Foto: Istimewa

Setelah Rocky Gerung, Giliran Andi Arief Dilaporkan Henry Yosodiningrat

Ceknricek.com -- Politikus PDIP Henry Yosodiningrat kembali membuat laporan ke Bareskrim Polri. Setelah melaporkan Rocky Gerung dan ditolak, Rabu (11/12), Henry melaporkan politisi Demokrat, Andi Arief.

Henry melaporkan Andi atas cuitannya di media sosial Twitter @AndiArief, Minggu (8/12). Dalam cuitan itu, Andi mengomentari laporan Henry terhadap Rocky Gerung ke polisi.

“Kawan-kawan PDIP yang sekarang ada dan mendapatkan  posisi dalam partau (partai) dan kekuasaan--mayoritas PDIP otot. Faksi otak tersingkir. Itu penjelasan kenapa preman seperti Henry Yosodiningrat melaporkan Rocky Gerung,” tulis Andi.

Dalam laporannya ke Bareskrim Polri, Henry menyebut Andi sebagai pihak terlapor dengan sengaja dan tanpa hak telah mendistribusikan dan/atau mentransmisikan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik berupa “tweet” yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Foto: Istimewa

“Bahwa kalimat ‘Preman seperti Hendriyosodiningrat’ adalah merupakan Penghinaan dan/atau pencemaran terhadap nama baik saya. Karena yang dimaksud dengan kata ‘Preman’, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sebutan kepada orang jahat (penodong, perampok, pemeras, dan sebagainya),” kata Henry.

Baca Juga: Pejabat Pengadilan Tak di Tempat, Pengacara Henry Yosodiningrat Gagal Daftar Perkara

“Sementara saya dalam hal ini Dr. H. Henry Yosodiningrat, SH, MH. bukan orang jahat, bukan penodong dan tidak pernah menodong, bukan perampok dan tidak pernah merampok, bukan pemeras dan tidak pernah memeras. Saya adalah seorang advokat senior yang telah menekuni profesi sebagai advokat selama tidak kurang dari 40 tahun tanpa cacat,” kata Henry.

Foto: Istimewa

Menurut Henry, perbuatan Andi Arief dapat dikualifikasikan sebagai Tindak Pidana Penghinaan dan Pencemaran Nama Baik sebagaimana diatur dan diancam Pidana dalam ketentuan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45A ayat (2) UU No. 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Sekadar informasi, sebelumnya Henry melaporkan Rocky terkait ucapannya yang menyebut Presiden Joko Widodo tidak paham Pancasila. Pernyataan itu disampaikan Rocky dalam acara Indonesia Lawyer Club tvOne, Selasa (3/12). Bareskrim menolak laporan tersebut karena Henry tak membawa surat kuasa dari Presiden Jokowi.

BACA JUGA: Cek BIOGRAFI, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.


Editor: Farid R Iskandar


Berita Terkait