Sumber: Sciencemag.org

Menilik Sejarah Wuhan, Kota di China yang Diisolasi karena 'Corona'

Ceknricek.com -- Wuhan sedang menjadi perbincangan hangat setelah salah satu kota terpadat di China itu menjadi sumber awal persebaran virus corona atau nCOv.

Kini, Ibu kota provinsi Hubei ini diisolasi oleh pemerintah China setelah persebaran virus corona merenggut 80 jiwa. Wuhan juga dikarantina untuk mencegah agar virus tidak menyebar lebih luas.

Meski dikarantina, Wuhan sebenarnya menyimpan beragam potensi sebagai sebuah kota industri yang maju dan memiliki sejarah panjang hingga menjadi kota industri di China.

Menilik Sejarah Wuhan, Kota di China yang Diisolasi karena 'Corona'
Sumber: Istimewa

Baca Juga: WHO: Kasus Infeksi Virus Korona Terus Bertambah

Memiliki luas daerah sekitar 1,528 kilometer persegi, Wuhan dinobatkan menjadi kota terbesar di wilayah China tengah dengan kepadatan penduduk mencapai 1.200 jiwa per kilometer persegi.

Jumlah penduduk yang saat ini mendiami kota tersebut, berdasarkan World Urbanization Prospect terdapat lebih dari 8.364.977 jiwa dengan mayoritas diiisi oleh orang Han.

Kota Industri yang Padat

Wuhan dikenal sebagai kota industri, karena memiliki perekonomian yang kuat dan menjadi lokasi sejumlah industri besar di negara itu. Misalnya industri mobil lokal, juga produksi baja.

Keberadaan industri ini pula lah yang membuat Wuhan menawarkan peluang kerja yang besar sehingga menarik perhatian orang-orang dari luar wilayah untuk datang dan menetap di sana.

Banyak dari penduduk Wuhan yang merupakan pendatang dari wilayah lain di China dan luar China, seperti Hong Kong, Makau, Taiwan, Korea Selatan, Jepang, hingga Amerika Serikat.