Ananta, Bukti Risa Saraswati Bisa Romantis

Category: Berita -> FILM, MUSIK & SELEBRITIS | Posted date: 2018-05-08 01:26:56 | Updated date: 2018-05-17 00:26:16 | Posted by: Raynaldi Wahyu


Ananta, Bukti Risa Saraswati Bisa Romantis



Ceknricek.com – Risa Saraswati kembali digandeng MD Pictures untuk film layar lebar terbaru. Berjudul ‘Ananta’, film yang diadaptasi dari salah satu novel best seller miliknya berjudul sama. Bukan bergenre horor, melainkan drama yang membuat emosi penonton maupun pembaca seperti naik roller coaster.

Bisa dibilang, ini merupakan kejutan bagi Risa Saraswati. Karena novel yang dirilis pada tahun 2014 lalu itu mendapat apresiasi untuk diangkat ke layar lebar. ‘Ananta’ adalah satu diantara 16 buku karya wanita berusia 33 tahun ini.

Nama Risa Saraswati meroket setelah novel yang diangkat ke layar lebar berjudul ‘Danur’ karyanya meraih box office. Ya, film yang juga produksi MD Pictures itu meraih kurang lebih 2,5 juta penonton.

Sahabat Yang Tiada

Walaupun bukan bergenre horor, novel ‘Ananta’ merupakan pengalaman pribadi yang mengisahkan tentang sahabatnya. Namun seorang sahabat tersebut sudah meninggal dunia. Jadi cerita di novel itu 30 persen kisah nyata dan 70 persen fiktif, agar alur lebih menarik dengan sentuhan dingin tangan Risa Saraswati.

“Tokoh Ananta itu sebenarnya adalah sahabat saya, yang meninggal. Saya punya sahabat di dunia nyata, terus sempat suka-sukaan, terus dia meninggal,” ucap Risa saat ditemui Ceknricek.com usai gala premiere film ‘Ananta’ di CGV Grand Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Mingfu (30/4/2018).

Tokoh Ananta diperankan oleh Fero Walandouw. Seorang pria desa yang kental dengan dialek dan gesture Sunda, Jawa Barat. Sedangkan karakter Tania dimainkan oleh Michelle Ziudith, wanita yang dianggap aneh oleh kebanyakan orang, dengan bakat seni lukis yang dimilikinya.

Lalu pria yang berhasil merebut hati Tania, Pierre dilakoni oleh Mike Lewis. Seorang pengusaha galeri asal Yogyakarta yang memiliki passion sama dengan Tania.

“Sebenarnya Tania ini ada beberapa karakter dari diri saya, terus dari orang-orang sekeliling saya yang juga mirip karakter Tania. Kalau Ananta, Pierre juga dari orang-orang sekeliling saya sebenarnya,” katanya.

Pembuktian

Meskipun begitu, Risa tidak mengangkat sisi mistis dari novel ‘Ananta’. Ia mau membuktikan kepada masyarakat kalau dirinya bisa berkarya di luar genre horor.

“Ini pembuktian buat diri saya sendiri. Saya dari dulu enggak pernah berani bilang kalau diri saya ini penulis. Karena cerita yang saya ceritakan itu tentang hantu. Bahannya berasal dari cerita orang lain kepada saya. Saya merasa tertantang buat nulis sesuatu yang baru, bukan dari cerita orang. Tapi berdasarkan isi kepala saya. Ananta ini jadi salah satu pembuktian diri saya,” ujarnya.

Penulis sekaligus penyanyi berusia 33 tahun ini mengakui mengalami kesulitan untuk menulis novel bergenre drama percintaan atau romance. Lantaran image Risa sudah cukup kuat dengan penulis bergenre horor. “Sebenarnya lebih ke image sih, orang kan lebih percaya kalau saya nulis horor. Nah orang tuh bisa enggak sih percaya kalau saya nulis romance. Jadi ini semacam PR sih buat saya,” terangnya.

Tapi di novel Ananta, Risa Saraswati bisa dengan leluasa mencurahkan isi kepala dan pengalaman pribadinya. Apalagi ternyata cita-cita sejak kecil ia ingin menjadi pelukis handal, namun kenyataan berkata lain. “Saya enggak bisa ngelukis, tapi cita-cita pengin jadi pelukis. Melalui novel Ananta, saya bisa mewujudkan mimpi-mimpi saya yang  enggak tercapai,” ungkapnya.

Selain Michelle Ziudith, Fero Walandouw, dan Nino Fernandez, film yang akan tayang pada 3 Mei 2018 ini juga dibintangi oleh pemain lain. Diantaranya adalah Jihane Almira, Roy Sungkono, Anjasmara, Nova Eliza, Asri Welas, Astrid Tiar, dan lainnya.

“Buat saya semua proyek film yamg diangkat dari buku saya enggak jadi beban sih. Untuk diangkat ke layar lebar saja sudah anugerah buat saya. Jadi kepuasan saya ada di titik ini, selebihnya tergantung orang saja. Kalau soal jumlah penonton saya  enggak mikirin ke situ sih,” tutup Risa Saraswati.