Foto: Istimewa

Indonesia Kirim 400 Personel Perdamaian ke Unifil Lebanon

Ceknricek.com -- Indonesia mengirim 400 personel perdamaian dalam misi Unifil Lebanon. Pasukan dari Batalyon 726/Tamalatea ini resmi dilepas Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/12).

"Sebanyak 400 personel ini akan tergabung dalam Satgas Yon Mekanis Konga XXIII-N UNIFIL Lebanon sebagai pasukan perdamaian. Semuanya berjumlah 850 personel Indonesia baru dikirim 400 personel," ujar Pangdam Surawahadi di sela apel pemberangkatan pasukan.

Surawahadi mengatakan, pemberangkatan pasukan ini untuk memenuhi rotasi tahunan pasukan PBB asal Indonesia setiap tahun. Jenderal bintang dua itu sendiri pernah menjadi komandan pasukan Unifil 23 A pada 2006 dan kini sudah Unifil N pada 2019.

Pasukan yang diberangkatkan, lanjut Surawahadi, sudah dibekali pengetahuan bahasa internasional Bahasa Inggris dan bahasa lingkungan setempat yakni Bahasa Arab dan Prancis. Selain itu, juga bekal keterampilan sesuai bidang masing-masing, termasuk bekal seni budaya dari daerah asal.

Baca Juga: Pasukan UNIFIL Dari Lebanon Meriahkan Peringatan HUT ke-74 RI di KBRI Ankara, Turki

"Personel kita menguasai 8 tarian tradisional dari Sulawesi Selatan, termasuk kemampuan Maramis," kata Surawahadi. Pangdam mengimbau agar mereka bisa menjaga sikap netral di wilayah perbatasan dari negara yang bertikai yakni Lebanon dan Israel. Personel TNI harus mengikuti SOP penugasan operasi dibawah naungan PBB yang menjalankan tugas operasi militer bukan perang.

Di tempat berbeda, Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri Febrian Ruddyard mengatakan, Indonesia merupakan negara terbesar ke-8 dari 124 negara penyumbang personel pasukan perdamaian. Sejauh ini total 3.080 personel diberangkatkan dalam berbagai misi pemeliharaan perdamaian PBB.

"Kontribusi dalam pasukan penjaga perdamaian adalah salah satu kredensial Indonesia yang betul-betul diketahui oleh dunia. Mendapatkan 3.080 orang personel itu tidak gampang, khususnya dengan kualitas tinggi sebagai pasukan penjaga perdamaian. Itu sudah melakukan pelatihan dan melalui berbagai tes," ujar dia.

BACA JUGA: Cek OLAHRAGA, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini


Editor: Farid R Iskandar


Berita Terkait