Foto : Tribunnews

Pemerintah Malaysia Peringati Warganya Tak Dekati Kantor KPU

Ceknricek.com -- Kantor Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta mengimbau warganya agar tidak mendekati gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang merupakan lokasi pengumuman hasil pemilu 2019.

“Masyarakat Malaysia di Indonesia disarankan untuk menghindari kawasan-kawasan yang menjadi tempat berkumpulnya massa,” begitu pengumuman dari akun twitter resmi kedubes Malaysia @MYEmbJKT, dikutip pada Sabtu, (19/5).

Pengumuman itu juga turut melansir dua lokasi yang diperkirakan bakal menjadi tempat berkumpulnya massa. Pertama adalah kawasan di sekitar Gedung KPU di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Kedua adalah kawasan di sekitar Gedung Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) di Jalan M.H. Thamrin Jakarta Pusat.

Selain itu, dalam pengumuman ini, Pemerintah Malaysia juga menghimbau warganya yang akan mengunjungi Indonesia agar mendaftarkan dirinya di kantor kedubes dengan mengklik tautan dalam pengumuman itu. Pengumuman Kedubes Malaysia ini juga mencantumkan nomor kontak, dan alamat surat elektronik bagi warga yang ingin meminta informasi.

"Kedubes Malaysia menghimbau kepada rakyatnya agar tidak berada di titik berkumpul massa karena bisa terkena macet dan mengalami gangguan dalam beraktivitas, baik yang sedang libur atau memiliki urusan bisnis," kata Petugas jaga dari Kedubes Malaysia, Amirul, mengutip laman TEMPO, Minggu (19/5).

Menjelang pengumuman pemenang pemilihan Presiden dan pemilu legislatif sejumlah kelompok massa menyatakan akan berkumpul di dua lokasi itu. Polisi telah mengimbau agar warga berhati-hati karena adanya indikasi ancaman dari kelompok teroris, yang ingin membuat kerusuhan di sekitar kantor KPU.

Sebelumnya, pemerintah Amerika Serikat juga telah mengeluarkan peringatan kepada warganya untuk menghindari aksi unjuk rasa pada (22/5) di seluruh wilayah Indonesia. Lewat rilis di laman resmi pada Jumat (17/5), Kedubes AS mengatakan ada peningkatan serangan teroris menjelang pengumuman hasil pemilu.

“Hindari area demonstrasi atau unjuk rasa politik, dan berhati-hati jika berada di pertemuan besar,” begitu pernyataan dari Kedubes AS.



Berita Terkait