Kongres SATUPENA Hasilkan Perubahan AD,Tim Formatur dan Penghargaan Kepada 12 Penulis | Cek&Ricek kula-coffee
Cappy Hakim Foto: Istimewa

Kongres SATUPENA Hasilkan Perubahan AD,Tim Formatur dan Penghargaan Kepada 12 Penulis

Ceknricek.com-- Acara Rapat Umum Anggota (RUA) SATUPENA hibrid secara virtual dan luring berlangsung lancar, Minggu (15/8/21) hingga petang. Kongres diikuti sekitar  200 anggota, menerima  pertanggungjawaban pengurus lama SATUPENA. RAU membahas Laporan Pertanggungjawaban Pengurus SATUPENA  pimpinan Ketum  DR Nasir Tamara. Diputuskan juga perubahan AD, Pembentukan Tim Formatur dan Pengumuman 12 Penulis Penerima Anugerah SATUPENA. Acara turut dimeriahkan  pembacaan puisi oleh Presiden Penyair Indonesia, Sutardji Calzoim Bachri yang memukau peserta.

Sutarji CB

Ketum SATUPENA  Nasir Tamara membuka acara RAU dengan perasaan bangga karena telah dapat mengantarkan  perjalanan SATUPENA selama 4 tahun ini hingga akhir masa jabatannya.

Dr. Nasir Tamara

Pada kesempatan yang sama, Pertanggungjawaban sebagai Pengurus SATUPENA  diterima secara aklamasi.Capaian keberhasilan  antara lain telah mendaftarkan organisasi SATUPENA di Kemenkum HAM, pengesahan AD/ART, Kerjasama dengan sejumlah lembaga seperti Perpusnas dll. Dilakukan juga upaya pemberantasan pembajakan buku, pembebasan pajak penulis yang dijanjikan Menkeu Sri Mulyani disamakan dengan UMKM.

"Masih ada program yang belum berhasil diwujudkan karena adanya pandemi Covid-19 yakni pendirian lembaga pendidikan tinggi kepenulisan yang rencananya dibangun di Yogyakarta," kata Nasir.

Perubahan Anggaran Dasar

Sidang yang dipimpin Ketua Penyelenggara, Ajisatria Suleiman ini membahas  hasil kerja Tim Evaluasi AD. Pembahasan itu berlangsung lebih satu jam dimanfaatkan banyak peserta untuk menyempurnakan AD. Hasilnya antara lain pengurus dipilih oleh Tim  Formatur. Tim formatur sendiri dipilih oleh peserta, dan dapat menjadi pengurus. Tim formatur beranggota sekurang-kurangnya 5 orang dan sebanyak-banyaknya 9 orang. Tim yang terpilih dalam sidang SATUPENA tadi sebanyak 9 orang .

Masa jabatan Ketua Umum  5 tahun dan dapat dipilih sebanyak dua kali. Begitu pula istilah  Rapat Umum Anggota diganti menjadi Kongres, sebagai forum tertinggi organisasi untuk penggantian pengurus dan perubahan AD. Sedangkan Rapat Anggota Tahunan diganti dengan istilah Rapat Kerja Nasional dengan fungsi menyusun program kerja tahunan.Dewan Pembina diganti menjadi Dewan Penasehat. Pengurus SATUPENA dapat membentuk perwakilan atau koordinator di daerah.

Satu Pekan Untuk Bentuk Pengurus

Tim Formatur yang terpilih untuk menyusun kepengurusan SATUPENA periode 2021-2026 terdiri sembilan orang. Mereka : Nasir Tamara,  Denny JA, Chappy Hakim, Ilham Bintang, Wina Armada, Prof. Azyumardi Azra, Inda  C. Noerhadi, Prof Didin S Damanhuri dan Swary Utami Dewi.

Tim  Itu mencerminkan keterwakilan wilayah, gender, senioritas-yunioritas dan aspek lainnya. Tim akan bekerja selambatnya  seminggu untuk menghasilkan susunan kepengurusan SATUPENA yang baru.

Penerima Anugerah SATUPENA

Di akhir acara,  SATUPENA menganugerahkan Awards kepada 12 penulis. Tim Penilai anugerah ini sengaja tidak diumumkan  dengan pertimbangan menjaga obyektivitas. Namun  Tim Penilai melakukan penelusuran terhadap para penulis melalui jejak digital, meminta pendapat dari para ahli di bidang masing-masing baik penulis fiksi maupun non-fiksi.

Denny JA

Satu dari 12 penulis menerima  Lifetime Achievement Awards yaitu :,Denny JA yang telah  menulis 40 buku.

Sebelas penerima  SATUPENA Awards adalah  : Prof. Azyumardi Azra, Dr. Nasir Tamara, Jaya Suprana, Chappy Hakim, Krisnina A. Tanjung, Ilham Bintang, Wina Armada, Akmal Nasery Basral, Artie Ahmad, Fakhrunnas Jabbar dan  Prof. Didin S Damanhuri. Para penerima SATUPENA Awards memperoleh Piagam Penghargaan dan uang tunai  Rp. 8.000.000.-. Penerima Lifetime Achievement Awards mendapat uang tunai Rp. 12.000.000.-


Editor: Ariful Hakim


Berita Terkait