Kursus Pelatihan Bulu Tangkis Terkendala Dana

Category: BERITA -> OLAHRAGA | Posted date: 2018-06-06 22:31:56 | Updated date: | Posted by: Rihat Wiranto


Ceknricek.com - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) berencana mengadakan kursus kepelatihan menghadapi tantangan di masa mendatang. "Kami ingin benahi sistem internal termasuk soal pemberian kursus kepelatihan oleh Departemen Pembinaan dan Pre



Ceknricek.com - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) berencana mengadakan kursus kepelatihan menghadapi tantangan di masa mendatang. "Kami ingin benahi sistem internal termasuk soal pemberian kursus kepelatihan oleh Departemen Pembinaan dan Prestasi, di daerah agar kualitas pemain-pemain daerah lebih maju lagi," kata Sekretaris Jenderal PBSI Achmad Budiharto di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa malam (5/6).

Tujuannya agar sejak dari tingkat klub, pelatih bisa memberikan teknik dasar yang bagus bagi para pemainnya. Kendati demikian, kata Budi, hal tersebut masih menemui kendala terutama soal pendanaan, pasalnya setiap pengurus provinsi belum tentu memiliki dana untuk kepelatihan tersebut. "Kami yakin bisa menanggulanginya meski butuh usaha ekstra keras untuk melakukannya," kata Budi.

Saat ini ada beberapa nama pelatih-pelatih yang hebat, Tapi banyak dari mereka berada di luar negeri. Pelatih asal Indonesia yang berkarir dan sukses di luar negeri antara lain Reony Mainaky (Jepang), Rexy Mainaky (Thailand), Hendrawan (Malaysia), Mulyo Handoyo (Singapura), Ardi B Wiranata (Kanada), dan nama lainnya.

Ulangi Prestasi

Indonesia ingin mengulangi prestasi di masa lalu. Saat itu pemain Indonesia merajai di rangking atas dunia. Berdasarkan laman Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang diperbaharui tanggal 31 Mei 2018, atlet Indonesia masih banyak yang berada di ranking bawah.

Di nomor tunggal putra, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting masing-masing menempati peringkat 11 dan 13 dunia. Di ganda putra, pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Berry Angriawan/Hardianto masing-masing menempati peringkat 1, 9 dan 15 dunia.

Di ganda putri, nama Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta dan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani masing-masing menempati posisi 6, 10 dan 13 dunia.

Di ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir masih menjadi yang terbaik. Adapun nomor tunggal putri masih belum ada yang menembus peringkat 15 besar dunia, peringkat terbaik diduduki oleh Gregoria Mariska Tunjung di posisi 33 dunia.

Semangat Hadapi Asian Games

Mantan pebulu tangkis nasional Candra Wijaya mengatakan tim nasional bulu tangkis Indonesia harus bermain sekuat tenaga di Asian Games 2018. "Kita mendapat dukungan dari warga Indonesia, seharusnya punya motivasi meraih emas." kata Candra, Senin (4/6) malam. Khusus untuk sektor tunggal, Candra Wijaya menilai pemain masih membutuhkan penekanan terutama soal mental juara.