik akan membuat seluruh komponen mesin motor berjalan dengan optimal sehingga dapat mempertahankan efisiensi bahan bakarnya.

Selain soal mesin, sikap pengendara pun dapat berpengaruh pada borosnya bahan bakar yang digunakan untuk mesin matic. Ada 3 hal yang perlu diperhatikan untuk membuat motor matic Anda hemat BBM.

Pertama, kebiasaan memanaskan mesin. Bagi sebagian orang, memanaskan mesin sepeda motor sebelum dipakai menjadi hal yang wajib dilakukan. Kebiasaan ini dipercaya membuat motor tidak tersendat saat dikendarai. Banyak yang memanaskan motor dengan menggeber gas selama beberapa menit. Padahal, cara ini hanyalah sebuah pemborosan, karena Anda hanya cukup memanaskan motor selama 1-2 menit saja. Apalagi untuk Anda yang menggunakan motor matic dengan sistem injeksi, cukup memanaskan beberapa detik, lalu motor sudah siap digunakan.

Kedua, memilih bahan bakar. Setiap bahan bakar memiliki kadar oktan yang berbeda-beda, misalnya Premium dengan RON 88, Pertalite, Shell Regular, atau Total Performance 90 dengan RON 90, dan Pertamax, Shell Super, atau Total Performance 92 dengan RON 92. Gunakan bahan bakar dengan oktan lebih tinggi untuk efisiensi bahan bakar lebih baik serta tarikan motor yang lebih enteng.

Ketiga, kebiasaan menggeber gas. Motor matic lebih mudah digunakan dengan tidak perlu memikirkan transmisi menggunakan persneling seperti motor lainnya. Keunggulan ini sering membuat pemiliki motor matic dapat menggeber gas tiba-tiba, mengerem, dan kembali menggas secara penuh. Gaya berkendara seperti ini akan membuat mesin bekerja lebih keras sehingga bahan bakan yang digunakan lebih banyak. Sebaiknya kendarai motor matic dengan kecepatan stabil dan menaikkan kecepatan secara perlahan.

Bagi Anda yang mengeluhkan borosnya bahan bakar pada motor matic, coba lakukan 6 tips di atas dan bandingkan hasilnya.