Usai Nobar '212 The Power of Love' Prabowo: Saya Kasih Nilai 9,9

Category: Berita -> FILM, MUSIK & SELEBRITIS | Posted date: 2018-05-12 12:17:05 | Updated date: 2018-05-17 00:20:40 | Posted by: Raynaldi Wahyu


Ceknricek.com - Prabowo Subianto ikut nonton bareng film ‘212 The Power of Love’ di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (8/5/2018) sore, bersama para pemain maupun produser dan kru film tersebut. Usai nonton, ia menilai film tersebut dengan



Ceknricek.com - Prabowo Subianto ikut nonton bareng film ‘212 The Power of Love’ di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (8/5/2018) sore, bersama para pemain maupun produser dan kru film tersebut. Usai nonton, ia menilai film tersebut dengan nilai yang hampir sempurna.

Berada di kursi VIP bioskop, Prabowo yang mengenakan kemeja putih dan peci hitam itu tampak fokus menikmati film berdurasi sekira 90 menit itu. Ketua Umum Partai Gerindra ini menganggap film‘212 The Power of Love’’ layak untuk ditonton. Bahkan ia menilai film tersebut dengan angka 9,9.

“Saya pikir ini film harus lebih banyak diputar (di bioskop). Saya juga anjurkan kader Gerindra untuk menontonnya. Karena film ini sangat baik dan menggugah semangat. Film ini saya kasih nilainya 9,9," katanya kepada para wartawan usai nonton bareng.

Film drama religi yang disutradarai oleh Jastis Arimba ini dinilai Prabowo Subianto menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang damai dan bertoleransi. Para muslim maupun muslimah menghormati perbedaan dan menjunjung tinggi cinta kasih kepada sesamanya.

Saya menikmati film itu, film itu sangat baik, saya terharu. Film itu menunjukkan Islam yang damai, Islam yang anti kekerasan,” ucap Prabowo.

Film ‘212 The Power of Love’ memang tak serta merta menceritakan bagaimana aksi damai 212 yang berlangsung di sekitar Monas, Jakarta Pusat dan diikuti sebanyak 7 juta orang. Tetapi film ini membalut drama keluarga yang menyayat hati, antara anak dan ayahnya yang sudah lama tak bertemu. Keduanya berbeda pendapat, ayahnya seorang ustaz dan anaknya jurnalis surat kabar yang menulis artikel yang dituduh memprovokasi.

‘Cerita humanis, dimana ada konflik antara orang tua dan anak itu biasa. Tapi ujungnya terdapat suatu kesimpulan yang baik, bahwa seorang ayah pasti cinta sama anaknya,” ujar Prabowo.

Prabowo melanjutkan, bahwa film yang tayang pada 9 Mei 2018 ini adalah paket komplit. Semua lini bertugas dengan maksimal sehingga menghasilkan sebuah tontonan yang baik.

“Yang mengharukan adalah saya pikir tim penulis skenario, sutradara, para aktor mampu menghadirkan cerita yang sederhana, singkat tapi mengharukan. Itu memang peristiwa mengharukan, menunjukkan suatu kebersamaan rakyat, umat mau berjalan kaki dari tempat yang jauh untuk suatu keyakinan membela kebenaran. Menurut saya film ini sukses, dan harus lebih banyak diputar,” urainya.

Sebagai pemeran utama, Fauzi Baadila merasa bangga filmnya mendapat apresiasi dari Prabowo maupun penonton lain, salah satunya Syahrini yang ikut nobar pada kesempatan tersebut. Ia berharap agar para penikmat film Tanah Air segera menyaksikan film tersebut karena terbatasnya kuota layar bioskop.

“Kalau optimis jadi box office, tergantung ya karena info yang saya dapet kuota layar bioskop yang kita dapet cuma sedikit dibandingkan film luar. Jadi semoga di hari-hari awal tanggal 9 dan 10 Mei itu harus cepat-cepat nonton karena filmnya enggak bertahan lama,” harapnya.

Film ‘212 The Power of Love’ menceritakan seorang jurnalis bernama Rahmat, yang pada awalnya kurang setuju dengan aksi 212. Rahmat terpaksa berangkat karena ayahnya yang sudah sakit-sakitan memaksa ingin terjun langsung dalam aksi. Ayah Rahmat ini adalah seorang pemuka agama di kampung halaman.

Melihat semangat ayahnya dan tekad orang-orang yang terjun dalam aksi, Rahmat seperti mendapat hidayah lalu ikut menyuarakan aksi bela Islam.