Thomas Rizal/Ceknricek.com

ZAP Beauty Index 2020: Generasi Z Habiskan Uang Jajan Demi Perawatan Kecantikan

Ceknricek.com -- Menjadi cantik tentu memerlukan biaya. Faktanya, biaya yang dihabiskan untuk perawatan kecantikan tiap generasi besarnya berbeda-beda. Uniknya, generasi Z atau yang saat ini berusia 13 sampai 22 tahun ternyata rela menghabiskan seluruh uang yang mereka dapatkan untuk melakukan perawatan kecantikan.

"Generasi Z menghabiskan uang mereka begitu saja. Dikasih uang jajan, habis untuk beli make up dan perawatan kecantikan," kata Yosanova Savitry, Chief Operation Markplus Institute, saat konfernsi pers ZAP Beauty Index 2020, di Jakarta, Selasa, (21/1).

Baca Juga: Ekspektasi Sosial Soal Standar Kecantikan Memunculkan Fenomena

ZAP Beauty Index 2020 sendiri merupakan hasil survei kerja sama ZAP Clinic dengan MarkPlus, Inc. Mereka membagi 6.460 responden perempuan dengan kategori sesuai generasinya, X (39-65 tahun), Y (23-38 tahun) dan Z (13-22 tahun).

Sumber: ZAP Beauty Index 2020

Yang menarik, generasi Z menggunakan hampir seluruh pendapatan mereka untuk perawatan kecantikan. Sementara generasi Y menghabiskan sekitar 30 persen pendapatannya pada perawatan kecantikan.

Survei melalui metode online ini menemukan hampir seluruh perempuan Indonesia atau sekitar 45,4 persen telah menggunakan skin care sebelum usia 19 tahun. Bahkan satu dari empat perempuan Indonesia mengaku telah melakukan perawatan di klinik kecantikan sebelum berusia 19 tahun.

Menurut hasil penelitian, mulai mengenalnya generasi Z dengan perawatan kecantikan disebabkan oleh penggunaan media sosial yang mempengaruhi perilaku mereka. Apalagi ada sosok beauty influencer yang banyak ditemukan di media sosial dan memberikan pengaruh terhadap persepsi terkait kecantikan.

"Generasi Z itu sangat terpapar media sosial. Beauty Influencers yang merupakan idola kecantikan di era modern, memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan ibu dan selebriti di mata Gen Z dan Gen Y. Apa yang dilakukan para influencer, mudah sekali mereka ikuti," tambahnya.

Sumber: ZAP Beauty Index 2020

Sebanyak 42,2 persen wanita Indonesia menganggap bahwa para beauty influencers adalah panutan mereka dalam dunia kecantikan. Sementara sebanyak 29,1 persen wanita beranggapan bahwa ibu mereka lah yang menjadi inspirasi mereka di dalam dunia kecantikan.

Sementara itu, terdapat enam produk skincare wajib yang digunakan perempuan Indonesia setiap hari. Enam produk itu adalah facial wash, moisturizer, toner, serum, essence dan eye cream. Facial wash memiliki peminat paling banyak sebesar 92,4 persen sebagai skincare yang wajib digunakan.

Sumber: ZAP Beauty Index 2020

Dalam mencari informasi dan memperbanyak referensi, perempuan Indonesia lebih memilih Instagram (77,2 persesn) sebagai referensi utama, disusul oleh YouTube (55,99 persen) dan beauty blogger (42,39 persen) sebagai sumber referensi utama. Adapun generasi X cenderung mengombinasikan informasi online dan offline, seperti melalui Instagram (53,2 persen) dan teman-teman (38,4 persen).

Berbicara tentang perawatan kecantikan, mayoritas perempuan Indonesia lebih sering mengunjungi klinik kecantikan (76 persen) dibandingkan pergi mengunjungi salon (39,7 persen). Angka perbandingan itu mencapai hampir dua kali lipat.

BACA JUGA: Cek SENI & BUDAYA, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini



Berita Terkait