Close Menu
CEK&RICEKCEK&RICEK
  • Home
  • Headline
  • Berita
    • AKTIVITAS PRESIDEN
    • AKTIVITAS KEPALA DAERAH
    • AKTIVITAS MENTERI
    • POLITIK
    • JURNALISTIK
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN HIDUP
    • KESEHATAN
    • BISNIS INDUSTRI
    • EKONOMI & BISNIS
    • HUKUM
    • SOSIAL BUDAYA
    • INTERNASIONAL
    • OLAHRAGA
  • Pengetahuan
    • SOSOK
    • SEJARAH
    • BIOGRAFI
    • BUKU & LITERATUR
    • TEKNOLOGI & INOVASI
    • RISET & DUNIA KAMPUS
  • ENTERTAINMENT
    • FASHION & BEAUTY
    • FILM & MUSIK
    • SELEBRITI
    • KOMUNITAS
    • FOOD REVIEW
    • WISATA
    • DUNIA KESEHATAN
    • SENI & BUDAYA
    • PARENTING & KIDS
    • TIPS & TRIK
    • TEATER
  • Opini
Tentang Kami Kontak Kami
  • APP STORE
  • GOOGLE PLAY
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
CEK&RICEKCEK&RICEK
Trending:
  • Skandal Gizi dan Kecukupan
  • Tak Diundang RDP, Erin Kirim Surat Protes ke DPR
  • Wardatina Mawa Beber Proses Sidang Cerai dari Insanul Fahmi
  • Eks Wamenaker Noel Ebenezer Divonis 4,5 Tahun Penjara
  • 5 Kebiasaan Kecil yang Bisa Membuat Hidup Lebih Bahagia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Home
  • Headline
  • Berita
    • AKTIVITAS PRESIDEN
    • AKTIVITAS KEPALA DAERAH
    • AKTIVITAS MENTERI
    • POLITIK
    • JURNALISTIK
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN HIDUP
    • KESEHATAN
    • BISNIS INDUSTRI
    • EKONOMI & BISNIS
    • HUKUM
    • SOSIAL BUDAYA
    • INTERNASIONAL
    • OLAHRAGA
  • Pengetahuan
    • SOSOK
    • SEJARAH
    • BIOGRAFI
    • BUKU & LITERATUR
    • TEKNOLOGI & INOVASI
    • RISET & DUNIA KAMPUS
  • ENTERTAINMENT
    • FASHION & BEAUTY
    • FILM & MUSIK
    • SELEBRITI
    • KOMUNITAS
    • FOOD REVIEW
    • WISATA
    • DUNIA KESEHATAN
    • SENI & BUDAYA
    • PARENTING & KIDS
    • TIPS & TRIK
    • TEATER
  • Opini
CEK&RICEKCEK&RICEK
  • Home
  • Headline
  • Berita
  • Pengetahuan
  • ENTERTAINMENT
  • Opini
Home»Berita»BREAKING NEWS
BREAKING NEWS

Massa Desak Menteri Yasonna Minta Maaf kepada Warga Priok

Januari 22, 20202 Mins Read

Ceknricek.com — Massa “Aksi #221 Priok Bersatu” mendesak Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly meminta maaf kepada warga Tanjung Priok dalam waktu 2×24 jam. Ultimatum itu disampaikan setelah perwakilan warga diterima Humas Kementerian Hukum HAM di sela-sela aksinya, di depan Kantor Kementerian Hukum dan HAM di Jalan Rasuna Said, Jakarta, Rabu (22/1).

Perwakilan warga kecewa karena Menteri Yasonna Laoly tidak ada di tempat sehingga tidak terjadi dialog seperti yang diharapkan. Dalam aksinya, mereka berjanji akan menurunkan massa lebih banyak jika menteri tidak menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada warga Priok melalui media massa.

Dalam orasinya, massa bahkan akan menutup Pelabuhan Internasional Tanjung Priok bila Menteri Yasonna tidak memenuhi permintaan massa untuk meminta maaf.

