Waspadai Tiga Titik Kemacetan Arus Balik

Category: Berita -> SOSIAL BUDAYA | Posted date: 2018-06-18 14:48:34 | Updated date: | Posted by: Rihat Wiranto


Ceknricek.com - Ada tiga titik rawan kemacetan saat puncak arus balik Lebaran 2018, yakni tol fungsional Jembatan Kali Kuto, tempat istirahat jalan tol, serta tol Cipali.



Ceknricek.com - Ada tiga titik rawan kemacetan saat puncak arus balik Lebaran 2018, yakni tol fungsional Jembatan Kali Kuto, tempat istirahat jalan tol, serta tol Cipali.

"Meskipun rawan kemacetan namun Polri dan Dinas Perhubungan sudah menempatkan personil untuk mengatur arus lalu lintas," kata Menhub Budi Karya kepada pers di Jembatan Kali Kuto, Batang, Senin (18/6).

Budi Karya memperkirakan puncak arus balik akan terjadi 19-20 Juni 2018 dari arah timur ke barat di Pulau Jawa.

Untuk jalan tol fungsional yang melalui jembatan Kali Kuto, Menhub mengatakan kondisinya memang masih dalam konstruksi dan belum selesai 100 persen, sehingga nanti usai arus balik akan ditutup untuk dilanjutkan pembangunan.

Menhub mengatakan sejumlah skenario sudah dan akan dilakukan jika terjadi kemacetan parah.

Skenario pertama adalah jika terjadi kemacetan parah di jalan tol operasional maka akan diberlakukan arus berlawanan (contra flow) di jalur sebaliknya.

Skenario kedua adalah mengalihkan kendaraan untuk lewat jalan nasional nontol yang kondisinya juga bagus.

"Sementara skenario ketiga adalah kalau macet lebih tiga kilometer akan digratiskan masuk jalan tol," kata Menhub dikutip dari Antara.

Tentang evaluasi arus mudik 2018, Menhub mengatakan pelaksanaannya jauh lebih baik dibanding tahun lalu, sekalipun memang masih ada kemacetan tapi tidak parah.

Jangan Buang Sampah Sembarangan

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus berupaya melakukan edukasi kepada pemudik terutama yang menggunakan jalur darat untuk ramah lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Edukasi dilakukan dengan melibatkan pemda, Jasa Marga dan Polres melakukan patroli sampah di sepanjang jalur mudik, kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya dalam pernyataan pers di Jakarta, Senin.

Tujuan edukasi mengajak masyarakat ikut mengelola sampah secara benar. Polanya tim KLHK bersama tim Jasa Marga/jasa marga properti, serta tim Dinas Lingkungan Hidup (LH) bersama-sama dalam patroli di jalur mudik.

Hingga saat ini masih banyak terlihat sampah di sepanjang jalur mudik. Menteri Siti Nurbaya sempat mengambil foto-foto saat melakukan patroli sampah dan perilaku pemudik akan menjadi bahan evaluasi.