Djauhari Apresiasi Tiongkok Dukung Indonesia di DK PBB

Category: | Posted date: 2018-06-20 22:45:36 | Updated date: | Posted by: Rihat Wiranto


Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun menyerahkan surat kepercayaan kepada   Presiden Tiongkok Xi Jinping, Rabu (20/6).



Ceknricek.com - Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun mengapresiasi dukungan pemerintah Tiongkok kepada Indonesia sehingga terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

Dubes Djauhari menyampaikan apresiasinya saat bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di The Great Hall of the People, Beijing, Tiongkok, Rabu (20/6).

Pertemuan tersebut dalam rangka upacara penyerahan Surat Kepercayaan 13 Duta Besar negara sahabat kepada Presiden Tiongkok, Xi Jinping. Salah satu di antaranya adalah Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun.  

Pada momen itu jajaran pasukan penyambut dan kumandang lagu penghormatan menyambut kehadiran  Dubes Djauhari. Ia kemudian  diperkenalkan kepada Presiden Xi Jinping. Penyerahan Surat Kepercayaan (Letter of Credential) Duta Besar Djauhari dan para Dubes lainnya kepada Presiden Xi Jinping dilakukan secara bergiliran, dilanjutkan acara salaman dengan Presiden dan foto bersama.

Selain Indonesia, 12 Duta Besar lainnya berasal dari negara-negara Peru, Angola, Moldova, Dominika, Selandia Baru, Siprus, Trinidad dan Tobago, Maroko, Sudan, San Marino, Barbados, dan Montenegro.

Dalam kesempatan berbicara dengan Presiden Xi Jinping, Dubes Djauhari juga menyampaikan salam hangat Presiden Joko Widodo. Pemerintah Indonesia  menyampaikan ucapan  selamat atas terpilihnya kembali Presiden Xi Jinping, serta atas suksesnya penyelenggaraan sesi tahunan National People’s Congress dan National Committee of the Chinese People’s Political Consultative Conference bulan Maret lalu.

“Hubungan baik dan kerja sama kuat kedua negara diyakini tidak hanya akan menguntungkan kedua negara namun juga akan berkontribusi terhadap stabilitas politik dan keamanan regional,” kata Djauhari.

Djauhari merujuk kembali suksesnya kunjungan PM Li Keqiang ke Indonesia bulan Mei lalu yang menjadi dasar untuk terus meningkatkan kerja sama bilateral RI - RRT.

Dalam tanggapannya, Presiden Xi Jinping menyampaikan salam balik kepada Presiden Joko Widodo.  Xi Jinping menyebut Jokowi sebagai kawan lama, serta  menyambut baik hubungan kerja sama kedua negara di berbagai bidang yang sudah berjalan dengan sangat baik.

“Beliau juga menyampaikan kesiapan untuk menerima kunjungan Presiden Joko Widodo, yang disesuaikan dengan jadwal Presiden RI. Presiden Xi Jinping mendorong Duta Besar kedua negara untuk meningkatkan koordinasi dan bekerjasama guna meningkatkan hubungan dan kerja sama kedua negara,” tambah Djauhari.

Mengakhiri percakapan, Presiden Xi Jinping berharap akan kelancaran dan kesuksesan bagi Dubes Djauhari selama melaksanakan tugasnya di Tiongkok.

Dalam acara tersebut, hadir pula State Counselor/Menlu RRT, Wang Yi dan Direktur Jenderal pada Department of Asian Affairs Kemlu RRT, Wu Jianghao.

Dubes Djauhari didampingi oleh Wakil Kepala Perwakilan RI Listyowati, Atase Pertahanan M.S. Arief dan Minister Counsellor Ichsan Firdaus.

Sebelum menjadi Dubes RI untuk Tiongkok merangkap Mongolia, Djauhari menjabat sebagai Staf Khusus Menlu RI untuk Isu-isu Strategis.

Djauhari juga pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Belarus berkedudukan di Moskow.