Teka-teki Nainggolan Dicoret dari Timnas Belgia

Category: NEWS -> OLAHRAGA | Posted date: 2018-05-22 07:07:18 | Updated date: | Posted by: Rihat Wiranto


, Radja Nainggolan akhirnya memutuskan mengundurkan diri dari timnas Belgia. Ini terjadi setelah pelatih Belgia mencoret namanya dari tim nasional.



Ceknricekcom - GELANDANG AS Roma berdarah Indonesia, Radja Nainggolan akhirnya memutuskan mengundurkan diri dari timnas Belgia. Ini terjadi setelah pelatih Belgia mencoret namanya dari tim nasional.

Keputusan pelatih Belgia mencoret Nainggolan menimbulkan pertanyaan besar. Pemain berusia 30 tahun itu faktanya bermain sangat bagus di klub. Ia membantu Roma mencapai semifinal Liga Champions musim ini.  Jadi mengapa pelatih Roberto Martinez tidak membawa Nainggolan ke Rusia?

Martinez menyatakan mengeluarkan Nainggolan dengan alasan teknis semata. "Radja Nainggolan adalah pemain top. Alasannya taktis," kata Martinez.

"Dalam dua tahun terakhir tim telah bekerja dengan cara tertentu. Pemain lain memiliki peran tersebut. Kami tahu Radja memiliki peran yang sangat penting di klubnya dan kami tidak bisa memberikan peran itu dalam skuad kami,” kata Martinez.

Nainggolan menanggapi  keputusan Martinez lewat media sosial Instagram: "Sangat menyedihkan karir internasional saya berakhir. Aku selalu melakukan apa saja untuk mewakili negaraku."

Belgia kini duduk di peringkat ketiga dunia. Timnas yang dihuni para pemain paling berbakat di Eropa, itu berada satu  grup  bersama  Inggris.

Belgia  diperkuat para bintang Liga Premier seperti penyerang Chelsea Eden Hazard dan gelandang Kevin De Bruyne dari juara liga Manchester City.

Striker Manchester United Romelu Lukaku juga masuk skuad kendati cedera, bersama kapten Manchester City Vincent Kompany.

Di antara muka baru dalam skuad Belgia adalah pemain sayap Adnan Januzaj dari Real Sociedad dan gelandang Monaco Youri Tielemans,

Pujaan Fans

Nainggolan adalah favorit penggemar, yang dikenal karena permainan yang agresif, umpan akurat dan penembak jarak jauh. Nainggolan sukses bermain sebagai pemain tengah klub Roma. 

Tapi di Timnas Belgia, Nainggolan bersaing ketat dengan pemain lain.  Martinez menggunakan pola 3-4-3 dengan dua gelandang bertahan dan dua gelandang serang / striker kedua.  Penyerang bayangan berada di belakang striker utama (Batshuayi, Lukaku atau  Benteke). 

Martinez berpendapat bahwa dia tidak bisa memasukkan Nainggolan ke dalam pola ini, terlepas dari kenyataan bahwa Nainggolan bisa bermain dalam banyak peran.

“Kami harus fokus pada pemain yang dalam kondisi hebat, seperti Eden Hazard, Kevin De Bruyne, Dries Mertens atau Romelu Lukaku. Kita harus bisa menggunakan semua talenta ini, ”kata Martinez kepada World Soccer.

Nainggolan bersaing ketat  dengan Axel Witsel, De Bruyne, Hazard dan Dries Mertens. Nainggolan bisa saja  lebih baik dari Witsel atau Mertens tetapi ia harus mau menjadi pemain cadangan.

Ada dugaan, masalah non teknis membuat Nainggolan tidak disukai Martinez. Sang pelatih  membuat  peraturan agar pemain  tidak merokok tapi Nainggolan tidak taat.

Martinez  juga menjadi tanda tanya ketika justru memasukkan  Christian Benteke yang tidak bersinar di klub Crystal Palace Inggris. Tapi Martinez punya alasan khusus. “Benteke mengalami musim yang sulit. Tapi dia cukup berpengalaman.”

Jika pencoretan Nainggolan karena  masalah disiplin tim, maka Martinez memang berhak untuk mencoretnya. Tetapi jika dia tidak bisa memasangkan Nainggolan ke dalam tim, tetapi ia memanggil Benteke ke skuad, maka keputusannya itu pantas dipertanyakan.

Striker Benteke terbukti mandul musim ini dan  hanya menghasilkan 3 gol meski musim lalu bisa cetak 15 gol.  Nainggolan yang bermain sebagai gelandang menghasilkan 4 gol musim ini plus dua gol di Champions.

Itulah sebabnya keputusan  Martinez mencoret Nainggolan menjadi kontroversi. Keputusan ini akan tidak dimaafkan para fans kalau Belgia gagal di Rusia kelak. 

Skuad Belgia:

Kiper: Koen Casteels (Wolfsburg), Thibaut Courtois (Chelsea), Simon Mignolet (Liverpool), Matz Sels (Newcastle United).

Bek: Toby Alderweireld (Tottenham Hotspur), Dedryck Boyata (Celtic), Laurent Ciman (Los Angeles FC), Christian Kabasele (Watford), Vincent Kompany (Manchester City), Jordan Lukaku (Lazio), Thomas Meunier (Paris St-Germain) , Thomas Vermaelen (Barcelona), Jan Vertonghen (Tottenham Hotspur).

Gelandang: Yannick Carrasco (Dalian Yifang), Kevin de Bruyne (Manchester City), Mousa Dembele (Tottenham Hotspur), Leander Dendoncker (Anderlecht), Marouane Fellaini (Manchester United), Eden Hazard (Chelsea), Thorgan Hazard (Borussia Monchengladbach), Adnan Januzaj (Real Sociedad), Dries Mertens (Napoli), Youri Tielemans (Monaco), Axel Witsel (Tianjin Quanjian).

Striker: Michy Batshuayi (Chelsea), Christian Benteke (Crystal Palace), Nacer Chadli (West Brom), Romelu Lukaku (Manchester United).