Close Menu
CEK&RICEKCEK&RICEK
  • Home
  • Headline
  • Berita
    • AKTIVITAS PRESIDEN
    • AKTIVITAS KEPALA DAERAH
    • AKTIVITAS MENTERI
    • POLITIK
    • JURNALISTIK
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN HIDUP
    • KESEHATAN
    • BISNIS INDUSTRI
    • EKONOMI & BISNIS
    • HUKUM
    • SOSIAL BUDAYA
    • INTERNASIONAL
    • OLAHRAGA
  • Pengetahuan
    • SOSOK
    • SEJARAH
    • BIOGRAFI
    • BUKU & LITERATUR
    • TEKNOLOGI & INOVASI
    • RISET & DUNIA KAMPUS
  • ENTERTAINMENT
    • FASHION & BEAUTY
    • FILM & MUSIK
    • SELEBRITI
    • KOMUNITAS
    • FOOD REVIEW
    • WISATA
    • DUNIA KESEHATAN
    • SENI & BUDAYA
    • PARENTING & KIDS
    • TIPS & TRIK
    • TEATER
  • Opini
Tentang Kami Kontak Kami
  • APP STORE
  • GOOGLE PLAY
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
CEK&RICEKCEK&RICEK
Trending:
  • Skandal Gizi dan Kecukupan
  • Tak Diundang RDP, Erin Kirim Surat Protes ke DPR
  • Wardatina Mawa Beber Proses Sidang Cerai dari Insanul Fahmi
  • Eks Wamenaker Noel Ebenezer Divonis 4,5 Tahun Penjara
  • 5 Kebiasaan Kecil yang Bisa Membuat Hidup Lebih Bahagia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Home
  • Headline
  • Berita
    • AKTIVITAS PRESIDEN
    • AKTIVITAS KEPALA DAERAH
    • AKTIVITAS MENTERI
    • POLITIK
    • JURNALISTIK
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN HIDUP
    • KESEHATAN
    • BISNIS INDUSTRI
    • EKONOMI & BISNIS
    • HUKUM
    • SOSIAL BUDAYA
    • INTERNASIONAL
    • OLAHRAGA
  • Pengetahuan
    • SOSOK
    • SEJARAH
    • BIOGRAFI
    • BUKU & LITERATUR
    • TEKNOLOGI & INOVASI
    • RISET & DUNIA KAMPUS
  • ENTERTAINMENT
    • FASHION & BEAUTY
    • FILM & MUSIK
    • SELEBRITI
    • KOMUNITAS
    • FOOD REVIEW
    • WISATA
    • DUNIA KESEHATAN
    • SENI & BUDAYA
    • PARENTING & KIDS
    • TIPS & TRIK
    • TEATER
  • Opini
CEK&RICEKCEK&RICEK
  • Home
  • Headline
  • Berita
  • Pengetahuan
  • ENTERTAINMENT
  • Opini
Home»Berita»EKONOMI & BISNIS
EKONOMI & BISNIS

Wall Street Menguat Pasca Hari Terburuk dalam Tiga Bulan

Januari 29, 20202 Mins Read

Ceknricek.com — Saham-saham di Wall Street bangkit pada akhir perdagangan Selasa (28/1) atau Rabu (29/1) pagi WIB, setelah mengalami hari terburuk dalam lebih dari tiga bulan menyusul kejatuhan besar-besaran akibat aksi jual tajam sesi sebelumnya dipicu ketakutan virus corona di China.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 187,05 poin atau 0,66 persen, menjadi ditutup di 28.722,85 poin. Sementara, sebut Xinhua, Indeks S&P 500 naik 32,61 poin atau 1,01 persen, menjadi berakhir di 3.276,24 poin dan Indeks Komposit Nasdaq ditutup meningkat 130,37 poin atau 1,43 persen, menjadi 9.269,68 poin

Semua 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor teknologi dan keuangan masing-masing naik 1,75 persen dan 1,34 persen, melampaui sektor lainnya.

Di sisi data, indeks kepercayaan konsumen AS berdiri di 131,6 pada Januari, naik dari 128,2 pada Desember, didorong oleh penilaian yang lebih positif pasar kerja saat ini dan meningkatnya optimisme tentang prospek pekerjaan di masa depan, The Conference Board yang berbasis di New York mengatakan pada Selasa (28/1/2020).

Baca Juga: Wall Street Capai Rekor Mingguan Tertinggi Sejak Agustus
Pesanan untuk barang tahan lama di Amerika Serikat juga meningkat 2,4 persen pada Desember, didorong oleh kenaikan tajam dalam pengeluaran pertahanan, Departemen Perdagangan melaporkan Selasa (28/1/2020). Para ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan penurunan 0,3 persen dalam pesanan untuk barang tahan lama.

Wall Street juga memperhatikan hasil laba kuartalan perusahaan-perusahaan. Dari perusahaan-perusahaan S&P 500 yang telah melaporkan sejauh ini, sekitar 67 persen telah membukukan laba yang lebih baik dari perkiraan, menurut FactSet.

Pergerakan pasar Selasa (28/1/2020) menyusul kemunduran besar-besaran di sesi sebelumnya, dengan indeks Dow menyerah 1,57 persen, S&P 500 turun 1,57 persen dan Komposit Nasdaq jatuh 1,89 persen.

Kejatuhan tersebut terjadi, ketika China memperpanjang liburan Tahun Baru Imlek karena wabah virus corona yang mematikan, memicu kekhawatiran tentang dampak ekonomi dari upaya penahanan penyebaran virus di ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

BACA JUGA: Cek LINGKUNGAN HIDUP, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini

amerikaserikat China saham wallstreet
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Related Posts

BI Ungkap Penyebab Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Cek Rinciannya

Rupiah Hari Ini Melemah Hingga Tembus Rp18.000 per Dolar AS

Dicopot Prabowo Dari Kepala BGN, Segini Harta Kekayaan Dadan Hindayana

Ini Penyebab Rupiah Anjlok ke Rp17.900 per Dolar AS

Dadan Hindayana Buka Suara Usai Dicopot dari Kepala BGN

Add A Comment

Comments are closed.

Sedang Tren

Skandal Gizi dan Kecukupan

Korupsi berakar bukan dari kemiskinan, tetapi dari ketamakan yang berhasil memperoleh legitimasi dan sistem dimanfaatkan untuk itu.

Tak Diundang RDP, Erin Kirim Surat Protes ke DPR

Juni 4, 2026

Wardatina Mawa Beber Proses Sidang Cerai dari Insanul Fahmi

Juni 4, 2026

Eks Wamenaker Noel Ebenezer Divonis 4,5 Tahun Penjara

Juni 4, 2026

5 Kebiasaan Kecil yang Bisa Membuat Hidup Lebih Bahagia

Juni 4, 2026

Hansi Flick Raih Gelar Pelatih Terbaik LaLiga

Juni 4, 2026

Maliq & D’Essentials Senang Lagu Mereka akan Diadaptasi ke Teater Musikal

Juni 4, 2026

Pengadilan Tolak Seluruh Gugatan Nikita Mirzani

Juni 4, 2026
logo

Graha C&R, Jalan Penyelesaian Tomang IV Blok 85/21, Kav DKI Meruya Ilir, Jakarta Barat. [email protected] | (021) 5859328

CEK & RICEK
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
575/DP-Verifikasi/K/X/2020

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Headline
  • Berita
  • Pengetahuan
  • ENTERTAINMENT
  • Opini
© 2017-2026 Ceknricek.com Company. All rights reserved.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.