Anji Garap Lagu Anak Aransemen Dangdut

Category: Berita -> FILM, MUSIK & SELEBRITIS | Posted date: 2018-05-08 01:29:41 | Updated date: 2018-05-17 00:23:35 | Posted by: Raynaldi Wahyu


Anji Garap Lagu Anak Aransemen Dangdut



Ceknricek.com – Erdian Aji Prihartanto atau lebih dikenal Anji punya visi positif di bidang musik. Ia ingin agar lagu anak-anak kembali eksis terdengar, sesuai dengan usia mereka, bukan lagu dewasa yang dinyanyikan maupun didengarkan oleh anak-anak.

Mantan vokalis grup musik Drive ini sudah dikenal sebagai pencetak hits. Terbukti sejumlah lagunya seperti ‘Ternyata Cinta’, ‘Dia’, ‘Bidadari Tak Bersayap’, dan yang terbaru ‘Menunggu Kamu’ yang digemari penikmat musik Tanah Air.

Nah, uniknya Anji punya cita-cita untuk menggarap lagu anak-anak, tapi dengan genre musik dangdut. Penyanyi berusia 38 tahun ini sebenarnya sudah memulai proyek tersebut sekira satu tahun lalu. Anji menjadikan anak dari pernihanannya dengan Sheila Marcia, Leticia Charlotte sebagai ‘kelinci percobaan’.

“Di YouTube ada anak saya yang cewek nyanyi lagu. Tapi itu bukan lagu anak, tapi lagu saya yang dinyanyiin sama dia terus aransemennya ada dangdutnya,” kata Anji saat ditemui di Balai Sarbini, Jakarta Selatan (2/5/2018).

Bukan tanpa alasan pria yang sempat mengikuti ajang Indonesian Idol musim kedua ini menciptakan lagu anak-anak, dengan aransemen dangdut. Anji menganggap bocah zaman now banyak yang menyukai lagu-lagu dangdut.

“Hmm enggak salah anak-anak dengerin lagu dangdut sebenarnya. Asalkan lagu dangdut itu memang liriknya cocok buat anak-anak. Jadi saya ingin memproduksi lagu anak yang musiknya dangdut, ya liriknya tetep lagu anak,” ucap Anji.

Semisal Anji ingin mengaransemen lagu anak-anak seperti ‘Balonku’, ‘Cicak-Cicak di Dinding’, ‘Di Sini Senang, Di Sana Senang’ dengan sentuhan musik dangdut, itu tak ada salahnya. Sebab, tujuan utamanya adalah agar anak-anak bisa menikmati lagu yang sesuai dengan usia mereka. “Karena dangdut itu adalah sebuah aliran musik sama seperti rock, jazz, pop,dan yang lain-lain,” ujar Anji.

Anji menganggap lagu anak-anak sebenarnya bukan lenyap begitu saja. Masih ada, tetapi tidak seperti dulu di era 90-an, ketika banyak stasiun televisi maupun radio menggemakan beragam lagu anak. Sedangkan sekarang, mayoritas anak-anak justru bernyanyi lagu orang dewasa. Ia berharap agar siapapun yang resah dengan hal serupa bisa turut sumbangsih dan menghidupkan lagi lagu anak-anak.

“Kemarin kan ada gerakan mengangkat save lagu anak, cuma permasalahannya adalah enggak ada lagu anaknya nih. Nah sekarang kebetulan anak saya merilis lagu anak, lagu ciptaan dia sendiri, dia dapat MURI sebagai pencipta lagu termuda di dunia bahkan. Jadi ya sudah sekalian aja,” ungkapnya.

Dengan begitu, Anji optimis agar cita-cita tulusnya untuk menyuarakan kembali lagu anak-anak di media konvensional maupun di berbagai acara bisa terwujud. Sebab lagu anak-anak Indonesia tak kalah berkualitasnya dengan lagu berbahasa Inggris atau bahasa asing lainnya.

“Karena lagu-lagu anak Indonesia itu banyak lho yang diproduksi baik yang diaransemen ulang ataupun yang di produksi baru. Coba ketik di YouTube lagu anak Indonesia pasti banyak keluar lagu yang lama atau yang baru. Jadi kalau berdasarkan analisis saya sih seimbang sih lagu Indonesia dan lagu berbahasa asing itu,” tutup Anji.