Update Korona 23 Januari 2021, Kasus Positif Jakarta Bertambah 3.285 Kasus | Cek&Ricek
Sumber: Ceknricek.com

Update Korona 23 Januari 2021, Kasus Positif Jakarta Bertambah 3.285 Kasus

Ceknricek.com -- Kasus baru Covid-19 di Indonesia pada Sabtu,(23/1/21) bertambah 12.191 kasus, sehingga total jumlah kasus positif per hari ini  menjadi 977.474 kasus.

DKI Jakarta masih menjadi provinsi sumbangan kasus positif terbanyak dengan tambahan 3.285 kasus disusul Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan Kalimantan Timur.

Penambahan kasus harian diperoleh satgas Covid-19 melalui pengetesan terhadap 68.343 spesimen, baik berdasarkan real time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) atau Tes Cepat Molekuler (TCM).

Positivity rate atau jumlah kasus positif/spesimen yang diperiksa hari ini sebesar 14,3 persen dari jumlah kasus terkonfirmasi di seluruh Indonesia. Sementara itu jumlah suspek mencapai 83.190 suspek.

Klik video untuk tahu lebih banyak - SOSIALISASI 3M DARI BABY ZELVIA

Kasus pasien sembuh per hari ini bertambah 9.912 orang. Total pasien sembuh 791.059 orang. Jumlah kasus meninggal bertambah 211 orang. Total kasus meninggal per hari ini menjadi 27.664 kasus.

Dari data yang dihimpun, saat ini sebanyak 34 provinsi telah menjadi klaster baru virus korona dengan total sebaran 510 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Berikut 5 provinsi dengan penambahan kasus tertinggi per hari ini Sabtu, (23/1/21) menurut data Kementrian Kesehatan RI:

1. DKI Jakarta: kasus tambahan 3.285 (total 246.303), sembuh 3.492 (total 218.972), meninggal 31 (total 3.949).

2. Jawa Tengah: kasus tambahan 1.875 (total 113.498), sembuh 566 (total 72.632), meninggal 18 (total 4.889).

3. Jawa Barat: kasus tambahan 1.809 (total 123.048), sembuh 2.119 (total 100.574), meninggal 16 (total 1.509).

4. Jawa Timur: kasus tambahan 919 (total 105.261), sembuh 851 (total 89.994), meninggal 59 (total 7.325).

5. Kalimantan Timur: kasus tambahan 609 (total 36.657), sembuh 324 (total 29.225), meninggal 11 (total 932).

Terkait vaksinasi Covid-19, vaksin, hari ini, Presiden Jokowi dan beberpa jajaran pemerintah lainnya melakukan vaksinasi Covid-19 perdana di Istana Negara Jakarta. Vaksin yang disuntikkan ke Jokowi adalah Coronavac buatan Sinovac.

Jokowi mengungkap, usai sesi perdana hari ini, pelaksanaan vaksinasi akan dilanjutkan di seluruh Indonesia setelah mendapat izin dari BPOM dan MUI.

“Vaksinasi perdana ini dilakukan setelah kita mendapatkan izin penggunaan darurat Emergency Use Authorization dari BPOM dan juga telah keluarnya fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI),”imbuh Jokowi.

Jokowi menegaskan vaksinasi Covid-19 adalah upaya yang penting untuk keluar dari pandemi Covid-19 serta memberikan keselamatan bagi masyarakat.

“Memberikan perlindungan kesehatan kepada kita dan keselamatan, keamanan  bagi masyarakat Indonesia, serta membantu percepatan proses pemulihan ekonomi,” tukasnya.

Pesan pemerintah, ingatlah orang-orang tercinta agar terhindar Covid dengan jalan selalu pakai masker, jaga jarak aman dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Juga jangan lupa berdoa dan bertawakal kepada Tuhan.

Baca juga: Update Korona 23 Januari 2021 Bertambah 12.191: Kasus Positif  Berkurang Dibanding Hari Sebelumnya

Baca juga: Update Korona 22 Januari 2021, DKI Jakarta Penyumbang Kasus Positif Terbanyak


Editor: Ariful Hakim


Berita Terkait