Kebiasaan Kecil untuk Selamatkan Lingkungan

Category: Berita -> SOSIAL BUDAYA | Posted date: 2018-05-12 14:27:47 | Updated date: 2018-05-17 02:42:30 | Posted by: Rihat Wiranto


Ceknricek.com - Banyak kebiasaan kita yang boros menggunakan produk tidak ramah lingkungan. Contohnya, kita minum menggunakan botol dan gelas plastik lalu membuangnya di mana-mana. Tapi sebenarnya banyak hal kecil yang bisa kita lakukan untuk menyelamatka



Ceknricek.com - Banyak kebiasaan kita yang boros menggunakan produk tidak ramah lingkungan. Contohnya, kita minum menggunakan botol dan gelas plastik lalu membuangnya di mana-mana. Tapi sebenarnya banyak hal kecil yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan bumi ini dari pencemaran limbah. Berikut diantaranya:

Kebiasaan Membuat Kompos

Peneliti berkebun Australia dan ahli holtikultura Patrick Honan mengatakan Anda dapat memulai membuat kompos sisa makanan di luar ruangan dengan hanya satu meter persegi ruang. Caranya adalah dengan menyeimbangkan rasio nitrogen dan karbon. Ini terdengar rumit tetapi sebenarnya cukup mudah jika Anda mengikuti beberapa aturan dasar.

Limbah rumah tangga seperti sisa makanan, daun, dan hal-hal seperti kotoran ayam semuanya tinggi nitrogen, sedangkan potongan rumput dan jerami mengandung karbon yang tinggi. Tambahkan ini ke tumpukan kompos Anda dalam rasio satu bagian nitrogen hingga sekitar 15 bagian karbon. Jaga agar tumpukan lembab tetapi tidak basah kuyup, sesekali putar. "Kedengarannya rumit tapi itu benar-benar sederhana saja," kata Honan.Jika Anda tidak memiliki halaman belakang gunakan drum kompos kecil di balkon atau di dapur.

Kiat Berpakaian

Gagasan bahwa pakaian bisa "ketinggalan mode" berarti kita sering berganti pakaian. Bahkan kita membuang baju yang baru sekali dipakai. Perancang busana dan tekstil, Mark Liu dari University of Technology Sydney mengatakan banyak pakaian yang dibuang padahal belum dikenakan sama sekali. Untuk mengurangi kerusakan lingkungan, pilihlah kain alami. Ini bisa terurai secara alami dan dapat dibuat kompos.

Prioritaskan menjual atau menukar pakaian yang tidak Anda inginkan. Bisa juga  baju dijual secara online, lakukan garage sale, atau atur pertukaran pakaian di antara teman-teman.

Jika Anda membeli terlanjur membeli baju yang tidak pas, bawa ke penjahit dan mengubahnya. Jika Anda memiliki teman atau anggota keluarga yang memiliki ukuran serupa yang dapat Anda bagikan. Untuk acara penting, sekali-kali, Anda dapat menyewa baju saja.

Kantong Plastik

Beralih ke kantong yang dapat digunakan kembali dapat secara drastis mengurangi konsumsi plastik. Woolworths Group mengakui pihaknya membagikan lebih dari 3,2 miliar kantong plastik sekali pakai setiap tahun, dengan beberapa miliar lainnya dari  super market swalayan berbeda. Pilihan terbaik, menurut Profesor Sami Kara dari Universitas New South Wales, adalah untuk membeli tas multi guna yang terbuat dari kapas atau bahan biodegradable lainnya. Tas katun bisa digunakan 131 kali. Namun, kantong kapas yang dibuat dengan baik dapat digunakan ribuan kali, dan sepenuhnya bisa terurai.

Sikat Gigi Bambu

Sekarang ada berbagai pilihan sikat gigi ramah lingkungan, kebanyakan terbuat dari bambu. Menurut The Environmental Toothbrush, sikat gigi ramah lingkungan pertama di dunia dirancang di Australia."Ini ditemukan di Brisbane oleh seorang dokter gigi wanita pada tahun 2008," kata direktur James Wilson.

Bambu tumbuh dengan cepat. Karena itu, bambu bisa menjadi pengganti plastik yang mudah diperbarui, dan dapat dibuang ke untuk jadi kompos ketika Anda selesai menggunakannya. Jika Anda akan memilih opsi bambu, pilih yang menggunakan kemasan ramah lingkungan juga.