Kepala KPK Malaysia Diancam Pembunuhan

Category: | Posted date: 2018-05-22 18:33:09 | Updated date: 2018-05-23 17:03:44 | Posted by: Admin


Ceknricek.com - Kepala Lembaga Anti-Korupsi Malaysia (MACC) mengatakan pada Selasa (22/) bahwa sejumlah saksi hilang dan ia mendapat ancaman pembunuhan saat melakukan penyelidikan atas skandal keuangan melibatkan mantan Perdana Menteri Najib Razak.



Ceknricek.com - Kepala Lembaga Anti-Korupsi Malaysia (MACC) mengatakan pada Selasa (22/) bahwa sejumlah saksi hilang dan ia mendapat ancaman pembunuhan saat melakukan penyelidikan atas skandal keuangan melibatkan mantan Perdana Menteri Najib Razak.

"Saya diancam akan ditembak, diminta pensiun dini, cuti lebih awal, dan ditarik ke departemen pelatihan," kata Mohd Shukri Abdull kepada wartawan pada jumpa pers di kantor MACC, Putra Jaya, Selasa. Shukri menambahkan bahwa ia juga menerima kiriman peluru di rumahnya.

Komisi Anti Korupsi Malaysia, semacam KPK di Indonesia, membuka kembali penyelidikan terhadap aliran uang mencurigakan ke rekening bank Najib dari SRC International, anak perusahaan 1Malaysia Development Berhad (1MDB) pada 2012.

Najib Razak tiba pukul 09.42 di Markas MACC untuk memberi kesaksian tentang investigasi kasus SRC International Sdn Bhd. Mengenakan baju biru, Najib tiba di KPK Malaysia itu mengendarai Toyota Vellfire warna putih, diiringi dua mobil, dan disambut puluhan pendukungnya di depan pintu masuk Kantor MACC.

Shukri Abdull telah mengkonfirmasi bahwa Najib belum ditahan hari ini. “Dia tidak ditahan (hari ini), tetapi kami mencatat beberapa informasi tambahan yang kami memiliki,” kata Shukri di Putrajaya, Selasa (225).

Selain Najib, menurut Shukri, MACC juga akan memanggil beberapa orang lain untuk membantu penyelidikan mereka. "Kami memanggil Datuk Seri Najib terlebih dahulu, tetapi kami masih melihat satu, dua saksi yang lebih penting. Lalu kita bisa memutuskan. "

Jumat lalu, sebuah tim petugas MACC ke rumah Najib di Taman Duta, Kuala Lumpur, mengirim pemberitahuan meminta dia untuk menghadiri kantor MACC untuk bersaksi untuk membantu penyelidikan kasus.
 
 Antara/Reuters