Brankas Tua Najib Belum Bisa Dibuka

Category: | Posted date: 2018-05-18 16:28:26 | Updated date: 2018-05-23 17:06:42 | Posted by: Admin


Brankas berusia 20 tahun, yang ditemukan di rumah mantan Perdana Menteri Najib Razak, belum juga bisa dibuka hingga Jumat (18/6) pagi. Polisi telah mendatangkan dua tukang kunci ke rumah Najib di Jalan Langgak Duta, Taman Duta, Kuala Lumpur, namun brankas



Ceknricek.com - Brankas berusia 20 tahun, yang ditemukan di rumah mantan Perdana Menteri Najib Razak, belum juga bisa dibuka hingga Jumat (18/6) pagi. Polisi telah mendatangkan dua tukang kunci ke rumah Najib di Jalan Langgak Duta, Taman Duta, Kuala Lumpur, namun brankas tetap tidak terbuka. Polisi akhirnya menunda membuka brankas tersebut.

Polisi Diraja Malaysia yang menggeledah enam rumah dan kondominium milik Najib Razak, menemukan satu brankas besi, Kamis (17/6) pagi. Pengacara keluarga Najib, Datuk Harpal Singh Grewal, mengatakan brankas tersebut sudah lama tidak dipakai dan kuncinya hilang.

Polisi terus berupaya membuka brankas tersebut, bahkan sampai memanggil tukang kunci untuk mengebor brankas. Namun sejak pagi hingga pukul 21.30 malam bersamaan operasi penggeledahan berakhir, brankas tetap tidak bisa dibuka. Rencananya Jumat ini dicoba lagi.

Direktur Departemen Investigasi Kriminal Komersial Bukit Aman Datuk Seri Amar Singh Ishar Singh, dalam konferensi pers, menegaskan bahwa lemari besi belum dibuka.Polisi semalam menyita 72 tas perhiasan, berbagai mata uang, dan barang-barang berharga di sebuah kondominium Pavilion Kuala Lumpur. Polisi juga membawa 284 kotak tas mewah, di antaranya merek Hermes Birkin dan Louis Vuitton.

Kantor Berita Bernama melaporkan, Departemen Investigasi Kejahatan Komersial menggeledah secara serentak enam tempat yang digunakan Najib Razak, yaitu Kantor Perdana Menteri, kediaman resmi Perdana Menteri di Putrajaya, kediaman pribadi Najib di Jalan Langgak Duta, Taman Duta, serta tiga unit perumahan di kondominium di Jalan Raja Chulan.

Penggeledahan dan penyitaan barang-barang milik Najib dan istrinya Datin Seri Rosmah Mansor, terkait dugaan kasus korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Kejaksaan Agung Amerika Serikat dan FBI menyebutkan ada dugaan pencucian uang oleh direksi 1MDB sejak 2009-2015.

Dalam keterangan pers Direktur Departemen Investigasi Kriminal Komersial Bukit Aman Datuk Seri Amar Singh, Jumat dinihari, belum menjelaskan total nilai barang-barang mewah yang mereka sita. "Polisi akan melakukan pemeriksaan secara rinci pada esok (hari ini) untuk menentukan jumlah nilai nyata penyitaan," katanya.

Menurutnya, polisi terpaksa menggunakan 5 truk polisi untuk membawa bagasi dan tas pada pukul 12 siang hingga tengah malam dan menyelesaikan dua setengah jam kemudian.


Bernama