Update Korona 23 Januari 2021 Bertambah 12.191: Kasus Positif  Berkurang Dibanding Hari Sebelumnya | Cek&Ricek
Sumber: Ceknricek.com

Update Korona 23 Januari 2021 Bertambah 12.191: Kasus Positif  Berkurang Dibanding Hari Sebelumnya

Ceknricek.com -- Kasus baru Covid-19 di Indonesia pada Sabtu,(23/1/21) bertambah 12.191 kasus. Jumlah kasus positif berkurang bila dibandingkan hari sebelumnya Jumat, (22/1/21) yang mencapai 13.632 kasus. Total jumlah kasus positif per hari ini menjadi 977.474 kasus.

Penambahan kasus harian diperoleh satgas Covid-19 melalui pengetesan terhadap 68.343 spesimen, baik berdasarkan real time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) atau Tes Cepat Molekuler (TCM).

Positivity rate atau jumlah kasus positif/spesimen yang diperiksa hari ini sebesar 14,3 persen dari jumlah kasus terkonfirmasi di seluruh Indonesia. Sementara itu jumlah suspek mencapai 83.190 suspek.

Kasus pasien sembuh per hari ini bertambah 9.912 orang. Total pasien sembuh 791.059 orang. Jumlah kasus meninggal bertambah 211 orang. Total kasus meninggal per hari ini menjadi 27.664 kasus.

Klik video untuk tahu lebih banyak - SOSIALISASI 3M DARI MIING BAGITO

Dari data yang dihimpun, saat ini sebanyak 34 provinsi telah menjadi klaster baru virus korona dengan total sebaran 510 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Berikut provinsi dengan penambahan kasus baru lebih dari 250 per hari ini Sabtu, (23/1/21) menurut data Kementrian Kesehatan RI:

1. DKI Jakarta: kasus tambahan 3.285, sembuh 3.492, meninggal 31

2. Jawa Tengah: kasus tambahan 1.875, sembuh 566, meninggal 18

3. Jawa Barat: kasus tambahan 1.809, sembuh 2.119, meninggal 16

4. Jawa Timur: kasus tambahan 919, sembuh 851, meninggal 59

5. Kalimantan Timur: kasus tambahan 609, sembuh 324, meninggal 11

6. Yogyakarta: kasus tambahan 473, sembuh 117, meninggal 8

7. Banten: kasus tambahan 357, sembuh 111, meninggal 6

8. Nusa Tenggara Timur: kasus tambahan 271, sembuh 49, meninggal 6

9. Bali: kasus tambahan 253, sembuh 266, meninggal 8.

Terkait vaksinasi Covid-19, vaksin, hari ini, Presiden Jokowi dan beberpa jajaran pemerintah lainnya melakukan vaksinasi Covid-19 perdana di Istana Negara Jakarta. Vaksin yang disuntikkan ke Jokowi adalah Coronavac buatan Sinovac.

Jokowi mengungkap, usai sesi perdana hari ini, pelaksanaan vaksinasi akan dilanjutkan di seluruh Indonesia setelah mendapat izin dari BPOM dan MUI.

“Vaksinasi perdana ini dilakukan setelah kita mendapatkan izin penggunaan darurat Emergency Use Authorization dari BPOM dan juga telah keluarnya fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI),”imbuh Jokowi.

Jokowi menegaskan vaksinasi Covid-19 adalah upaya yang penting untuk keluar dari pandemi Covid-19 serta memberikan keselamatan bagi masyarakat.

“Memberikan perlindungan kesehatan kepada kita dan keselamatan, keamanan  bagi masyarakat Indonesia, serta membantu percepatan proses pemulihan ekonomi,” tukasnya.

Pesan pemerintah, ingatlah orang-orang tercinta agar terhindar Covid dengan jalan selalu pakai masker, jaga jarak aman dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Juga jangan lupa berdoa dan bertawakal kepada Tuhan.

Baca juga: Update Korona 22 Januari 2021, Tambahan Positif Tembus 13.632 Kasus

Baca juga: Update Korona 22 Januari 2021, Daftar 5 Provinsi Tambahan Kasus Terendah



Berita Terkait