Foto : Kompas

Diduga Masuk Jaringan Terorisme, 65 Warga Malaysia Ditahan di Suriah

Ceknricek.com -- Kepolisian Malaysia menyatakan, terdapat 65 warganya yang masih ditahan di Suriah karena diduga terlibat dalam kegiatan terorisme.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Divisi Kontra Terorisme Cabang Khusus Bukit Aman Wakil Komisaris Ayob Khan Myidin Pitchay kepada awak media saat acara buka puasa, Dilansir Bernama via New Straits Times, Minggu (19/5), 39 warga di antaranya sudah menghubungi polisi dan meminta supaya bisa pulang ke Malaysia.

Menurut Ayob, 39 orang yang meminta dipulangkan antara lain 10 pria dewasa, 11 perempuan, 12 anak-anak, serta 6 gadis. Kebanyakan dari mereka ditahan di kamp pengugsi al-Hawl.

"Sementara untuk yang pria, sembilan di antaranya ditangkap dan dibawa ke Penjara al-Hasakah. Adapun sisanya berada di Idlib," terang Ayob seperti dikutip The Star.

Ayob menjelaskan proses untuk membawa mereka pulang bakal membutuhkan kerja sama dari banyak pihak, dimana mereka bakal dikumpulkan dalam satu tempat. Ayob menegaskan, setelah dipulangkan ke Malaysia, mereka tidak akan langsung dikembalikan ke wilayah masing-masing karena harus menjalani pemeriksaan.

Dia menuturkan, yang pria bakal kembali ditahan untuk menjalani pemeriksaan. Sementara untuk yang perempuan polisi bakal mempertimbangkan kasusnya. Ayob berujar, yang perempuan tentu mengikuti suaminya pergi ke Suriah. Mereka bakal menjalani konseling dan pendampingan bersama psikolog serta ustaz.

"Mereka akan menyediakan nasihat, konseling, dan mengevaluasi para perempuan itu supaya mereka tidak terjerumus lagi di terorisme," papar Ayob.

Acara buka puasa yang berlangsung, Sabtu (18/5) itu dihadiri oleh 122 mantan militan dan tahanan beserta keluarga mereka yang telah kembali ke masyarakat.

"Acara makan malam ini juga merupakan bagian dari upaya kami mempertahankan hubungan dengan mantan tahanan. Kami bersama sejak mereka dipenjara hingga bebas," terang Ayob.



Berita Terkait