Vitalia Sesha Jalani Pembebasan Bersyarat Hingga Oktober 2022 | Cek&Ricek
Foto: Ashar/Ceknricek.com

Vitalia Sesha Jalani Pembebasan Bersyarat Hingga Oktober 2022

Ceknricek.com -- Model Vitalia Sesha dinyatakan bebas bersyarat sejak 20 Januari 2021. Vitalia kini sudah dapat menghirup udara kebebasannya di luar Lapas Salemba, Jakarta Pusat.

Meski begitu, Vitalia Sesha dinyatakan mendapat asimilasi Covid-19 sesuai Permenkumham Nomor 32 Tahun 2020. Terkait dengan ini, Vitalia Sesha masih akan menjalani asimilasinya hingga Mei 2021.

"Kalau bebas murni aku belum ya," ujar Vitalia saat ditemui bersama petugas Badan Permasyarakatan (Bapas) Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (26/1/21).

"Jadi sebenarnya Mba Vitalia ini divonis 1 tahun 8 bulan. Namun karena ada peraturan terbaru, jadi akhirnya dia bisa bebas dengan asimilasi sampai Mei 2021 setelah itu lanjut PB (pembebasan bersyarat)," ujar Dumora, Pembimbing Kemasyarakatan Vitalia.

Vitalia hingga saat ini masih membutuhkan pengawasan dan bimbingan dari Bapas. Pengawasan Vitalia Sesha juga guna untuk mengembalikannya sesuai yang diinginkan masyarakat.

Vitalia Sesha Jalani Pembebasan Bersyarat Hingga Oktober 2022
Foto: Ashar/Ceknricek.com

"Nanti wajib lapor ya dalam artian ya kita dikasih tugas untuk membimbing. Mengembalikan Vitalia kepada masyarakat sesuai yang diinginkan," tutur Dumora.

Selain itu, setelah menjalani masa asimiliasi Vitalia Sesha pun mendapatkan integrasi pembebasan bersyarat atau PB hingga Oktober 2022.

"Dari awal dia diterima sebagai klien kita sampai bulan Mei 2021. Setelah itu dialihkan ke PB sampai Oktober 2022," lanjut Dumora.

Mengenai asimilasi yang didapatkan Vitalia Sesha, Heru Prasetyo selaku Kepala Balai Kemasyarakatan menjelaskan alasannya. Heru menegaskan peraturan asimilasi terhadap Vitalia Sesha memang sudah disahkan oleh pihak Lapas Tangerang.

Selain itu, asimilasi yang dijalankan Vitalia Sesha ini juga mewajibkannya untuk tetap berada di rumah. Hal itu berkaitan dengan peraturan kesehatan Covid-19.

"Biasanyakan dari lapasnya. Programnya memang ini dari lapas. Karena memang hitungannya sudah sesuai Permenkumham terbaru, jadi dia bisa menjalankan asimilasi di rumah," tutur Heru.

"Karena Covid-19 jadi asimilasi di rumah bukan di lapas. Jadi oleh lapas diberikan asimilasi. Karena penjaminnya Lapas Jakarta Pusat jadi masih tanggung jawab kami," tegasnya lagi. (Detik).

Baca juga: Ditangkap Karena Narkoba, Vitalia Sesha Ngaku Coba-coba


Editor: Ariful Hakim


Berita Terkait