Ceknricek.com - Kopi merupakan minuman yang mempunyai efek stimulan, mampu membuat penikmatnya lebih aktif dan melawan kantuk. Kopi murni yang tidak dicampur gula mempunyai berbagai khasiat untuk kesehatan tubuh. Ia mengandung dosis kafein yang berguna untuk meningkatkan konsentrasi, sehingga tak jarang, banyak orang meminum kopi untuk meningkatkan kinerja.

Setelah meminum kopi, khususnya kopi tubruk atau giling, banyak orang yang membuang begitu saja ampas kopi karena dianggap tidak bermanfaat. Padahal, ampas kopi pun masih dapat digunakan, salah satunya untuk menjadi pupuk kompos.

Ampas kopi mengandung banyak unsur hara seperti nitrogen dan asam yang bagus untuk meningkatkan kualitas tanah. Berikut pemanfaatan ampas kopi terkait kegiatan berkebun yang bisa Anda lakukan.


Campuran kompos

Anda dapat mencampurkan ampas kopi dengan pupuk kompos untuk meningkatkan unsur organik pada kompos. Tidak hanya itu, ampas kopi juga mampu mempercepat proses dekomposisi dalam pupuk kompos. Anda cukup mengaduk ampas kopi dengan pupuk kompos, lalu menggunakannya untuk menanam tanaman.


Peningkat keasaman tanah

Ampas kopi memiliki tingkat keasaman tinggi dibanding tanah pada umumnya, sehingga dapat dimanfaatkan untuk menaikkan kadar asam tanah. Beberapa jenis tanaman tertentu membutuhkan kondisi tanah yang agak asam untuk dapat berkembang dengan cepat dan baik. Misalnya tanaman beri dan buah-buah sitrus (agak asam). Anda cukup menaburkan ampas kopi di dekat akar tanaman untuk mendapatkan efek peningkatan asam tersebut.


Beberapa jenis tanaman juga ada yang tidak “menyukai” tingkat keasaman tinggi dari kopi. Untuk mengatasinya, Anda dapat menambahkan perasan jeruk nipis atau kapur tanah pada ampas kopi. Jeruk nipis dan kapur tanah yang bersifat basa akan menetralkan asam kopi tanpa menghilangkan manfaat unsur hara di dalamnya.


Suplemen tanah

Ampas kopi kaya akan kandungan unsur hara yang diperlukan tanah untuk menyuburkan tanaman. Ia mengandung beberapa unsur seperti nitrogen, magnesium, potasium, fosfor, dan kalsium yang dibutuhkan tanaman. Anda dapat menebarkan ampas kopi secara langsung ke tanah atau mencampurkannya dengan air yang digunakan untuk menyiram tanah dan tanaman.


Mengusir hama

Bagi pecinta tanaman, hewan berupa siput atau keong merupakan salah satu yang mengganggu. Pasalnya, hewan ini sering menjadi hama yang merusak dan memakan tanaman. Segenggam ampas kopi di sekitar tanaman akan melindunginya dari serangan siput dan keong. Kafein yang terkandung dalam kopi dipercaya dapat menyakiti hama, sehingga mereka urung mendekati tanaman. Kucing pun tidak menyukai aroma kopi sehingga tidak merusak tanaman.

Mencegah jamur

Tanaman yang terinfeksi jamur selain tidak enak dipandang juga dapat mengganggu pertumbuhannya. Beberapa jamur dari spesiap Pythium, Sclerotinia dan Fusarium dapat dicegah kedatangannya dengan menaburkan ampas kopi di sekitar tanaman. Ampas kopi efektif untuk mencegah pertumbuhan jamur terutama pada tanaman tomat, paprika, dan terung.

Makanan cacing tanah

Cacing tanah memang terlihat menjijikan dan kotor, tetapi hewan yang bergerak melata ini memiliki fungsi besar dalam kesuburan tanah. Tubuhnya menghasilkan kompos yang bernutrisi untuk tanah dan pergerakannya membuat tanah menjadi berongga cukup untuk udara dan air bagi akar tanaman. Ampas kopi dapat menjadi makanan tambahan yang “menyehatkan” cacing tanah dan pada akhirnya meningkatkan kualitas tanah.