Korsel dan Korut Serius Berdamai

Category: BERITA -> POLITIK | Posted date: 2018-05-07 23:23:57 | Updated date: 2018-05-07 11:24:05 | Posted by: Rihat Wiranto


Ceknricek.com - Niat Korea Utara dan Korea Selatan untuk berdamai dilanjutkan dengan berbagai langkah nyata. Pekan lalu para pemimpin Korea Utara dan Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in bertemu pada Jumat (27/4) dan berjanji untuk mengakhir



Ceknricek.com - Niat Korea Utara dan Korea Selatan untuk berdamai dilanjutkan dengan berbagai langkah nyata. Pekan lalu para pemimpin Korea Utara dan Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in bertemu pada Jumat (27/4) dan berjanji untuk mengakhiri permusuhan dan bekerja menuju denuklirisasi lengkap di semenanjung Korea. Kini, kedua Korea mencoba semakin akrab. Salah satunya, mereka akan tampil berdua di Asian Games yang akan dilaksanakan di Indonesia.

Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang beom mengatakan negaranya dan Korea Utara berkomitmen untuk berpartisipasi dalam perhelatan olah raga Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. "Kami akan melakukan diskusi antarpejabat mengenai Asian Games antara Korea Selatan dan Korea Utara," kata Kim ditemui wartawan di halaman Istana Merdeka, Jakarta pada Senin (30/4) usai bertemu Presiden Joko Widodo.

(Baca:Korsel dan Korut Akan Bersikap Manis Pada Pertemuan Bersejarah )

Menurut Kim, kedua Korea  dapat mendaftar dan tampil bersama di Asian Games. Dubes Kim juga menyampaikan pujiannya atas dukungan Presiden Jokowi dan masyarakat Indonesia terkait perdamaian di Semenanjung Korea.

Presiden Jokowi menyatakan Indonesia mendukung perdamaian kedua Korea. "Ya artinya kawasan kita ini menjadi lebih sejuk, jadi lebih dingin dan kita bisa berkonsentrasi semuanya kepada pembangunan fisik, maupun pembangunan ekonomi," kata Jokowi terkait arti perdamaian kedua Korea bagi Indonesia.

Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo memanggil Dubes Korea Selatan Kim Chang-beom dan Dubes Korea Utara  Ang Kwang Il ke Istana Merdeka untuk melaporkan hasil pertemuan tingkat tinggi Antar-Korea. Itu merupakan kali pertama bagi kedua duta besar dipanggil oleh Presiden Joko Widodo untuk duduk bersama. "Kami sangat berterima kasih atas dukungan kuat dari Presiden Jokowi sebagai Presiden Indonesia untuk perdamaian dan kemakmuran Korea," ujar An Kwang, usai bertemu Jokowi.

Copot Pengeras Suara

Korea Selatan pada Senin (30/4) mengatakan segera mencopot pengeras suara yang biasa dipakai untuk mengobarkan  propaganda ke seberang perbatasan. Sementara Korea Utara akan mengubah jamnya untuk menyelaraskan waktu dengan tetangganya di selatan.

( Baca : Kim Jong Un Mendadak Ramah )

Langkah tersebut dilakukan sebagai kelanjutan dari pertemuan bersejarah pada Jumat (27/4), saat Presiden Korea Selatan  Moon Jae-in dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un setuju mengakhiri permusuhan dan bekerja sama menuju perlucutan nuklir menyeluruh di semenanjung Korea.

Korea Selatan telah mematikan pengeras suara, yang biasanya menyiarkan campuran berita, lagu popular Korea dan kecaman terhadap penguasa Korea Utara. Pihak Korea Selatan dijadwalkan mulai mencopot pengeras suara itu pada Selasa (1/5).

"Kami melihat itu sebagai langkah pertama paling mudah untuk membangun kepercayaan," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan, Choi Hyun-soo, "Kami mengharapkan penerapan hal yang sama oleh Korea Utara."

Kini dunia menunggu pertemuan Kim Jong Un  dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, sekitar tiga sampai empat minggu ke depan. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, Minggu (29/4) menyatakan kesepakatan harus berisi tentang kewajiban Korea Utara untuk menghentikan program senjata nuklirnya.

Presiden AS Donald Trump pada hari Senin (30/4) menyarankan pertemuan  dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berlangsung di Gedung Perdamaian di perbatasan antara Korea Utara dan Korea Selatan. Ini adalah lokasi  yang sama dengan pertemuan bersejarah Pemimpin Korea Utara dengan presiden Korea Selatan. Trump mengatakan dalam sebuah wawancara pada Kamis (26/4) bahwa ia mempertimbangkan lima lokasi untuk pertemuan puncaknya dengan pemimpin Korea Utara. Trump diharapkan bertemu dengan Kim dalam beberapa minggu mendatang.