Sumber: F1

Gara-gara Topan Hagibis, Kualifikasi F1 Diundur Besok

Ceknricek.com -- Federasi Otomotif Internasional (Federation Internationale de l'Automobile atau FIA) memutuskan untuk mengundur jadwal kualifikasi F1 seri GP Jepang lantaran adanya ancaman dari Topan Hagibis. Sesi kualifikasi yang mestinya digelar Sabtu (12/10), diundur menjadi Minggu (13/10), pukul 08.00 WIB. Balapan sendiri akan tetap diadakan di hari yang sama pada pukul 12.10 WIB.

"Sebagai hasil dari prediksi dampak Topan Hagibis terhadap Grand Prix Jepang Formula 1 2019, Mobilityland and the Federasi Mobil Jepang (Japanese Automobile Federation atau JAF) telah memutuskan untuk membatalkan semua aktivitas yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 12 Oktober," tulis pernyataan FIA, seperti dikutip dari laman resmi F1.

"FIA dan F1 mendukung keputusan ini untuk menjaga keselamatan penonton, semua yang berkompetisi, dan juga semua di Sirkuit Suzuka," tambahnya.

Sumber: AP

Ini bukan pertama kalinya sesi kualifikasi GP Jepang diundur lantaran cuaca buruk. Pada tahun 2004 dan 2010, keputusan serupa diambil karena alasan keamanan. Pengelola Sirkuit Jepang sendiri sangat berhati-hati terkait keamanan pembalap, khususnya setelah kecelakaan yang dialami pembalap dari tim Marussia, Jules Bianchi tahun 2014 lalu.

Saat itu balapan GP Jepang berada dalam kondisi hujan deras setelah adanya badai Phanfone yang mendekat. Bianchi megalami kecelakaan akibat mobilnya melintir dan menabrak traktor derek yang sedang mengangkut mobil Adrian Sutil yang juga melintir sebelumnya. Bianchi yang menabrak derek dengan kecepatan 126 km per jam, dilarikan ke rumah sakit dan berada dalam keadaan koma selama 9 bulan. Bianchi akhirnya meninggal pada 17 Juli 2015.

Topan Hagibis juga menunda dua pertandingan Piala Dunia Rugbi yang mempertemukan Inggris dan Perancis serta Selandia baru melawan Italia di Yokohama, kota di selatan Tokyo yang menjadi jalur topan.

Sumber: F1

Adapun F1 memutuskan akan menggunakan hasil kualifikasi latihan bebas sesi kedua, seandainya kualifikasi tidak memungkinkan dilaksanakan pada Minggu pagi. Hal ini berarti pembalap Mercedes, Valtteri Bottas akan start dari posisi terdepan apabila babak kualifikasi batal digelar.

Baca Juga: Pebalap Ferrari Charles Leclerc Juarai Grand Prix Italia

Bottas yang mencatatkan waktu 1 menit 27,785 detik akan berada di depan rekan setimnya, Lewis Hamilton yang mencatatkan waktu 0,1 detik lebih lambat. Sementara posisi ketiga akan diisi pembalap Red Bull, diikuti duo Ferrari, Charles Leclerc dan Sebastian Vettel.

Sulit Melupakan

Pemimpin klasemen sementara, Lewis Hamilton menerima keputusan F1 yang membatalkan sesi balapan di hari Sabtu. Dirinya menganggap keselamatan pembalap lebih berharga dari apapun. Selain itu, dirinya juga mengaku sulit melupakan kecelakaan yang menimpa Bianchi.

Sumber: EPA

“Saya tidak percaya itu sudah lima tahun lalu, saya masih mengira itu baru saja terjadi. Saya ingat hari itu cuaca buruk, kami duduk di pit lane dan membayangkan apa yang terjadi,” ucap pembalap berusia 34 tahun itu.

“Masih segar teringat di ingatan, peristiwa yang sangat menyedihkan itu. Saya yakin semangatnya masih hidup di tengah olahraga ini, diantara para pembalap hari ini,” tambah kolektor 5 gelar juara dunia itu.

Sementara itu, Charles Leclerc yang merupakan anak baptis dari Bianchi mengaku masih sulit melupakan sahabatnya itu. Dirinya memberi penghormatan pada Bianchi pada balapan tahun lalu. Saat balapan di Monako lalu, Leclerc juga menggunakan helm yang mengenang Bianchi.

“Saya tidak bisa menyembunyikan fakta bahwa tahun lalu sangat sulit bagi saya untuk berada di trek untuk pertama kalinya, karena dalam pikiran saya ada memori Jules yang mengalami kecelakaan fatal di Suzuka. Bagi saya tempat ini terkait dengan memori kesedihan itu,” tambahnya.

Bianchi menjadi pembalap F1 pertama yang tewas usai Ayrton Senna dan Roland Ratzenberger yang meninggal pada balapan di Sirkuit Imola, GP San Marino tahun 1994. Sejak peristiwa Bianchi, F1 sudah memperketat keamanan pembalap.

Salah satunya dengan meningkatkan kekuatan sasis disekitar kokpit hingga 300 persen. Selain itu, tiap mobil kini wajib memasang Halo, bar melengkung untuk melindungi kepala pengemudi.

BACA JUGA: Cek BREAKING NEWS, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini 



Berita Terkait