Rencana Najib ke Jakarta, Sondakh Bantah Siapkan Jet

Category: | Posted date: 2018-05-12 21:05:41 | Updated date: 2018-05-19 03:03:58 | Posted by: Asro Rokan


Ceknricek.com — Pengusaha Indonesia, Peter Sondakh, membantah berita yang berkembang di Malaysia, yang menyebutkan pesawat pribadi miliknya digunakan untuk menerbangkan mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dari Bandara Subang, Malaysia ke Jakarta.



Ceknricek.com —  Pengusaha Indonesia, Peter Sondakh, membantah berita yang berkembang di Malaysia, yang menyebutkan pesawat pribadi miliknya digunakan untuk menerbangkan mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dari Bandara Subang, Malaysia ke Jakarta.

Bantahan tersebut dikirim Rajawali Indonesia, milik Peter Sondakh, ke media online Malaysiakini. Sabtu (12/5) pagi, Malaysiakini memberitakan jet pribadi Primere milik Sondakh akan menerbangkan Najib dan istrinya pukul 10.00 dari Bandara Sultan Abdul Aziz Shah di Subang, Malaysia ke Halim Perdanakesuma. Pada pukul 18.20, Malaysiakini memuat bantahan Sondakh.

Dalam bantahannya, Rajawali Indonesia menyebutkan,  Peter Sondakh tidak ada hubungannya dengan rencana Najib terbang ke Indonesia. “Kelompok Sondakh maupun Rajawali tidak mengetahui jadwal penerbangan jet Premiair oleh pihak manapun," tulis pernyataan tersebut. Premiair adalah perusahaan jet charter yang disebut mambawa Najib ke Jakarta.

Bantahan itu juga menyebutkan, Sondakh saat ini sedang berlibur di luar Asia, dan tidak sedang berkomunikasi dengan siapa pun di Malaysia.

Isu rencana keberangkatan Najib dan istrinya berkembang luas di Malaysia. Akibatnya, Sabtu pagi, lebih dari 60 wartawan Malaysia berkumpul di Bandara Sultan Abdul Azis Subang. Mereka menunggu mobil yang membawa Najib Razak dan istrinya memasuki bandara. Wartawan-wartawan Malaysia itu berharap dapat memergoki Najib, setelah rencana keberangkatannya ke Jakarta bocor.

Sekitar pukul 09.30, ketegangan muncul saat mobil Toyota Vellfire memasuki bandara dengan jendela tebal dan tanpa stiker pajak. Melihat mobil masuk melalui Pos 6 Bandara menuju Skypark Business Aviation Centre bandara, wartawan menahan mobil tersebut dan memaksa agar jendela dibuka. Terjadi ketegangan. Polisi berusaha melarang fotografer. Setelah jendela dibuka, tidak ada Najib dan istrinya di mobil. Ketegangan mereda.

Kepala kepolisian Petaling Jaya, Mohd Zani Che Din di bandara Subang mengatakan, tidak ada penerbangan seperti yang diberitakan media. “Seperti yang Anda lihat tidak ada penerbangan yang informasinya ada di media sosial. Tidak ada penerbangan seperti itu dari Skypark Terminal,” ujarnya dan meminta wartawan meninggalkan bandara Subang.

Kabar tentang rencana kepergian Najib dan istrinya ke Indonesia sudah berkembang sejak Sabtu subuh. Menyusul kabar tersebut, Departemen Imigrasi Malaysia Sabtu pagi mengeluarkan pengumuman bahwa Najib dan istrinya Datin Seri Rosmah Mansor, dilarang berpergian ke luar negeri. Pengumuman disampaikan melalui laman facebook resmi Departemen Imigrasi Malaysia.

Tidak lama setelah pengumuman tersebut, Najib memberi pernyataan melalui twitternya. "Saya telah dimaklumkan bahawa Jabatan Imigresen Malaysia tidak membenarkan saya dan keluarga ke luar negara. Saya menghormati arahan tersebut dan akan bersama keluarga dalam negara," tulis Najib.

Perdana Menteri terpilih, Tun Dr Mahathir Mohamad menyatakan, larangan kepada Najib dan istrinya ke luar negeri berasal darinya. “Saya mengirim larangan ke luar negeri untuk Najib dan Rosmah,” kata Mahathir seperti dikutip Astro Awani tadi sore.