INDONESIA MOVIE REVIEW

IQRO MY UNIVERSE (2019)

IMR 092
Mengejar Cita-cita Menjadi Astronot
IQRO MY UNIVERSE
Ulasan : Yan Widjaya
Nilai IMR & AMR : Oleh Komite IMR

IMR 092
Mengejar Cita-cita Menjadi Astronot
IQRO MY UNIVERSE
Ulasan : Yan Widjaya
Nilai IMR & AMR : Oleh Komite IMR

6

IMR

6

IMR

7

AMR

7

AMR

Share on facebook
Share on google
Share on twitter

LSF : Untuk Semua Umur

Durasi : 102 Menit

Tayang : 11 Juli 2019

Genre : Drama

Para Pemain : Aisha Nurra Datau, Cok Simbara, Maudy Koesnaedi, Astrie Ivo, Mike Lucock, Raihan Khan, Ben Kasyafani, Meriam Bellina, Mario Irwinsyah, Ronny Dozer

DOP : Anggi Frisca

Skenario : Aisyah Amirah Nasution

Cerita : Aisyah Amirah Nasution

Sutradara : Iqbal Affajri

Produser : Budiyati Abiyoga, Tyas Abiyoga

Produksi : YPM Salman ITB, Salman Film Academy, Bumi Prasidi BI-EPSI, Mitra Andalas Visual

LONDON, masa kini. Profesor Wibowo, pimpinan Planetarium Jakarta, dipanggil ke ovbservatorium, pusat penyelidikan antariksa NASA. Terpaksa ia meninggalkan cucunya, Aqilla, yang sedang membuat vlog. Sang cucu terilhami opanya, ingin menjadi astronot yang menjelajah ke angkasa luar.

Di sekolah Aqilla bersaing dengan June, siswi cerdas yang baru pindah dari luar negeri. Mereka berkompetisi membuat vlog berhadiah mengunjungi National Space Center, Pusat Latihan Astronot, di Inggris. Harapan Aqilla, calon astronot Indonesia, Ibu Tsurayya, bersedia ditampilkan dalam vlognya. Namun sang astronot kelewat sibuk dengan penelitian untuk mengirim benih tanaman ke planet.

Sementara itu, sahabat Aqilla dari Lembang, Fauzi, tengah berjuang untuk meraih bea siswa dari pesantren. Ayahnya, Bang Codet, yang bekerja sebagai sopir on-line, malah terlibat kasus kriminil kurir Pikun, si pengirim narkoba yang didalangi Paul, bos sindikat gembrot.

Perjuangan Aqilla, jatuh-bangun, termasuk kerusakan rekaman videonya karena perbuatan adik bayinya, membuat ia nyaris putus asa. Namun barang siapa bertawakal, maka pertolongan akan datang menghampiri secara tak disangka-sangka…

 

ASTRONOT                  

“Siapa astronot pertama?”

“Yuri Gagarin?” balik bertanya Aqilla setengah meragu.

“Nabi Muhammad!” tegas sang Ustadz.

Tentu jawaban ini mengacu pada peristiwa Isra Miraj, di mana dikisahkan Nabi Muhammad menunggangi buraaq, terbang menembus langit ketujuh, jauh sebelum astronot pertama dari Uni Soviet itu dilahirkan. Sekadar sebagai selingan penyegar dalam film Iqro My Universe.

Sesungguhnya film ini adalah sequel daripada Iqro Petualangan Meraih Bintang (2017) yang terbilang cukup sukses dengan perolehan 302.079 penonton. Hampir seluruh pembuat dan pemain tetap sama, kecuali tokoh nenek yang dalam film perdana diperani Neno Warisman, sekarang digantikan Astrie Ivo. Sedangkan lokasi cerita beralih dari Lembang ke ibukota. Disesuaikan dengan kedudukan Profesor Wibowo yang ceritanya diangkat dari pimpinan Observatorium Boscha di Lembang ke Kepala Planetarium di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Pemeran utamanya, Aisha Nurra Datau (14), adalah puteri pasangan kamerawan kawakan Yudi Datau dengan aktris watak Sha Ine Febriyanti. Sang kakek tetap diperani aktor senior Cok Simbara, yang sempat benar-benar berpuasa panjang di London selama syuting.

Penampilan berbeda dipamerkan Maudy Koesnaedi yang biasa berperan sendu, sekarang sebagai astronot peneliti tumbuhan untuk disemaikan di planet Mars, berkesan sangat serius dan semula agak cuek, setengah ogah-ogahan mengabulkan permohonan Aqilla.

Patut dicatat penampilan khusus astronot Indonesia pertama sejati yakni Prof. Dr. Pratiwi Pujilestari Sudarmono, Ph.D., SpMMK(K) (66 tahun) yang kini mengajar di berbagai sekolah penerbangan Perguruan Tinggi Dirgantara Indonesia.

Pesan inti film jelas ditujukan pada kaum praremaja untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit. Lihatlah anak-anak muda di luar negeri sana yang sudah sibuk mencari kehidupan baru di luar angkasa, sebaliknya sebagian masyarakat kita masih terkungkung pada masalah-masalah yang semenjak lama ditinggalkan bangsa lain! …

Indonesia Movie Rating

4 : Terserah
5 : Biasa Saja
6 : Cukup
7 : Lumayan
8 : Menarik
9 : Bagus
10 : Luar Biasa

Anjuran Menonton Rating

4 : Membuang Waktu dan Uang
5 : Tunggu, tak Perlu Ditonton
6 : Boleh Nonton kalau ada Waktu
7 : Memenuhi Syarat Tontonan
8 : Asyik sebagai Hiburan
9 : Direkomendasikan untuk Ditonton
10 : Jangan Lewatkan!