Kapasitas Ideal 43 Orang, KM Sinar Bangun Diduga Angkut 206 Orang

Category: Berita -> SOSIAL BUDAYA | Posted date: 2018-06-21 16:39:57 | Updated date: | Posted by: Rihat Wiranto


Jumlah penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba diperkirakan sekitar 206 orang. Demikian disampaikan Kepala Kantor SAR Medan Budiawan di posko terpadu di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Kamis (21/6).



Ceknricek.com - Jumlah penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba diperkirakan sekitar 206 orang.

Demikian disampaikan Kepala Kantor SAR Medan Budiawan di posko terpadu di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Kamis (21/6).

Jumlah penumpang KM Sinar Bangun yang belum ditemukan sekitar sebanyak 184 orang.

Sedangkan penumpang yang berhasil ditemukan berjumlah 22 orang yang terdiri dari 19 penumpang selamat dan tiga orang meninggal dunia.

Kapolres Simalungun AKBP M Liberty Panjaitan mengatakan, jumlah penumpang KM Sinar Bangun belum pasti.

Berdasarkan investigasi yang dilakukan, banyak penumpang yang naik KM Sinar Bangun secara serabutan sehingga tidak terdata.

Sebelumnya, kapal KM Sinar Bangun yang mengangkut puluhan penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Danau Toba, antara Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir dengan Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin, sekitar pukul 17.30 WIB.

Polisi telah memeriksa tujuh saksi terkait tenggelamnya KM Sinar Bangun. Kapolres Simalungun AKBP M Liberty Panjaitan mengatakan, empat saksi yang diperiksa merupakan anak buah kapal (ABK) KM Sinar Bangun. "Tiga ABK tetap, satu lagi ABK serabutan," katanya dikutip dari Antara.

Sedangkan tiga saksi lain yang diperiksa adalah petugas Dinas Perhubungan atau petugas di Pelabuhan Tigaras. "Tiga lagi yang menyangkut dengan kepelabuhanan," kata Kapolres.

Liberty Panjaitan belum bersedia menjelaskan status tujuh orang yang diperiksa tersebut.

Dimakamkan

Jenazah korban kapal tenggelam KM Sinar Bangun, satu dari tujuh keluarga warga Kota Binjai, tiba dirumah dan dimakamkan, Kamis (21/6).

Begitu tiba di rumah duka,  jenazah Fahriyanti (47) warga Jalan Bendahara Kelurahan Pujidadi Kecamatan Binjai Selatan Kota Binjai, disambut isak tangis keluarga dan warga.

Bahkan ada beberapa warga yang jatuh pingsan karena tidak menyangka ibu dari empat orang anak ini kembali dari berwisata lebaran dalam keadaan tidak bernyawa.

Usai itu jenazah Fahriyanti dibawa ke masjid dan langsung disalatkan warga selanjutnya dimakamkan di pekuburan muslim yang ada di daerah itu.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Binjai, Rudi Baros yang ditemui di lokasi menjelaskan Pemko telah menyiagakan tiga tim di Danau Toba dengan target menunggu kabar dari satu keluarga warga Binjai yang berwisata dan hilang kontak pasca karamnya kapal Sinar Bangun, Senin (18/6).

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan kapasitas ideal KM Sinar Bangun sekitar 43 orang.

Meskipun begitu, Budi sementara ini belum menyatakan kapal tersebut kecelakaan karena kelebihan muatan. “Saya masih menunggu kepastian dari pemeriksaan yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT),” kata Budi di Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu 2018, Rabu (20/6).