Sinta Melyati Meminta Pertanggungjawaban (Bagian 4)  

Category: Berita -> ISU UTAMA | Posted date: 2018-06-05 15:55:59 | Updated date: | Posted by: Ariful Hakim


Di tengah beragam jejak digital yang menyerang para tokoh politik, sebuah rekaman di YouTube muncul menyerang Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo. Rekaman itu memuat pengakuan perempuan bernama Sinta Melyati, yang menuntut pertanggungjawaban Ridho. B



Ceknricek.com - Di tengah beragam jejak digital yang menyerang para tokoh politik, sebuah rekaman di YouTube muncul menyerang Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo. Rekaman itu memuat pengakuan perempuan bernama Sinta Melyati, yang menuntut pertanggungjawaban Ridho. Berikut petikan ungkapannya Sinta yang diunggah di YouTube, Rabu (30/5).

Baca : Inilah Sampah Digital Para Aktor Politik (Bagian 1)

Saya kenal dengan Muhammad Ridho Ficardo,Gubenur Lampung, lewat Ginta Wirya Senjaya. Waktu itu saya ditelepon untuk ikut latihan menembak di lapangan Marinir. Di sana, saya kemudian berkenalan dengan beliau (M. Ridho Ficardo) dan saling tukar nomor kontak. Setelah kenalan, saya merasa beliau menunjukan sifat-sifat yang diidam-idamkan setiap wanita.

Baca : Rahayu Saraswati Djojohadikusumo : "Saya Serahkan ke Kakak Saya” (Bagian 2)

Enam bulan berkenalan kami sering jalan ke Jakarta. Tapi waktu itu belum berpacaran. Satu ketika beliau tanya apakah saya serius mencintai beliau. Saya jawab iya. Beliau kemudian minta bukti. Beliau minta saya memanggilnya sayang. Karena sebelumnya saya panggil abang. Hingga satu ketika, beliau mengancam akan memutuskan hubungan, kalau saya tidak bisa memberikan bukti.

Baca : Irwan Martua: Skandal Seks Senjata Ampuh Serang Lawan (Bagian 3)

Saya akhirnya menyerahkan kesucian pada beliau di sebuah hotel di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan. Setelah itu kami semakin intens berkomunikasi, meski jarang bertemu karena beliau terpilih jadi Gubernur Lampung. Saya sendiri pelan-pelan mundur dari dunia media, tempat saya berkarir. Saya tidak mau hubungan ini terekspos. Apalagi keluarga saya juga tidak tahu.

Baca : Kasus Jalan di Tempat (Bagian 5)

Tapi semakin lama, beliau menunjukan sikap aslinya yang pemarah dan egois. Beliau tidak mau menafkahi. Apa yang dijanjikan saat masih jadi pacar belum ada satupun yang diwujudkan. Saya menuntut untuk dinikahi. Setidaknya ada kepastian. Tidak ditelantarkan. Tapi beliau selalu mengelak.

Sekarang saya sudah tidak kuat lagi. Saya ingin mengakhiri hubungan dengan beliau. Sudah terlanjur sakit hati.Beberapa tahun belakangan sudah sering ribut. Beliau 4 kali memutuskan hubungan tapi selalu minta balikan. Pertemuan terakhir di Bandung, beberapa waktu lalu.

Baca : Brigjen (Pol) Muhammad Iqbal: Kami Dahulukan Upaya Persuasif (Bagian 6)

Saya ingin mengakhiri hubungan ini. Tidak mau lagi bertemu karena sudah tidak mencintai dan ingin hidup normal lagi.tidak mau dibayang bayangi beliau. Saya minta perlindungan Pak Jokowi, Pak menteri dan kapolri  dari ganggunan beliau.