Foto: CNN Indonesia

Para Pemred Menikmati Perjalanan dengan Bus Suroboyo

Ceknricek.com. Selain bincang-bincang santai, Jumat (8/2), sejumlah pemimpin redaksi media massa yang sedang mengikuti rangkaian peringatan Hari Pers Nasional 2019, sempat diajak Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengendarai bus dari rumah jabatan ke Mal Pelayanan Publik. Mereka tidak menggunakan iring-iringan kendaraan dengan pengawalan voorijder, melainkan dengan transportasi umum. Namanya, Bus Suroboyo.

Foto: Dok. Ilham Bintang

Bus Suroboyo memiliki 20 armada yang beroperasi dari pukul 05.00 sampai pukul 22.00 WIB. Yang menarik, penumpang tidak membayar pakai uang, melainkan cukup dengan sampah plastik. Untuk sekali jalan, setiap penumpang harus menukarkan 10 gelas air kemasan plastik, atau 5 botol air kemasan plastik ukuran sedang, atau 3 botol air kemasan plastik ukuran besar.

Caranya, penumpang dapat menukarkan jenis-jenis sampah di bank sampah, drop box halte, dan drop box terminal Purabaya yang telah bekerjasama dengan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau. Lalu, tukarkan sampah dengan kartu setor sampah untuk ditukar dengan tiket.

Bus Suroboyo beroperasi sejak April 2018. Layanan transportasi yang dirintis Walikota Tri Rismaharini ini mensinergikan pemenuhan kebutuhan transportasi massal dengan program lingkungan hidup.

Kehadiran Suroboyo Bus juga diharapkan mampu mengurangi volume kendaraan di Surabaya. Kepada Tempo.co, Risma mengatakan volume kendaraan di Surabaya terus meningkat dari tahun ke tahun. Perbandingan kendaraan pribadi dengan transportasi massal saat ini mencapai 75 persen dan 25 persen. “Kalau sampai tembus angka 90 persen, maka jalan di Surabaya akan berhenti. Idealnya 50 banding 50,” katanya.

Doktor honoris causa dalam bidang manajemen pembangunan kota dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini awalnya mengaku sulit mengubah perilaku masyarakat dari sistem kendaraan pribadi ke transportasi massal. “Ini yang disebut psikologi perkotaan dari angkutan pribadi ke transportasi massal,” katanya.

Walikota Risma kini tampaknya boleh berbangga. Sarana transportasi umum yang digagasnya bisa dinikmati para pemimpin redaksi media massa dari seluruh Indonesia yang sedang merayakan peringatan Hari Pers Nasional 2019, di kota yang ia pimpin.



Berita Terkait