Pihak Garuda Sudah Kembalikan Uang Penumpang

Category: Berita -> EKONOMI & BISNIS | Posted date: 2018-05-08 02:29:39 | Updated date: 2018-05-08 01:58:54 | Posted by: Admin


Ceknricek.com - Pihak manajemen Garuda Indonesia Senin (30/4) petang antarkan uang Ardhan (14) penumpang Garuda GA 717 dari Melbourne yang kecurian uang Sabtu (28/4) pagi lalu di cabin pesawat itu.



Ceknricek.com - Pihak manajemen Garuda Indonesia Senin (30/4) petang antarkan uang Ardhan (14) penumpang Garuda GA 717 dari Melbourne yang kecurian uang Sabtu (28/4) pagi lalu di cabin pesawat itu.

Pihak manajemen Garuda diwakili Yanti HR Siregar, Senior Manajer Station & Service and Skyteam Hub Soekarno Hatta dan Yudhi Junaedi, kepala Avitation Security (Avsec) Garuda. Keduanya diterima orang tua Ardhan, Nurtanti Mochtar Sainan dan Ardhan sendiri.

Ketinggalan tas

Ceknricek.com Sabtu (28/4) siang memberitakan Ardhan bersama ayah bundanya menumpang pesawat Garuda GA 717 pulang liburan 5 hari di Melbourne. Tiba di Jakarta Sabtu pukul 10.30 WIB.

Pelajar kelas delapan di Labschool itu kehilangan uang di cabin pesawat. Jumlahnya sekitar Rp. 13 juta ( bukan 15 juta seperti ditulis sebelumnya). Terdiri dari 9 lembar pecahan USD 100 dan sepuluh lembar pecahan Rp. 100 ribu. Uang itu hilang dari dompet yang ditaruh dalam tas slempang. Tas itu diletakkan di kaki kursi no 33 A, tempat duduknya.

Ardhan baru menyadari tas slempangnya ketinggalan di pesawat setelah ia keluar dan tiba di area penjemputan Terminal 3 Bandara Soetta. Sekitar 20 menit setelah meninggalkan pesawat.

Bersama ibunya, Nurtanti Mochtar Sainan, Ardhan pun melaporkan kejadian itu kepada bagian Lost & Found Garuda di Bandara. Saat itu tas slempangnya berhasil ditemukan tetapi uang dalam dompet yang disimpan dalam tas, raib. Belakang setelah diusut tim Garuda, pelakunya adalah oknum petugas cleaning service Gapura.

Kepada ceknricek.com Selasa (1/5) pagi Nurtanti mengapresiasi sikap tanggap pihak Garuda melayani laporannya.

“Berkesan sekali Garuda serius mengurusi keluhan penumpang. Uang hilang tidak sampai 24 jam berhasil ditemukan. Kemarin sore secara khusus mereka ke rumah mengantarkan uang itu. Dua hari urusan sudah clear,” cerita Nurtanti.

“Sejak awal saya percaya pihak Garuda bisa atasi. Makanya, waktu saya ditawari apakah akan melanjutkan ke polisi, saya menolak. Sekarang petugas cleaning service itu dipecat saya malah ikut sedih,” tambahnya.

Secara terpisah, Yanti Siregar dan Yudhi Junaedi menganggap sikap peduli tanggap terhadap keluhan pelanggan, merupakan bagian dari Garuda.

“Sejak kami terima laporan, praktis sejak itu pula kami turunkan tim untuk menelusuri. Ini kewajiban kami menanggapi keluhan pelanggan Garuda,” kata Yanti.

Yudhi menceritakan proses penelusurannya ke banyak bagian hingga menemukan oknum pelakunya. Pelakunya satu orang dan langsung mengaku,” papar Yudhi.