Kemenangan Madrid, Tangisan Salah

Category: Berita -> OLAHRAGA | Posted date: 2018-05-27 13:32:20 | Updated date: 2018-05-27 13:55:02 | Posted by: Rihat Wiranto


Real Madrid meraih tropi Liga Champions untuk ketiga kalinya secara beruntun dan menjadi gelar ke-13 sepanjang sejarah setelah mengalahkan Liverpool 3-1 di Kiev, Minggu (27/5) dini hari waktu Indonesia.



Ceknricek.com - Real Madrid meraih tropi Liga Champions untuk ketiga kalinya secara beruntun dan menjadi gelar ke-13 sepanjang sejarah, setelah mereka  mengalahkan Liverpool 3-1 di Kiev, Minggu (27/5) dini hari waktu Indonesia.

Tapi usai laga, pembicaraan publik tertuju pada nasib gelandang Liverpool,  Muhammad Salah yang ditabrak Sergio Ramos. Salah keluar lapangan sambil menangis.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, mengatakan cedera bahu yang dialami Mohamed Salah membuat superstar Mesir itu diragukan tampil pada Piala Dunia 2018 di Rusia.

Salah yang menjadi mesin gol Liverpool dengan torehan 44 gol sepanjang musim ini, mengalami cedera bahu kiri setelah terjatuh dengan posisi yang salah seusai berduel dengan Sergio Ramos.

Salah sempat kembali ke lapangan setelah mendapatkan perawatan namun terpaksi ditarik keluar untuk digantikan Adam Lallana di menit 30.

Laman Independent menyebutkan bahwa Salah sudah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk pemindaian x-ray sebelum pihak klub mengumumkan level cedera bekas pemain AS Roma itu.

Setelah peluit akhir, Klopp mengatakan bahwa keterlibatan Salah di Piala Dunia tengah dipertanyakan dengan mengatakan "tidak terlihat baik". "Ia dijatuhkan seperti dalam permainan gulat," katanya kesal.

Piala Dunia dimulai dua minggu ke depan. Mesir akan melakoni laga pertama melawan Uruguay yang berlangsung pada hari kedua turnamen itu.

Sejumlah media menyebutkan Salah kemungkinan akan tetap dibawa oleh timnas Mesir setelah pemain itu mendapatkan perawatan medis berkelas dunia.

Tanpa Salah, Liverpool gagal imbangi Madrid. “Ada dua pertandingan, ” kata Arrigo Sacchi, mantan pelatih Italia saat jeda pertandingan sebagai komentar bola. "Yang sebelum cedera dan yang sesudahnya."

Liverpool memulai permainan dengan baik, bermain dari kaki ke kaki dan memaksa  pemain Madrid tidak berkutik. Liverpool  punya peluang, mereka menguasai bola di area bagus.

Kemudian, semuanya berubah saat  Ramos menabrak Salah.

Penampilan Liverpool menurun. Mereka tampak terguncang, memainkan sisa babak pertama seolah-olah bermain 10 orang. 

The Reds tambah sial ketika  kiper  Karius membuat blender  yang membiarkan di Karim Benzema mencipta gol. Ini adalah keberuntungan Benzema yangkedua kali. Saat semifinal,  Benzema menghasilkan gol dari kesalahan fatal  Sven Ulreich, penjaga gawang Bayern Munich. 

Pemain Liverpool Sadio Mane, tampil semangat. Tapi belum bisa menutup lubang yang ditinggal Salah. Pendukung mereka bernyanyi  seperti yang mereka lakukan sepanjang minggu.

Tindakan Sergio Ramos yang dianggap mencederai Mohamed Salah di babak pertama menuai hujatan dari para netizen. Tapi dalam sepakbola selalu ada kontroversi. Sepakbola sebuah permainan keras. Salah tidak menyalahkan siapa-siapa.