Foto: albumkopaska.blogspot.com

Kapal Kargo Multi Prima I Tenggelam, 7 ABK Dinyatakan Hilang

Ceknricek.com - Kapal Motor (KM) Multi Prima I tenggelam di perairan Bali-Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Kapal kargo yang membawa bahan bangunan dan pakan ternak itu berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hingga kini, dari total 14 Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di kapal Multi Prima I, baru 7 orang yang ditemukan dalam kondisi selamat.

Kepala Kantor SAR Mataram, I Nyoman Sidakarya mengungkapkan, Tim SAR akan menggunakan Kapal Rescue Boat 220 Mataram untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap 7 ABK yang dinyatakan hilang.

"Kami akan menggerakan Kapal RB 220 Mataram besok jam 5 pagi untuk melakukan penyisiran. Mudah-mudahan bisa ditemukan," ujar Nyoman, Sabtu (24/11) malam, seperti dikutip CNNIndonesia.

Kejadian tenggelamnnya kapal tersebut terjadi pada Kamis (22/11), tetapi pihak SAR baru mendapat laporan pada Sabtu (24/11) sore.

"Baru dapat laporan dari Surabaya tadi sore jam 15.00. Nah itu kok baru dilaporkan. Karena itu tadi sore kami langsung laksanakan aksi seperti apel dan persiapan operasi," ungkap Nyoman.

Tim SAR mengungkapkan 7 nama ABK yang telah berhasil diselamatkan:

  1. Bob Chris Butarbutar (26) – second officer, asal Parapat,
  2. Rahmattuloh (27) – second enginer, asal Lamongan,
  3. Debiyallah Sastria (26) – a/b, asal Flores,
  4. Zainal Arifin M (21) – a/b, asal Flores,
  5. Benyamin Henuk (34) – a/b, asal Flores,
  6. Aldy Hidayat (18) – cadet engine, asal Makassar, dan
  7. Haji Jamaludin S (20) – koki, asal Flores.

Sedangkan 7 ABK Kapal Multi Prima 1 yang belum ditemukan adalah:

  1. Syamsul Salda (38 tahun) – chief, asal Flores Timur,
  2. Trasius (35) – nakhoda, asal Flores Timur,
  3. Pande (67) asal Jakarta,
  4. Riski (26) – oiler, asal Kupang,
  5. Sutrisno (57) asal Sragen,
  6. Soni Kancil (41) asal Flores, dan
  7. Phlipus Bay (43) asal Flores.

 

Diselamatkan kapal lain 

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Jember Asnawi Suroso menjelaskan kronologi penyelamatan ABK KM Multi Prima I oleh ABK KM Cahaya Abadi 201. 

"Kapal tersebut (KM Multi Prima I) dihantam ombak di sekitar Pulau Kapongan Bali atau utara Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Kamis (22/11) pukul 18.00 WITA dan kemudian meminta bantuan SOS melalui frekuensi yang diterima oleh KM Cahaya Abadi," kata Asnawi di Probolinggo, seperti dikutip kantor berita Antara.

Lima jam kemudian, sekitar pukul 23:00 WITA, KM Cahaya Abadi 201 tiba di lokasi tenggelamnya kapal Multi Prima I.

"Saat penyelamatan tujuh ABK KM Multi Prima 1 dalam kondisi cuaca buruk sehingga KM Cahaya Abadi memutuskan untuk bertolak menuju ke Pelabuhan Probolinggo dengan membawa ABK yang selamat," ujarnya.