Trump Ancam Kerahkan Mliter untuk Bubarkan Demo Massa di AS | Cek&Ricek
Foto: AP Photo/Patrick Semansky

Trump Ancam Kerahkan Mliter untuk Bubarkan Demo Massa di AS

Ceknricek.com -- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyebut akan menerjunkan pasukan militer untuk menertibkan aksi demo massa di AS terkait kematian George Floyd jika para gubernur negara bagian menolak mengerahkan Garda Nasional.

"Jika kota atau negara bagian menolak mengambil langkah yang diperlukan untuk mempertahankan kehidupan dan properti masyarakatnya, maka saya akan menerjunkan pasukan militer AS dan menyelesaikan persoalan ini dengan cepat demi mereka," ujar Trump dilansir dari Reuters Selasa (2/6).

Trump yang menyatakan diri sebagai presiden penjaga ketertiban hukum mengambil langkah tersebut mengingat aksi demonstrasi bertajuk “Black Lives Matter” (nyawa orang kulit hitam berharga) telah merebak dari Minneapolis ke sejumlah kota dan negara bagian lain.

Dalam aksi tersebut pihak kepolisian menembakkan peluru karet dan gas air mata untuk membubarkan massa aksi protes damai di dekat Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat (AS) pada Senin (1/6), terkait kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam dalam penangkapan oleh polisi di Minneapolis sepekan lalu.

Baca juga: KBRI Washington Sebut 142.441 WNI di Amerika Serikat Aman 

Aksi protes itu dilakukan di Taman Lafayette, yang berseberangan jalan dengan kompleks Gedung Putih, seiring dengan Presiden Donald Trump yang berjanji mengerahkan kekuatan demi menghentikan kerusuhan protes besar-besaran, dalam pidatonya di gedung pemerintahan itu.

Langkah pembubaran massa di Taman Lafayette oleh aparat dilakukan untuk mengamankan jalan Trump bersama sejumlah pejabat yang hendak menuju Gereja Episkopal St. John, dekat Gedung Putih.

Trump kemudian berfoto di gereja yang mengalami kerusakan ringan akibat kerusuhan pada malam sebelumnya, sembari memegang Alkitab.

Beberapa jam kemudian, unjuk rasa yang diikuti ribuan orang juga terjadi di Brooklyn dengan massa yang meneriakkan "justice now" (keadilan sekarang juga) serta pengemudi mobil yang membunyikan klakson sebagai dukungan, sementara mobil polisi mengawal di belakang.

Aksi unjuk rasa yang lebih kecil terjadi di Hollywood, di mana para peserta protes menantang aturan jam malam yang diberlakukan oleh Wali Kota Los Angeles Eric Garcetti untuk bergerak menuju barisan aparat kepolisian, kemudian berlutut dengan tangan diangkat--simbol perlawanan terhadap rasisme.

BACA JUGA: Cek POLITIK, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini

Editor: Ariful Hakim


Berita Terkait