Anne Avantie : "Saya Mohon Dibukakan Pintu Maaf"

Category: NEWS -> SOSIAL BUDAYA | Posted date: 2018-05-06 01:01:17 | Updated date: 2018-05-07 13:56:30 | Posted by: Farid Iskandar


Ceknricek.com - Sepucuk surat dari Anne Avantie yang ditujukan kepada masyarakat Minang melalui Forum Minang Maimbau diterima redaksi, Senin (9/4) siang. Melalui surat itu, ia menyampaikan permohonan maaf.



Ceknricek.com - Sepucuk surat dari Anne Avantie yang ditujukan kepada masyarakat Minang melalui Forum Minang Maimbau diterima redaksi, Senin (9/4) siang. Melalui surat itu, ia menyampaikan permohonan maaf.

Berikut petikan poin-poin penjelasannya :

Saya hanya ingin menjelaskan beberapa hal yang bisa dijadikan bahan pertimbangan, adalah sebagai berikut :

Beberapa jam sebelum acara saya meminjam beberapa hiasan rambut salah satunya adalah Sunting Sumatera Barat. Yang sebenarnya saya hanya ingin melihat apakah hiasan rambut tersebut bentuknya dapat dipisahkan menjadi beberapa bagian dan bisa di kolaborasikan dengan aksesoris lainnya (masih wacana).

Namun karena keadaan saya yang tidak memungkinkan untuk mengontrol satu per satu persiapan di belakang panggung sehubungan dengan saya harus meninggalkan tempat (backstage) dan kemudian saya mempersiapkan diri untuk menyambut kehadiran Ibu Wakil Presiden Mufidah Jusuf kalla, Ibu Sinta Nuriah Wahid dan Ibu Menteri Susi Pudjiastuti. Dalam kondisi itulah kemudian komunikasi terputus. Sehingga terjadi kekeliruan yang tidak seharusnya terjadi.

Pada saat itu saya sama sekali belum melihat bentuknya, termasuk belum memegang dan belum juga memerintahkan untuk memasang di kepala model tersebut. Karena saya tau bahwa model tersebut mengenakan gaun dengan aksen jubah batik. Awalnya saya berencana untuk merangkainya dengan hiasan rambut lain dan bunga.

Namun semua telah terjadi dan saya tidak ingin menelusurinya satu persatu sehingga akan mengorbankan orang - orang lain yang telah menolong saya bahkan pada akhirnya akan menjatuhkan serta menghancurkan nafkah hidup banyak orang.

Semua terjadi karena kurangnya komunikasi antara saya dan yang terlibat sebagai pemasang sunting tersebut yang seharusnya bisa dihindari ketika melihat baju yang dikenakan oleh model yang bersangkutan bukan selayak dan sepantasnya. Namun sekali lagi ini semua sudah terjadi dan saya mohon maaf.

Kesalahan ini murni adalah tanggung jawab saya yang pasti tidak di inginkan oleh semua pihak. Karena dari awal niat saya adalah sebuah niat untuk membagikan rasa syukur atas penyertaan TUHAN selama 29 tahun saya berkarya untuk negeri tercinta INDONESIA.

Demikian sekilas penjelasan dari saya, dan dari lubuk hati yang paling dalam saya mengemukakan “apabila saya mencari pembenaran maka akan banyak orang terseret dalam persoalan ini dan mereka akan kehilangan kepercayaan diri dari publik yang berdampak pada nafkah hidup keluarga mereka, sehingga saya tidak ingin mengorbankan mereka untuk kepentingan saya”. Biarlah saya yang menanggung semuanya dan saya sekali lagi memohon maaf kepada seluruh masyarakat Minangkabau dimanapun berada.

Dalam kondisi seperti ini, peristiwa itu bisa terjadi pada siapapun, kapanpun dan dalam situasi apapun bahkan bisa dialami juga oleh keluarga kita. Tapi saya berbesar hati bahwa semua yang terjadi adalah kekhilafan yang kemudian mengakibatkan orang lain melakukan kesalahan tanpa disadari.

Sebagai orang yang memiliki tanggung jawab moral saya Anne Avantie memohon untuk di bukakan pintu maaf kepada seluruh masyarakat Minangkabau dan yang terkait, yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu. Dengan harapan di kemudian hari saya akan lebih memperhatikan sehingga tidak terjadi kesalahan serupa yang berdampak memecah belah kerukunan dan kebersamaan serta kedamaian bangsa Indonesia.

Atas segala perhatian, jalinan hati serta kebijaksaan yang diberikan saya menghaturkan banyak Terima Kasih.

Semoga kesantunan dalam bertutur kata dan mengemukakan pendapat atas peristiwa ini masih di junjung tinggi sebagai salah satu budaya yang menghargai negeri sendiri.

Akhirnya.., negeri ini masih membutuhkan kreatifitas karya anak bangsa yang membangun industri kewirausahaan. Dan saya masih ingin terus berjuang berada di dalamnya dengan harapan maju dan berkembang bersama dengan kelebihan dan kekurangan saya yang manusiawi.

Teriring ucapan salam damai sejahtera. Tertanda Anne Avantie