Misi Agnez Mo di Belantika Musik

Category: Berita -> FILM, MUSIK & SELEBRITIS | Posted date: 2018-05-15 20:43:48 | Updated date: 2018-05-17 00:07:07 | Posted by: Raynaldi Wahyu


Ceknricek.com - Agnez Mo punya misi positif untuk perkembangan industri musik Indonesia. Ia ingin membagikan pengalaman, juga ilmunya di bidang musik kepada generasi penerus bangsa.



Ceknricek.com - Agnez Mo punya misi positif untuk perkembangan industri musik Indonesia. Ia ingin membagikan pengalaman, juga ilmunya di bidang musik kepada generasi penerus bangsa.

Pemilik nama lengkap Agnes Monica Muljoto ini ingin agar talenta muda berbakat Tanah Air mengembangkan kualitasnya. Salah satu yang ditekankan oleh pelantun 'Coke Bottle' ini adalah tentang rasa percaya diri.

Seperti yang diterapkan saat Agnez Mo menjadi juri atau coach pada The Voice Kids Indonesia Season 1 dan 2. Tidak menggurui, penyanyi berusia 31 tahun ini membebaskan para finalis yang berusia 7 sampai 15 tahun berkreasi.

"Aku sama anak-anak selalu berusaha membangun percaya diri. Karena saya pengin mereka kasih tahu saya feeling mereka kayak apa. Oke atau tidak saya selalu bilang agar mereka speak up. Jadi kerjanya teamwork," ucapnya saat ditemui di MNC Studio, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (14/5/2018).

Kembali menjadi coach, pemilik lagu 'Long As I Get Paid' menekankan kepada para finalis The Voice Kids Season 3 nantinya untuk tidak sungkan menyuarakan pendapat mereka. Karena biar bagaimana pun, para talenta harus mencurahkan hasrat terpendamnya.

"Yang lucu pas latihan ada orang tua yang selalu pengin ngatur. Biasanya saya kasih tahu ke anaknya. Karena kasihan ada pressure dari orang tua dari keluarga. Jadi pas latihan harusnya anak dibiarin saja berkreasi," kata Agnez Mo.

Pada The Voice Kids Season 2 yang tayang di GTV, anak didik dari Agnez Mo berhasil meraih gelar juara. Selain cara di atas, ia selalu menerapkan strategi khusus dengan meramu musik kontemporer dan modern.

"Sebenarnya kemarin Sharla menang karena salah satunya, saya mengajarkan dia untuk balik originalitas karena Sharla menggabungkan modern dan tradisional. Kita gabung kemampuan dia di pop dan tradisionalnya dia. Itu refreshing to that gitu. Saya berusaha encourage mereka menjadi penyanyi yang jujur," jelasnya.

Di samping itu, Agnez Mo juga menggodok para finalis nanti agar tidak menjadi bintang yang instan. Sebab mereka cukup beruntung hidup di era millenials yang dimudahkan dengan berbagai hal.

"Kalau zaman dulu saya mau cari guru vokal itu harus tanya-tanya enggak bisa cek di google. Tapi sekarang semuanya tinggal diklik. Jeleknya karena mereka terbiasa dengan hal instan jadi kurang menghargai proses," ujarnya.

Selain Agnez Mo, Marcell Siahaan dan Kaka Slank  juga akan menjadi juri atau coach pada The Voice Kids Indonesia Season 3. Baginya, setiap coach memiliki karakter yang berbeda dan keunggulan masing-masing.

"Aku pengin share apa yang bisa aku share. Bukan tentang teknik vokal dan bagaimana biar bagus di panggung saja, tapi gimana menjadikan mereka penyanyi independent dan mandiri. Banyak yang bisa jadi penyanyi tapi kalau jadi superstar sendiri tidak banyak yang mampu," tutup Agnez Mo.