Kasus Jalan di Tempat (Bagian 5)

Category: Berita -> ISU UTAMA | Posted date: 2018-06-05 15:59:32 | Updated date: | Posted by: Ariful Hakim


Selain Aryo, beberapa tokoh publik juga terkena imbas kejamnya jejak digital. Entah benar atau tidak, beberapa selamat. Namun ada juga yang harus hengkang dari Tanah Air, karena merasa difitnah lewat jejak digital seperti yang dilakukan Habib Rizieq.



Ceknricek.com - Selain Aryo, beberapa tokoh publik juga terkena imbas kejamnya jejak digital. Entah benar atau tidak, beberapa selamat. Namun ada juga yang harus hengkang dari Tanah Air, karena merasa difitnah lewat jejak digital seperti yang dilakukan Habib Rizieq.

Kasus konten pornografi atau yang dikenal dengan nama "BaladaCintaRizieq” melibatkan Firza Husein, disangkakan pada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab. Menurut Kapitra Ampera, kuasa hukum Habib Rizieq, Firza tidak pernah mengakui ada foto tanpa busana seperti yang dituduhkan selama ini.

Baca : Inilah Sampah Digital Para Aktor Politik (Bagian 1)

Habibe Rizieq Shihab dilaporkan atas penyebaran pesan singkat berkonten cabul. Dalam pesan singkat tersebut terlihat seseorang yang diduga Habib Rizieq saling berkirim pesan dengan seorang wanita yang diketahui bernama Firza Husein. Polda Metro Jaya kemudian menerima Laporan Polisi Nomor: LP/510/I/2017/PMJ Dit Reskrimsus terkait dugaan penyebaran percakapan berkonten pornografi yang mengatasnamakan Habib Rizieq dan Firza Husein.

Baca : Rahayu Saraswati Djojohadikusumo : "Saya Serahkan ke Kakak Saya” (Bagian 2)

Pelaporan itu didasarkan pada Pasal 4 ayat (1) juncto Pasal 29 dan/atau Pasal 32 Undang-Undang 44 Tahun 2008 tentang Pornografi serta Pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ketika proses hukum sedang berjalan, Habib Rizieq memutuskan untuk pergi dari Tanah Air dan menetap di Arab Saudi.

Batal Jadi Cawagub

Selain Habib Rizieq, Bupati Banyuwangi Azwar Anas juga mengalami pahitnya jejak digital yang berupa foto seronok mirip dirinya yang beredar ke publik. Ada dua foto yang beredar. Foto pertama orang yang diduga mirip dengan Azwar Anas menggunakan kaus putih tanpa menggunakan celana. Di tangan kirinya tampak memegang sebuah power bank atau pengisi daya ponsel genggam.

Baca : Irwan Martua: Skandal Seks Senjata Ampuh Serang Lawan (Bagian 3)

Azwar berdiri dengan latar belakang sebuah ruangan berwarna krem. Di foto tersebut tepatnya di belakang pria yang mirip Azwar Anas tampak ada botol whisky dengan tutup warna merah. Kemudian di foto kedua, tampak pria yang mirip Azwar Anas sedang berada di dalam mobil dengan menggunakan kaus berwarna biru. Di situ juga tampak botol whisky seperti yang ada di kamar hotel.

Dalam mobil itu juga tampak ada sebuah kaki mulus perempuan ya‎ng ditumpangkan ke perut pria yang diduga Azwar Anas. Foto itu pun menjadi viral di media massa. Akibat dua foto ini, Azwar Anas memilih mundur sebagai calon wakil gubernur Jawa Timur, yang berpasangan dengan Gus Ipul. Ia digantikan oleh Mbak Puti.

Fadli Zon

Dugaan perselingkuhan Fadli Zon dengan Mantan Bendahara Umum Gerindra, Resiya Syafri, juga sempat membuat Fadli Zon repot. Fadli Zon disebut sebagai orang ketiga yang membuat perpecahan rumah tangga Resiya Syafri dengan Rio Wahendra, suaminya. Resiya atau sering dipanggil ‘CIA’ juga mempunyai bisnis kafe di epicentrum yang konon dimodali oleh Fadli Zon. Wakil Ketua DPR itu membantah berita ini.

Baca : Sinta Melyati Meminta Pertanggungjawaban (Bagian 4)

“Saya tidak mau menanggapi fake news, tapi jelas itu adalah hoax dan itu cara-cara PKI untuk melakukan suatu pembunuhan karakter. Jadi sekali lagi itu cara-cara PKI untuk melakukan pembunuhan karakter. Itu hoaks dan fitnah,” ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/5).

Fadli juga mencurigai bahwa isu selingkuh yang kini telah beredar tersebut merupakan perbuatan lawan politik untuk menjatuhkan dirinya. Ia mengatakan, mereka sengaja membuat dan menyebarkan isu itu untuk membungkam suara kritisnya terhadap pemerintah. “Ya, sudah pasti lawan politiklah. Dari pusat hoaks nasional kalau istilahnya Rocky Gerung,” kata Fadli Zon.

Pengalihan Isu

Menariknya, jejak digital tak hanya soal perselingkuhan, tapi juga statement yang bisa membuat malu si tokoh politik. Saat teror terjadi di Surabaya, pemerintah mengecam keras pihak yang menyebut itu adalah pengalihan isu. Namun di masa SBY berkuasa, Pramono Anung ternyata pernah berpidato yang menyebut teror di Indonesia boleh jadi pengalihan isu.

Baca : Brigjen (Pol) Muhammad Iqbal: Kami Dahulukan Upaya Persuasif (Bagian 6)

Pidato itu diunggah kembali oleh Rachland Nashidik, yang merupakan Wakil Sektretaris Jendral (Wasekjen) Partai Demokat. Ia mengunggah pidato Pramono di akun Instagrammya @RachlandNashidik pada Rabu (23/5). “Saudara-saudara sekalian saya tidak menuduh dan tidak berprasangka buruk tapi sebagai insan politik tentunya pengalihan isu itu bisa menjadi hal yang mungkin bisa dilakukan oleh siapapun termasuk yang berkuasa," kata Pramono Anung dalam video pidatonya.

Lebih lanjut Pramono meragukan ada tuduhan menyangkut ditemukannya latihan teroris di Aceh saat itu. "Enggak ada potensinya tiba-tiba masyarakat Aceh yang sudah trauma dengan keadaan yang lalu kemudian hal itu bisa ditemukan dan dibangkitkan kembali," tambah Pramono. Video yang berdurasi 42 detik ini diberi judul 'Isu Teroris Mungkin Pengalihan Isu'.