Foto: satujam

Sejarah Bola Voli dan Perkembangannya

Redaksi Ceknricek.com

Ceknricek.com - Sejarah bola voli mengalami perkembangan secara cepat. Olahraga yang yang hanya dimainkan oleh 6 orang ini siapa sangka mempunyai jejak historis sebagai identitas olahraga yang mempunyai rekam modifikasi yang terbilang banyak. Mulai dari aturan cara bermain, jumlah pemain, hingga bola yang layak digunakan. Membaca sejarah bola voli, melihat pertandingannya, dan memainkan secara langsung melahirkan suatu ekstase tersendiri. Berbagai fakta menarik akan menjadi bahasan di artikel ini.

Latar Belakang Bola Voli

sejarah, peraturan, teknik permainan bola voli
Sumber: welovevolleyball

Bola voli merupakan jenis olahraga yang memiliki kekuatan untuk membangkitkan gairah, menggugah gaya, mendobrak selera, dan memunculkan rasa bangga. Permainan ini adalah salah satu permainan olahraga paling menarik di dunia ini, hampir semua kualitas yang diperlukan dalam olahraga tersaji dalam sebuah permainan bola voli. Seperti semangat tim, sportivitas, kerja tim, dll. Beard (2000) mengatakan, voli adalah olahraga dimana saya dapat mengekspresikan bakat yang diberikan Tuhan saya menjadi seorang atlet. Beard juga mengatakan bahwa bola voli adalah olahraga yang melibatkan hubungan yang baik dengan rekan setim anda,menyemangati rekan setim anda, dan maju bersama rekan setim anda.

Bola volidimainkanolehduatim yang saling bertarung dengan masing-masing tim terdiri dari 6 orang, dimana pemain menggunakan tangan yang biasanya membentuk kelelawar dengan tujuan memberi umpan berturut-turut ke rekan atau membuang bola langsungke area lawan, sehingga lawan tidak bisa mengembalikan bola.

Setiap tim hanya diperbolehkan mendapat tiga sentuhan sebelum dikembalikan ke area lawan. Tim yang bisa membuat bola masuk ke area lawan berhak mendapat satu poin atau reli poin dan service, yaitu pemain yang pertama kali memulai permainan dengan cara Tossing atau Releasing bola hingga ke area lawan. Tim dengan perolehan poin 15 berhak menjadi pemenang pertandingan.

Sejarah Singkat Bola Voli

Bola voli diciptakan pada tahun 1895 oleh William G. Morgan, Direktur fisikYoung men’s Christian Association (YMCA) di Holyoke, Massachusetts. Pada awal diciptakannya, voli hanya membutuhkan 5 orang tiap tim untuk bertanding. Dan butuh 21 poin reli untuk memenangkan setiap set karena pada awalnya, morgan mendapat inspirasi dari permainan Badminton yang membutuhkan poin 21. Oleh sebab itu terciptalah nama olahraga Mintonette. Nama ini yang sejatinya berbau badminton ini kemudian diusulkan untuk diubah oleh Profesor Alfred T. Halsted. Alfred merasa nama Mintonette tidak tepat untuk olahraga ini, kemudian dia mengusulkan agar diubah menjadi Volley yang namanya digunakan sampai sekarang.

Olahraga ini menjadi rutinitas bagi para tentara Amerika Serikat disaat waktu luang mereka, dan secara tidak sengaja mereka ikut andil dalam menyebarkan olahraga ini. Kepopulerannya meluas sampai negara-negara jajahan Amerika di Asia timur, Amerika timur, hingga Asia tenggara. Sebagai cabang olahraga yang mulai naik daun, bola voli menuntut setiap pemainnya berekspresi dan menunjukan identitas pribadi pemainnya. Sehingga pada tahun 1916, di Filipina, negara asia tenggara ini mencatatkan sejarah dengan memperkenalkan Set dan Hit atau Spike.

Set merupakan bola dari pemain yang diberi tugas sebagai pengatur serang dan dituntut memiliki umpan yang bagus untuk rekannya terutama Spike agar bola yang dihasilkan Spike mudah dan terarah, pemain yang mengumpan tersebut disebut sebagai Set-upper.

Perubahan Peraturan Bola Voli

Dalam sejarah bola voli, terdapat banyak perubahan dari segi aturan permainan, pemain, hingga bola yang diperbolehkan untuk bertanding.

Pada tahun 1917, Olahraga yang setiap set nya membutuhkan 21 poin diubah menjadi 15 poin, dikarenakan masih identik dengan badminton.

Tahun 1918, ada perubahan aturan dalam jumlah pemain, menjadi 6 pemain per tim.

Tahun 1922, pemain yang di baris belakang atau Libero tidak diperbolehkan melakukan Spike. Di tahun ini juga diterapkan aturan Double Hit, yaitu dimana ketika kedua tim mendapatkan skor 14-14. Maka diharuskan untuk memenangkan 2 reli beruntun hingga mempunyai selisih 2 poin dengan tim lawan.

Tahun 1926, Tim harus berjumlah 6 orang, jika ada salah satu pemain cedera atau berhalangan main, maka harus diganti. Jika tidak, tim tersebut kalah.

Tahun 1935, menyentuh net adalah pelanggaran.

