Nisa Sabyan, ”Rasanya Seperti Mimpi”

Category: Berita -> FILM, MUSIK & SELEBRITIS | Posted date: 2018-06-29 14:53:56 | Updated date: | Posted by: Ariful Hakim


Sukses dengan tembang “Ya Maulana” yang dirilis 23 Mei 2018 lalu, Sabyan Gambus kini bersiap merilis lagu baru. Hal itu dikatakan Ahmad Fairuz alias Iyus, pimpinan Sabyan Gambus, saat ditemui di Gedung Jamsostek, Jakarta, Kamis (28/6). Iyus mengaku, berka



Ceknricek.com - Sukses dengan tembang “Ya Maulana” yang dirilis 23 Mei 2018 lalu, Sabyan Gambus kini bersiap merilis lagu baru. Hal itu dikatakan Ahmad Fairuz alias Iyus, pimpinan Sabyan Gambus, saat ditemui di Gedung Jamsostek, Jakarta, Kamis (28/6). Iyus mengaku, berkah dari populernya lagu-lagu cover yang diunggah di Youtube, grupnya tak pernah sepi tawaran manggung. “Setiap hari ada saja show. Paling dalam seminggu kita libur satu hari,” katanya.

Memang hingga saat ini, ratusan ribu telah berlangganan di akun Youtube Sabyan yang mulai mengunggah video sejak 2017 lalu. Grup yang beranggotakan Khoirunisa alias Nisa (vokalis), Ahmad Fairuz alis Ayus (keyboard), Sofwan Yusuf atau Wawan (perkusi), Kamal (darbuka), Tubagus Syaifulloh alias Tebe (biola), dan Anisa Rahman (backing vocal) ini jadi pembicaraan di mana-mana.

Dalam akun channel YouTube mereka, @Official Sabyan Gambus, lagu-lagu hasil cover mereka mendulang angka jutaan view. Misalnya, lagu "Ya Habibal Qolbi" yang diunggah pada 25 Desember 2017 itu sudah ditonton 125 juta lebih view. Kemudian ada "Rohman Ya Rohman" sebanyak 53 juta view dan "Ya Asyiqol" sebanyak 49 juta view.

Kesuksesan mereka berlanjut dengan membuat lagu karya sendiri. "Ya Maulana" yang dirilis pada 23 Mei 2018 sudah menembus 17 juta view dan terus bertambah. Lagu itu diciptakan oleh Ayus. Selain tampil beda dengan kemasan dan aransemen yang lebih kekinian, tembang gambus mereka juga ditunjang oleh suara emas sang vokalis, Khoirunisa alias Nisa.

Diajak Tante

Nisa mengaku, awal bergabung bersama Sabyan Gambus ketika ia bertemu dengan para personel Sabyan di acara pernikahan pada tahun 2016. Waktu itu, Nisa masih jadi penyanyi freelance. Ayus sendiri yang menawari Nisa gabung. “Nisa mau nggak gabung,”kata Nisa menirukan permintaan Ayus.

Tawaran itu kemudian langsung diterima karena Nisa kebetulan ingin punya grup musik sendiri. Tapi karena masih duduk di bangku SMK 56 Jakarta jurusan Ototronik atau otomotif dan elektronik, Nisa belum benar-benar aktif. Setelah lulus SMK, ia kemudian bergabung secara total.

“Dari orang tua juga mensupport dan mereka setuju atas keputusan Nisa,”kata gadis 19 tahun yang sering memakai nama diri ini.

Sebagai penyanyi profesional, aktivitas bernyanyi Nisa sebetulnya sudah dimulai sejak kelas dua SMP. Waktu itu masih belum punya grup. Keluarganya yang suka musik tak pernah melarang kegiatannya. Apalagi banyak saudaranya yang aktif bermusik, termasuk kakak kandungnya yang juga penyanyi. Bahkan awal mula keterlibatan Nisa di dunia intertainment karena ia diajak tantenya.

“Tante ngajak nyanyi gambus. Karena saat itu Nisa belum paham benar apa itu lagu gambus, sama tante kemudian diajari nyanyi gambus. Lama-lama suka dan berkelanjutan hingga saat ini. Sebelumnya hanya nyanyi biasa di kamar mandi,”terang Nisa.

