Foto: BTN

Rasio KPR Terhadap PDB Nasional Hanya 2,9 Persen

Ceknricek.com -- Direktur Utama BTN Maryono menyatakan, rasio Kredit Pemilikan Rumah (KPR) terhadap Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB) nasional hanya sekitar 2,9 persen, padahal potensinya bisa lebih besar dari jumlah tersebut.

"Rasio KPR terhadap PDB hanya 2,9 persen lebih rendah dibandingkan Malaysia dengan rasio 38,4 persen dan Filipina 22,3 persen. Dengan rasio yang masih rendah artinya masih banyak ruang bisnis perumahan yang bisa dikembangkan, dan memajukan sektor properti, itu berarti memberikan efek bergulir bagi 136 subsektor properti lain," kata Maryono di Jakarta, Rabu (19/6).

Berdasarkan riset yang dilakukan unit riset PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Housing Finance Center atau HFC, tercatat BTN House Price Index atau BTN HPI pada triwulan I tahun 2019 mencapai 163,90 atau naik sekitar 7,34 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, laju kenaikan BTN HPI pada triwulan pertama tahun ini juga terhitung lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu ketika pada triwulan I /2018 BTN HPI tumbuh 6,44 persen dibandingkan triwulan I tahun 2017.

Maryono memaparkan, BTN HPI sempat tertekan pada tahun 2015 hingga 2018 karena laju pertumbuhan HPI cenderung melandai dari tumbuh sekitar 14,30 persen pada triwulan I 2015, menjadi 11,49 persen pada triwulan I/2016, lalu turun lagi pada triwulan I tahun 2017, dan anjlok pada triwulan I 2018 yang hanya tumbuh 6,44 persen pada triwulan I 2018.

"Namun tahun ini kita optimistis harga properti akan semakin meningkat, seiring dengan diselesaikannya proyek-proyek infrastruktur yang telah digagas pemerintah," katanya.

Optimisme tersebut didasarkan pada data kenaikan BTN HPI yang terjadi di daerah dengan perkembangan infrastruktur yang pesat dan adanya potensi pengembangan infrastruktur di wilayah tersebut, diantaranya Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Tengah serta Jawa Timur.

Berdasarkan data HFC, Maryono memaparkan setidaknya ada 6 kabupaten/kota yang tercatat memiliki BTN HPI di atas rata-rata BTN HPI Nasional yaitu Batang-Jawa Tengah (253,29), Jember-Jawa Timur (252,20), Batam-Kepri (232,28), dan Bantul-DI Yogyakarta (221,62) serta Banyumas-Jawa Tengah (232,28).