Derek Pernah Juga Diadukan Relawan Jokowi ke Polisi

Category: BERITA -> POLITIK | Posted date: 2018-05-19 12:12:03 | Updated date: 2018-05-23 20:50:26 | Posted by: Ilham Bintang


Ceknricek.com - Wartawan senior Derek Manangka sering diadukan ke polisi karena ulasan-ulasannya yang dia tulis di Catatan Tengah. Ulasan Derek Manangka ditulis di akun Facebook ber gaya kolom di bawah judul Catatan Tengah. Sudah beberapa tahun berjalan



Ceknricek.com - Wartawan senior Derek Manangka sering diadukan ke polisi karena ulasan-ulasannya yang dia tulis di Catatan Tengah. Ulasan Derek Manangka ditulis di akun Facebook ber gaya kolom di bawah judul Catatan Tengah. Sudah beberapa tahun berjalan   ini Derek memanfaatkan sarana akun Facebook itu sebagai media kontrol sosial. Pelbagai kritik dia lontarkan lewat Catatan Tengahnya.

Tidak selalu kritiknya diterima dengan baik. Ia sudah sering dipolisikan gara-gara tulisannya. Dua tahun lalu ia juga diancam dipolisikan oleh relawan Jokowi.

Waktu itu, Barisan pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla, yang bergabung dalam Jaringan Nasional Relawan Aswaja, melaporkan Derek Manangka, terkait tulisan berjudul Jokowi dan Rini, Tersandung "Love Affair?"

Menurut catatan   redaksi, Sekjen Relawan Aswaja, Willy Kurniawan, menilai tulisan Derek  dapat menjerumuskan pembaca terjebak dalam pemahaman keliru dan menyesatkan.

Yang disoal relawan Aswaja kritik Derek dibahasakan secara luas. Cendrung menjerumuskan orang ke dalam kesesatan berpikir terkait love affair. Apalagi dikaitkan dengan hubungan kerja presiden dengan menterinya. Menurut Willy,  kritik tersebut  subjektif dan mengarah pada persoalan pribadi, jauh di luar kualitas dan profesionalisme kerja yang seharusnya disorot.

Menyinggung hubungan kedekatan Presiden Jokowi dengan Rini Soemarno yang dikaitkan dengan  proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Tidak diperoleh keterangan  soal kelanjutan laporan polisi itu. Yang pasti,  “Catatan Tengah Derek Manangka jalan terus sampai kini. Sampai laporan terbaru dari Gerindra kepada polisi Jumat (18/5) kemarin.

Derek Manangka   termasuk dari sebelas pemilik akun yang dianggap  memfitnah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Seakan Partai Gerindra dan Prabowo sebagai pendukung teroris. Dalam hal Derek ia menulis status di Facebooknya ujaran begini.

“Anggota DPR-RI yang menghambat pembahasan revisi UU Antiterorisme,  pastilah teroris”.

Selain Derek, turut juga dilaporkan  Sudriman Kadir, Yusuf Muhmad, Derek Manangka, Nyoman Suanda Santra, Amrit Punjabi, Herlina Batur dan Helmy Rija Lghod. Termasuk akun anonim Lambe Nyinyir, Katakita dan Terashosang.

“Sudah kami laporkan. Mereka itu yang secara elektronik, terbuka berbohong dan memfitnah partai kami," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra, Hasyim Djojohadikusumo di Ruang Fraksi Gerindra di DPR RI, Senayan, Jakarta, kepada wartawan Jumat (18/5).

“Tapi saya tidak menghina siapa-siapa, tidak menyebut nama, tidak menyebut partai,” kata Derek Manangka kepada  ceknricek.com Jumat (18/5) malam.

Amrit Punjabi, salah satu yang dilaporkan,  ketika dihubungi semalam, ponselnya tidak menyahut.

Derek mengetahui dirinya dilaporkan ke polisi melalui siaran televisi. “ Tunggu saja perkembangannya. Yang pasti, saya tidak menuduh siapa-siapa. Tidak satupun nama saya sebut. Status saya di FB begitu saja,” sambung mantan Pemimpin Redaksi Seputar Indonesia ini.