Pilot Cardig Air Ditahan Polisi Di Paris

Category: KNOWLEDGE -> TEKNOLOGI & INOVASI | Posted date: 2018-05-06 01:22:16 | Updated date: 2018-05-17 04:18:39 | Posted by: Marah Sakti Siregar


Ceknricek.com - Seorang pria Indonesia yang mengaku sebagai pilot di Jakarta, Rabu pagi sekitar pukul 07. 30 waktu setempat, ditahan polisi imigrasi di Bandara Roissy, CDG Paris. Orang tersebut mengaku sebagai pilot Cardig Air, maskapai penerbangan cargo



Ceknricek.com - Seorang pria Indonesia yang mengaku sebagai pilot di Jakarta, Rabu pagi sekitar pukul 07. 30 waktu setempat, ditahan polisi imigrasi di Bandara Roissy, CDG Paris. Orang tersebut mengaku sebagai pilot Cardig Air, maskapai penerbangan cargo di Jakarta.

Ia baru saja terbang dari Doha. Katanya, mendapat tugas dari perusahaannya untuk membawa pulang pesawat cargo yang baru dibeli Cardig Air. Pesawat itu sekarang berada di Montpellier, sekitar 750 km sebelah selatan Paris.

Kontributor ceknricek.com di Paris, Lie Chien Min melaporkan bahwa perusahaan di Montpellier itu memberi waktu kepada Cardig untuk mengambil pesawatnya sampai batas waktu 17-18 April 2018. Berhubung agak sulit dan lama mendapatkan visa di Kedubes Prancis, kata pria itu kepada polisi, pihak Cardig Air mengambil jalan pintas dengan meminta visa lewat Kedubes Portugal.

Polisi imigrasi Prancis sempat menanyakan berapa lama pria itu —masih belum disebutkan identitasnya— akan berada di Prancis. Dan kapan akan ke Portugal? Apakah punya undangan dari perusahaan Prancis dan reservasi di hotel mana? Kepada polisi, pria tersebut berterus terang tidak punya niat ke Portugal. Visa Portugal hanya untuk mempermudah saja.

Dia mengaku punya surat undangan. Dan reservasi hotel semuanya diurus oleh perusahaan di Montpellier. Pihak Cardig Air yang dihubungi ceknricek.com jelang Magrib tadi, belum mau menjelaskan ihwal penahanan itu. Ketika dihubungi, telpon Boy Soebroto, CEO Cardig Air tidak diangkat.

"Apa saya harus menjawab pertanyaan Anda. Bolehkah saya tidak menjawab pertanyaan tentang masalah yang sudah diselesaikan," ujar Helmy Djaelani, salah satu pimpinan Cardig Air.


Maskapai penerbangan cargo ini berdiri sejak April 2004. Dan selama ini dikenal aktif mengoperasikan pesawat untuk mengangkut berbagai jenis barang dan menyewakan pesawat secara charter juga untuk angkutan barang di berbagai kota di Indonesia dan Asia.

Sekitar setahun lalu, Boy Soeboroto, bos Cardig Air pernah mengatakan kepada wartawan bahwa Cardig berencana menambah satu armada pesawatnya — dari tiga pesawat Boeing yang kini mereka gunakan. Apakah dalam rangka itu sang pilot dikirim? Boy belum berhasil dihubungi.

Yang pasti, polisi imigrasi Prancis akhirnya memutuskan tidak mengizinkan pria itu masuk ke Prancis. "Kalau visa Schengen minta di Portugal, seharusnya orang tersebut ke Portugal dulu," kata polisi. Atau paling tidak, dari Prancis kemudian ke Portugal.

Menurut peraturan imigrasi Prancis, kalau visa diminta, misalnya, di kedubes Portugal, orang tersebut harus lebih lama tinggal di Portugal. Lantas bagaimana nasib sang pilot? Seorang polisi imigrasi tegas mengatakan, orang tersebut ditahan dan akan segera dipulangkan malam ini juga ke Jakarta.