Najib Merasa Hidupnya Terancam

Category: | Posted date: 2018-05-20 01:49:26 | Updated date: 2018-05-23 17:05:29 | Posted by: Admin


Ceknricek.com - Mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak membuat laporan ke Kepolisian Sentul, Malaysia, Jumat (18/5) sore. Najib minta polisi memberikan perlindungan saksi pada diri dan keluarganya karena merasa hidupnya kini terancam.



Ceknricek.com - Mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak membuat laporan ke Kepolisian Sentul, Malaysia, Jumat (18/5) sore. Najib minta polisi memberikan perlindungan saksi pada diri dan keluarganya karena merasa hidupnya kini terancam.

Dalam laporannya, seperti yang dikutip dari Astro Awani, Sabtu (19/5), Najib menyatakan bahwa dia dan keluarganya mendapat ancaman dari pihak yang terkait langsung mapun tidak dalam kasus 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Najib juga menyatakan bahwa barang-barang yang disita di tiga tempat di Pavillion Residences baru-baru ini, diberikan oleh rekan-rekannya. Sedangkan uang tunai yang ditemukan merupakan sumbangan untuk membantu kampanye pemilihan Barisan Nasional.

Sebelumnya, Najib Razak mengecam polisi yang menyita barang-barang pribadi dua anak-anaknya di Pavilion Residence, Raja Chulan. Pengacaranya Datuk Harpal Singh Grewal mengatakan penggeledahan di dua unit kondomonium tidak mengikuti prosedur.

“Penggeledahan dilakukan saat putrinya Nooryana Najwa tidak ada di rumah dan hanya ada seorang pembantu. Barang-barang pribadi Nooryana dan Ashman diambil ketika mereka tidak terkait dengan kasus 1MDB,” kata Harpal Singh kepada wartawan di Jalan Langgak Duta.

Melalui pengacaranya, Najib menilai polisi bersikap "angkuh dan tidak bertanggung jawab" saat menggeledah kediamannya pada Rabu malam hingga Kamis lalu.

Puluhan polisi bersenjata memasuki kediaman Najib, Rabu malam, setelah Najib pulang dari masjid seusai salat tarawih, kata para saksi mata kepada Reuters.

Sumber itu juga menunjukan gambar Najib yang masih mengenakan baju Melayu, tertidur di sofa, sementara seorang petugas polisi melakukan penggeledahan. “Mantan Perdana Menteri harus dihormati dalam situasi apa pun. Mengapa polisi tidak menggeledah lebih awal, sehingga Najib perlu mempersiapkan diri untuk sahur," kata orang dekat Najib itu.

Dari enam tempat, polisi menyita 72 tas berisi uang, perhiasan, dan jam tangan mewah. Polisi juga membawa 284 kotak tas mewah, di antaranya merek Hermes Birkin dan Louis Vuitton. Barang-barang mewah milil Najib dan istrinya, Datin Seri Rosmah Mansor, itu dibawa ke kantor polisi menggunakan 5 truk polisi.

Perdana Menteri Mahathir Mohamad, membela tindakan kepolisian yang menggeledeh rumah Najib. Menurutnya, penggeledahan rumah pribadi Najib sesuai dengan prosedur dan polisi tentu punya alasan. "Saya pun tak dapat pemberitahuan soal penggeledahan itu. Ini kerja kepolisian, yang saya percaya polisi mempunyai alasan,” kata Mahathir.

Polisi hingga kini belum mengumumkan perkara yang dihadapi Najib, namun kuat dugaan terkait penyelidikan kasus korupsi 1MDB. Najib diduga menerima dana sekitar Rp 9,1 triliyun di rekening pribadinya menjelang pemilihan umum Malaysia 2013 lalu.