Untuk Pertama Kali, Trump dan Kim Bersalaman

Category: Berita -> INTERNASIONAL | Posted date: 2018-06-12 15:06:46 | Updated date: | Posted by: Rihat Wiranto


Sebuah pertemuan bersejarah terjadi di Singapura. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un berjabat tangan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk pertama kalinya, Selasa (12/6).



Ceknricek.com - Sebuah pertemuan bersejarah terjadi di Singapura. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un berjabat tangan dengan  Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk pertama kalinya, Selasa (12/6). 

"Senang bertemu dengan Anda Tuan Presiden," kata Kim beberapa saat kemudian ketika dia duduk di samping Trump, di depan kain berlambang bendera Korut dan AS.

"Saya merasa sangat hebat. Kami akan melakukan diskusi yang hebat dan akan sangat sukses. Ini kehormatan bagi saya dan kami akan memiliki hubungan yang hebat, saya tidak ragu," jawab Trump.

"Tidak mudah untuk sampai di sini .... Ada rintangan tetapi kami berhasil mengatasinya untuk berada di sini," jawab Kim.

Jika mereka berhasil membuat terobosan diplomatik, ini akan setara dengan runtuhnya Tembok Berlin pada 1989 yang mengubah Eropa.

Trump adalah orang pertama yang tiba di Hotel Capella bernuansa era kolonial di  Pulau Sentosa, sebuah pulau resor di lepas pelabuhan Singapura dengan hotel-hotel mewah, taman hiburan Universal Studio dan pantai buatan.

Dalam beberapa jam sebelum pertemuan dimulai, Trump menyatakan optimistis tentang prospek untuk pertemuan pertama AS dan pemimpin Korut.

Lempar Senyum

Perang Korea 1950-1953 secara teknis masih berlangsung, karena konflik, di mana jutaan orang meninggal, diakhiri hanya dengan gencatan senjata.

Trump dan Kim menunjukkan suasana awal yang bersahabat.

Kedua pria itu tampak serius ketika mereka keluar dari limusin mereka untuk pertemuan puncak di Hotel Capella di Sentosa, Singapura.

Mereka segera tersenyum dan berpelukan satu sama lain, sebelum Trump membimbing Kim ke perpustakaan di mana mereka mengadakan pertemuan hanya dengan penerjemah mereka.

Setelah beberapa perbincangan awal yang berlangsung sekitar 40 menit, Trump dan Kim muncul, berjalan berdampingan melalui hotel yang bergaya era kolonial sebelum masuk kembali ke ruang rapat, di mana mereka bergabung dengan pejabat paling senior mereka.

Kim terdengar mengatakan kepada Trump melalui seorang penerjemah: "Saya pikir seluruh dunia sedang menyaksikan momen ini. Banyak orang di dunia akan menganggap ini sebagai adegan dari fantasi ... film fiksi ilmiah." 

Ditanya oleh reporter bagaimana pertemuan itu berlangsung, Trump berkata: "Sangat bagus. Sangat, sangat baik. Hubungan yang baik." 

Kim juga terdengar positif tentang prospek tersebut. "Kami mengatasi semua jenis skeptisisme dan spekulasi tentang pertemuan puncak ini dan saya percaya bahwa ini baik untuk perdamaian," katanya. "Saya percaya ini adalah awal yang baik untuk perdamaian," tambahnya.