Wisatawan ke Puncak Membludak, Pemkab Bogor Lakukan Tes Massal | Cek&Ricek
Sumber: Istimewa

Wisatawan ke Puncak Membludak, Pemkab Bogor Lakukan Tes Massal

CeknRicek.Com – Para wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya yang berlibur ke kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat lumayan membludak. Saking banyaknya, sehingga menimbulkan kemacetan yang luar biasa pada Kamis, (29/10/20). Pihak kepolisian dan Jasa Marga sampai memberlakukan satu arah..

Banyaknya wisatawan yang berada di kawasan Puncak mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kesehatan melakukan tes massal untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Tes massal tersebut menggunakan alat tes diagnostic untuk mendeteksi penularan COVID-19 pada wisatawan di jalur Puncak.

Kepala Dinas Kesehatan Bogor Mike Kaltarina kepada awak media di Bogor, Kamis, (29/10/20) mengungkapkan pihaknya bersiaga melakukan tes massal sampai hari Minggu, (1/11/20).

“Rapid test ini akan terus kita lakukan mulai hari ini sampai Minggu. Untuk alat tes kita sediakan 1.000 khusus hari ini,” katanya.

Pemeriksaan massal terhadap wisatawan yang menuju ke jalur Puncak, dilaksanakan di Simpang Gadog, Ciawi, Bogor, Jawa Barat.

“Kita harapkan dengan adanya rapid test ini masyarakat akan lebih terdeteksi kesehatannya. Jangan sampai libur panjang kali ini menyebabkan klaster baru penularan COVID-19,” tambah Mike.

Lebih lanjut Mike menjelaskan, kegiatan pemeriksaan untuk mendeteksi penularan COVID-19 pada Kamis dilakukan di Simpang Gadog, Ciawi, Megamendung dan Telaga Warna Cisarua dengan melibatkan 40 petugas kesehatan.

Sementara pada Jumat sampai Minggu, tes massal wisatawan akan dipusatkan di Simpang Gadog.

Dari hasil pemeriksaan ini nantinya, wisatawan yang menunjukkan indikasi tertular virus akan diambil sampel usap hidung dan tenggorokan untuk diperiksa lebih lanjut.

Hingga Kamis pukul 12.30 WIB, Mike menyatakan ada 17 wisatawan dari luar Bogor yang menurut hasil pemeriksaan terindikasi tertular COVID-19.

Berbekal hasil pemeriksaan tersebut, petugas langsung mengambil sampel usap hidung dan tenggorokan dari wisatawan untuk pemeriksaan lanjutan dan melarang mereka melanjutkan perjalanan wisata menuju Puncak.

Baca Juga : November, 15 juta Dosis Vaksin COVID-19 dari Sinovac Tiba di Bio Farma

Baca Juga : Tips Sehat dan Liburan Aman di Masa Pandemi COVID-19 Ferry Salim


Editor: Ariful Hakim


Berita Terkait