Tetap Semangat Jelang Akhir Ramadhan

Category: KNOWLEDGE -> SOSIAL BUDAYA | Posted date: 2018-06-11 13:13:59 | Updated date: | Posted by: Ulupi Dwip


Ramadan sudah mau selesai. Ayo jangan malah  jadi lemah, lesu, tidak fokus. Pekerjaan Anda  tidak berubah menjadi ringan hanya karena kita sedang berpuasa.



Ceknricek.com - Ramadan sudah mau selesai. Ayo jangan malah  jadi lemah, lesu, tidak fokus. Pekerjaan Anda  tidak berubah menjadi ringan hanya karena kita sedang berpuasa.

Ada tetap harus menjaga kebiasaan pola makan yang harus Anda ubah saat bulan Ramadhan ini. Jangan biarkan rasa lemas, lesu, tidak fokus dan tidak bersemangat menurunkan produktivitas Anda.  Berikut Ceknricek.com ingatkan lagi, cara berpuasa yang benar jelang penutilan Ramadhan ini.

Perhatikan Pola Makan Saat Sahur Dan Berbuka

Pola makan saat sahur dan berbuka  menjadi salah satu aktifitas penting untuk menunjang kelancaraan puasa Anda. Jangan menjadikan rasa kantuk sebagai alasan Anda untuk tidak sahur. Saat sahur Anda tidak bisa makan dengan asal, tetap ada gizi yang harus diperhatikan. Misalnya, harus menghindari makanan yang mengandung kadar gula tinggi dan berbahan dasar tepung. Karena bisa membuat Anda cepat lelah.

Selain itu, hindari makanan yang banyak mengandung garam atau MSG. Selain cepat membuat Anda merasa haus, banyaknya garam dan MSG dapat memicu radang tenggorokan.

Saat sahur, perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks daripada karbohidrat sederhana. Karbohidrat sederhana lebih banyak mengandung gula sedangkan karbohidrat komplek lebih banyak mengandung serat dan ragi. Karbohidrat komplek dapat diperoleh dari produk olahan gandum utuh, sayuran segar, buah-buahan dan kacang-kacangan.  

Dan ketika waktu berbuka puasa. Semua makanan terlihat menggiurkan. Seperti gorengan, kolak, es campur dan makanan yang mengandung gula lainnya. Namun, tidak semua mengandung nutrisi yang baik. Puasa dapat menjadikan tubuh mengalami detoksifikasi tapi, jika Anda tidak memperhatikan makanan yang di konsumsi malah menjadikan tubuh menambah racun atau detoks. Berikut hal yang perlu diperhatikan saat berbuka puasa :

Hindari Makanan yang Berminyak

karena dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras. Selain itu membuat detoksifikasi tidak efektif.

Minum Air Putih

Sudah tidak diragukan lagi manfaat dari air putih. Air putih dapat cepat mengganti ion tubuh kita yang sudah hilang. Minum satu sampai dua gelas air sebelum makan dan tidak selama makan untuk menghindari gangguan pada proses pencernaan. Waspadai minuman manis saat berbuka puasa karena mengandung banyak gula dan kalori.

Konsumsi Lemak dan Protein  yang Baik

Protein yang baik dapat Anda peroleh dari telur rebus, ikan, dada ayam, serta susu. Sedangkan lemak yang baik dapat diperoleh dari lemak nabati, seperti alpukat, olive oil dan lain sebagainya.

Jangan Kalap saat Berbuka  

Saat berbuka memang menjadi momen yang sangat ditunggu saat setelah beraktifitas seharian penuh. Namun, terlalu banyak makan sat berbuka bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan masalah lambung lainnya. Meski merasa lapar, usahakan tetap makan sesuai dengan porsi makan biasa. Mengontrol ukuran porsi makan adalah kunci untuk tetap sehat dan mencegah penambahan berat badan.

Ada beberapa trik yang juga dapat Anda lakukan agar puasa dan kerja tetap berjalan lancar secara bersamaan. Berikut pembahasannya di bawah ini.

Usahakan Untuk Tidak Kembali Tidur setelah Sahur.

Kebiasaan ini dapat membuat Anda tidur agak lama atau bahkan terlambat.

Tanamkan Positive Thinking

Hindari negative thinking dari tidak fokus atau tidak semangatnya Anda karena puasa. Berat memang menjalankan aktifitas sambil berpuasa. Namun, yakinlah ibadah tidak hanya dinilai dari solat, sedekah, dan sekedar puasa saja. Namun pekerjaan Anda menjadi ibadah jika Anda mempunyai niat yang baik dan di jalankan secara ikhlas.