Tahun 1942, bola voli dapat dimainkan dengan bagian tubuh dari lutut keatas.

Tahun 1951. Tangan Blocker boleh melewati net setelah melakukan blocking di areanya sendiri.

Tahun 1957, durasi waktu Timeout dikurangi menjadi 1 menit 30 detik

Tahun 1964, mengarahkan tangan melewati net kearah zona lawan diperbolehkan, dan Multiple blocker diperbolehkan

Tahun 1976, sistem tiga pantulan bola diterapkan untuk mempercepat permainan.

Tahun 1982, tekanan angin didalam bola harus tetap 3,0 hingga 3,25 kg/cm2

Tahun 1988, tie-break sistem diterapkan untuk set ke lima dan skor akhir maksimum 17 poin dengan selisih satu poin

Tahun 1989, ketika timeout, lapangan harus dipel

Tahun 1991, anggota tim di bangku cadangan diperbolehkan bersorak menyemangati

Tahun 1992, jika kedua tim memperoleh poin yang sama, tiebreak 16-16, dibutuhkan selisih 2 poin dari lawan untuk menang

Tahun 1994, zona untuk pemain melakukan serving diperluas hingga 9 meter, untuk kenyamanan server dalam menentukan arah pukulan bola. Ditahun ini juga diperbolehkannya menggunakan kaki untuk membantu pemain meningkatkan defensive tim

Tahun 1997, menyentuh net adalah pelanggaran , kecuali pemain tidak sengaja untuk menyentuh net dan bola secara tidak diduga berada dekat dengan net

Tahun 1998, diperkenalkannya bola berwarna, ini bertujuan untuk mempermudah kru kamera dan pemirsa televisi mengikuti bola. Ditahun ini juga terdapat perubahan pada aturan penomoran, yaitu, ukuran untuk nomor punggung menjadi 20cm x 20cm. Ini bertujuan untuk mempermudah para penonton dan wasit untuk mengidentifikasi pemain

Tahun 1999, durasi untuk melakukan service menjadi 8 detik
Tahun 2000, libero tidak boleh menjadi kapten tim atau kapten permainan, di tahun ini juga diterapkan aturan bahwa bola service boleh menyentuh net. Ini bertujuan untuk meningkatkan intensitas permainan

Tahun 2001, diterapkan aturan Exceptional Subtitution, yaitu pergantian pemain kepada pemain yang cedera serius dan tidak bisa melanjutkan permainan, dihitung sebagai pergantian seperti biasanya

Tahun 2005, pencetak skor diperkenankan mengontrol penempatan libero

Tahun 2006, garis pembatas untuk pelatih diterapkan yang bertujuan untuk kebebasan pemain dalam mengontrol permainan maupun mengambil bola

Tahun 2007, jika pukulan bola dari lawan menyentuh net, dan bola masuk ke area kita maka itu dihitung poin.

Tahun 2008, dalam sejarah bola voli, pemain dilarang untuk menyentuh net. Namun pemain tidak dinyatakan melakukan pelanggaran jika anggota tubuhnya selain tangan menyentuh net dengan tidak sengaja. Seperti melakukan blocking atau spike, tetapi jika ada kontak untuk mengganggu pemain lawan maka itu adalah pelanggaran.

Keistimewaan Bola Voli

sejarah, peraturan, teknik permainan bola voli
Sumber: outriggercanoeclubsports

Bermain sekaligus berolahraga dengan tanpa kerumitan adalah hal yang paling dicari oleh masyarakat masa kini. Dengan kesederhanaan dari olahraga bola voli lah yang membuatnya begitu diminati masyarakat.

Dengan panjangnya sejarah bola voli, lebih dari 200 federasi nasional telah terdaftar resmi oleh Federation Internationale de Volleyball atau FIVB, membuat olahraga ini disebut sebagai olahraga paling populer di dunia. Terlebih lagi negara-negara berkembang seperti Brazil, Turki, Korea Selatan, Polandia, Ukraina, Cina dan negara berkembang lainnya telah tercatat disejarah bola voli secara bergantian menjadi juara dunia pada gelar pria dan wanitanya. Ini menandakan bahwa olahraga ini tidak dimiliki oleh sebagian negara, dalam artian negara-negara manapun di dunia tidak bisa mendapat identitas dari bola voli. Selayaknya brazil dengan sepakbola, USA dengan basket dan soccer, maupun Indonesia dengan pencak silatnya.

Keistimewaan lainnya yaitu, ketika anda loncat, melakukan spike, hal yang dilihat dari anda adalah seluruh pemain lawan yang berpasang badan dan berekspresi tajam ke arah anda. Seakan andalah orang yang paling istimewa. Pemain lawan pun tidak serta merta ‘’terzalimi’’ dengan spike anda, dengan memblok spike anda, akan ada sensasi gembira sekaligus bangga. Olahraga Bola voli tidak seperti kebanyakan olahraga lainya, anda tidak perlu banyak lari, yang paling dibutuhkan adalah kerja tim.

Itulah semiotika dalam sejarah bola voli, dimana saat ini bola voli telah menempati posisi sosial secara terhormat setara dengan kedudukan sebuah seni dan budaya di masyarakat.



Berita Terkait