Foto: Ashar/Ceknricek.com

“Kami warga Tanjung Priok tetap akan mendesak Bapak Menteri meminta maaf 2×24 jam, kalau misalnya tidak minta maaf ya kami akan eskalasikan lagi aksi yang lebih besar lagi,” kata Kenal Abu Bakar selalu koordinator aksi warga Tanjung Priok.

Baca Juga: Massa dari Tanjung Priok Gelar Aksi di Depan Kantor Kemenkumham

Sekitar 100 orang mengatasnamakan warga Tanjung Priok melakukan aksi damai menuntut Menteri Yasonna Laoly minta maaf karena telah memberikan pernyataan yang menyinggung perasaan masyarakat Tanjung Priok.

Foto: Ashar/Ceknricek.com

Massa juga menilai Menteri Yasonna bersikap rasial karena membandingkan antara warga Menteng yang kalangan elite dengan warga Tanjung Priok yang diidentikkan dengan kemiskinan dan banyak kriminal.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada acara “Resolusi Pemasyarakatan 2020” Direktorat Pemasyarakatan (Dirjen PAS) di Lapas Kelas II A Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (16/1), menyampaikan kemiskinan adalah sumber tindakan kriminal.

Foto: Ashar/Ceknricek.com

Yasonna mencontohkan bahwa anak yang lahir dari kawasan Tanjung Priok yang terkenal keras dan Menteng yang terkenal sebagai kawasan elite, akan tumbuh besar dengan cara berbeda.

“Yang membuat itu menjadi besar adalah penyakit sosial yang ada. Itu sebabnya kejahatan lebih banyak terjadi di daerah-daerah miskin,” katanya.

“Slum areas (daerah kumuh), bukan di Menteng. Anak-anak Menteng tidak. Tapi, coba pergi ke Tanjung Priok, di situ ada kriminal, lahir dari kemiskinan,” kata Yasonna.

BACA JUGA: Cek BREAKING NEWS, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini

aksimassa demonstrasi kemenkumham tanjungpriok warga yasonnalaoly
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Related Posts

Dadan Hindayana Cs Diduga Dapat Setoran Miliaran Rupiah per Hari

Dadan, Lodewyk, Sony Tersangka Proyek Motor Listrik hingga Sepatu BGN

Kejagung Tetapkan Dadan, Sony, Lodewyk Jadi Tersangka Kasus BGN

Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru Pengganti Dadan Hindayana

Presiden Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Kepala BGN

10 Perhiasan Sandra Dewi yang Dilelang

Add A Comment

Comments are closed.

Sedang Tren

Skandal Gizi dan Kecukupan

Korupsi berakar bukan dari kemiskinan, tetapi dari ketamakan yang berhasil memperoleh legitimasi dan sistem dimanfaatkan untuk itu.

Tak Diundang RDP, Erin Kirim Surat Protes ke DPR

Juni 4, 2026

Wardatina Mawa Beber Proses Sidang Cerai dari Insanul Fahmi

Juni 4, 2026

Eks Wamenaker Noel Ebenezer Divonis 4,5 Tahun Penjara

Juni 4, 2026

5 Kebiasaan Kecil yang Bisa Membuat Hidup Lebih Bahagia

Juni 4, 2026

Hansi Flick Raih Gelar Pelatih Terbaik LaLiga

Juni 4, 2026

Maliq & D’Essentials Senang Lagu Mereka akan Diadaptasi ke Teater Musikal

Juni 4, 2026

Pengadilan Tolak Seluruh Gugatan Nikita Mirzani

Juni 4, 2026
logo

Graha C&R, Jalan Penyelesaian Tomang IV Blok 85/21, Kav DKI Meruya Ilir, Jakarta Barat. [email protected] | (021) 5859328

CEK & RICEK
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
575/DP-Verifikasi/K/X/2020

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Headline
  • Berita
  • Pengetahuan
  • ENTERTAINMENT
  • Opini
© 2017-2026 Ceknricek.com Company. All rights reserved.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.