Bakat nyanyi disadarinya sejak SD. Saat masih duduk di bangku sekolah dasar, Nisa sering ikut lomba nyanyi. Tapi ia belum pernah jadi juara. Baru saat duduk di bangku SMK, Nisa pernah menyabet juara bersama grup paduan suaranya. Namun tetap, kepiawaiannya berolah vokal dipelajari secara otodidak. Nisa tidak pernah belajar vokal secara formal.

“Paling denger lagu sambil ikut nyanyi sampai bisa,”kata Nisa.

Setelah sukses dengan Sabyan Gambus, Nisa kini mantap untuk memilih karir sebagai penyanyi profesional. Keputusan ini diambil seiring berjalannya waktu, setelah ia sempat bingung setelah lulus SMK. Bahkan Nisa sempat ingin mengambil jurusan psikologi. “Tapi kan Nisa dari SMK jurusan otomotif. Jadi masih bimbang. Eh, setelah jalan dengan Sabyan, Nisa merasa nyaman. Jadi sekarang sudah mantap ingin terus bernyanyi,”kata Nisa.

Cita-cita untuk kuliah kini sudah dilupakan. Ia hanya ingin satu saat mengambil sekolah musik. Hanya saja, Nisa mengaku belum tahu kapan akan mulai sekolah musik. Ia baru masih mencari-cari, mana sekolah musik yang cocok, sambil menyesuaikan waktunya. Soalnya, ia masih sibuk dengan tawaran show.

Dengan semua kesibukannya saat ini, saat ada waktu kosong, Nisa memanfaatkan untuk keluarga. Entah jalan atau makan di luar. Tapi karena waktu liburnya yang sedikit, Nisa mengaku kesulitan bertemu teman-temannya. “Paling pas reunian ketemu sama teman-teman. Kalau jalan-jalan seperti biasa dengan teman-teman, tidak punya waktu,”kata Nisa.

Seperti Mimpi

Selain bersama keluarga, Nisa juga suka memanjakan diri ke salon. Selain untuk perawatan, ini juga bisa jadi refreshing. Sesekali belanja kebutuhan show di luar. Praktis, di luar nyanyi, tak ada hobi lain yang dilakukan Nisa. Hari-harinya diisi dengan show,istirahat,show lagi.

Tidak pernah merasa jenuh?

“Nisa usahakan nggak. Nisa baru bad mood ketika sedang merasa tidak enak badan. Tapi begitu di atas panggung, semuanya hilang. Begitu juga setelah beristirahat, Nisa semangat lagi,”ujarnya.

Dengan semua pencapaian yang sudah didapat, Nisa masih memendam cita-cita untuk memberangkatkan umroh kedua orang tuanya. Ia juga sedang mengumpulkan uang untuk membeli rumah. ”Ya jangka pendek ingin orang tua umroh. Kalau pun naik haji, ya itu lebih senang lagi. Moga moga Allah mengijinkan,”kata Nisa.

Jika mengingat popularitas yang sudah didapat, Nisa merasa kaget dan tidak menyangka bisa melesat naik dalam waktu singkat. Semuanya seperti mimpi. Ia sering tidak percaya. Benar tidak apa yang ada di depan mata, padahal baru setahun bersama Sabyan. Tapi Nisa beryukur dikasih titipan Allah dan akan menjaganya baik-baik.

“Bersyukur ya? Allah begitu baik mengangkat derajat hambanya. Apalagi Nisa cuma modal bakat alam. Alhamdulilah banget,”katanya.

Dukungan teman-teman sekolahnya yang terus berdatangan juga membuat Nisa bersemangat. Mereka mengaku ikut bangga. Begitu juga teman-teman SMP-nya. Guru-gurunya juga telepon Nisa dan mengaku senang. Setidaknya, kiprah Nisa ikut mengangkat nama sekolahnya.

”Nisa ikut haru dengan dukungan teman-teman dan para guru. Mereka juga bangga karena Nisa nyanyi sholawat. Cuma mereka minta Nisa kosongin waktu buat ketemu,”kata Nisa.

Setelah jadi public figure, Nisa berusaha menyesuaikan diri untuk selalu tersenyum saat diajak foto oleh para penggemarnya. Kebetulan ia juga hobi difoto sambil tersenyum. Tapi kuncinya, menurut Nisa, selalu menjaga mood agar tetap terus baik.

Sudah punya pacar?

“Wah, enggak. Nisa belum mikir ke situ. Nisa masih enjoy sendiri. Sampai sekarang nggak dekat dengan siapa-siapa. Belum ada juga yang mendekati, hehehe,”pungkas Nisa sambil tertawa.