Kiat Puasa, Kerja Lancar, Sehat Pula

Category: Pengetahuan -> KESEHATAN | Posted date: 2018-05-17 12:45:55 | Updated date: 2018-05-17 04:30:01 | Posted by: Rihat Wiranto


Menjaga kondisi fisik tetap sehat saat puasa sangat penting agar aktivitas sehari-hari tetap lancar. Saat ini Ramadhan berlangsung selama musim kemarau yang akan menguras tenaga. Perlu diperhatikan, cara bepuasa dengan benar.



Ceknricek.com - Menjaga kondisi fisik tetap sehat saat puasa sangat penting agar aktivitas sehari-hari tetap lancar. Saat ini Ramadhan berlangsung selama musim kemarau yang akan menguras tenaga. Perlu diperhatikan, cara bepuasa dengan benar.

Akademisi dari Politeknik Kesehatan Banjarmasin Rosehan Anwar memberi contoh seseorang menderita maag, dengan berpuasa bisa sembuh asalkan penyakit maag biasa, bukan kronis atau akut.

"Begitu pula penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) serta gula darah, semua itu bisa sembuh. Asalkan menggunakan pola makan serta asupan gizi yang baik dan benar, dan bukan kronis," katanya. Ada beberapa kiat agar puasa yang kita laksanakan tidak bermasalah terhadap kesehatan.

Tips Sahur dan Berbuka

Tips sahur yang perlu diperhatikan adalah makan dan minum yang cukup, seperti minum yang banyak dan jangan minum teh manis saat akhir waktu sahur."Meminum teh manis sebaiknya awal makan sahur guna menghindari selalu kencing di siang hari supaya jangan terjadi kekurangan cairan pada tubuh. Karena bisa menyebakan tubuh kita lemas," kata Rosehan.

Tips berbuka yang benar, antara lain jangan langsung meminum air es, tetapi sebaiknya minum air hangat terlebih dahulu dan mengonsumsi makanan lain seadanya."Sedangkan makan nasi atau makanan lain yang agak banyak sebaiknya sesudah shalat maghrib, sehingga pencernaan sudah dalam keadaan normal," ujarnya.

Jaga Gizi Seimbang

Selama bulan Ramadhan ini, kita perlu menjaga kondisi fisik agar tetap sehat, salah satunya dengan makan makanan gizi seimbang. ”Gizi harus seimbang, yakni mengonsumsi buah dan sayur lebih banyak dan minum air yang cukup selama Ramadhan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Rubaeah.
 
Walau berpuasa jadwal makan dan minum berkurang, kebutuhan buah, sayur, dan air tetap diupayakan untuk dijaga."Makanlah makanan yang bergizi, protein tinggi, hindari makanan dengan lemak tinggi, dan karbohidrat tinggi selama Ramadhan," katanya dikutip dari Antara.
 
Rubaeah menjelaskan mengonsumsi makanan berlemak dan karbohidrat tinggi selama Ramadhan dapat merangsang gangguan pencernaan dan tenggorokan.Selama Ramadhan, lanjutnya, kasus-kasus kesehatan yang sering terjadi pada masyarakat adalah gangguan pada pencernaan akibat pola makan yang kurang baik.

Tidur Cukup

Kualitas tidur yang baik juga penting agar kita bisa tetap sehat selama menjalani puasa di bulan Ramadan. Dr Nerina Ramlakhan PhD, ahli tidur dari Meliá Hotels & Resorts, mengatakan, kualitas tidur tidak hanya memberikan penyembuhan fisik, namun juga dapat membantu peremajaan secara mental, emosional, dan psikologis.

"Saat kita mendapatkan kualitas tidur yang baik, inspirasi, semangat, dan rasa bahagia dalam hidup akan muncul kembali. Hal ini akan berdampak pada seluruh aspek, sehingga kita harus menghargai waktu tidur kita.” ujar dia dalam keterangan tertulisnya.

Agar mendapatkan tidur yang baik dalam waktu yang terbatas, dia menyarankan kita bisa melakukan meditasi, dan memenuhi asupan nutrisi sesuai kebutuhan tubuh saat sahur dan berbuka puasa.

Sleep Report Indonesia 2018 mengungkapkan mayoritas masyarakat Indonesia memiliki kualitas tidur nyenyak yang rendah, dengan memiliki kualitas tidur terbaik pada usia 18-34 tahun. 

Sementara mereka yang berusia lebih lanjut memiliki kualitas tidur yang lebih buruk. Hasil ini didapat berdasarkan data yang diekstrasi dari 975,742 pengguna aplikasi Sleep Cycle selama lebih dari 81,298,155 malam selama tahun 2017. 

Minum Cukup Air

Menjaga cairan tubuh di tingkat normal penting untuk menjaga tubuh tetap bugar selama berpuasa selama Ramadhan, kata ahli diet Hamad Medical Corporation, Ashwak Mohamed.

"Air menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh dan penting dalam menyerap nutrisi. Air juga menciptakan lingkungan yang tepat untuk berbagai reaksi kimia tubuh.

"Institut Kedokteran yang berbasis di Amerika Serikat merekomendasikan perempuan dan lelaki minum air masing-masing 3,7 liter dan 2,7 liter per hari. "Selama Ramadhan, penting untuk minum banyak cairan, terutama air mineral karena puasa berlangsung lama dalam suhu tinggi," katanya."Air, jus dan sup, juga sayuran dan buah, adalah sumber cairan yang baik untuk tubuh."