Muncul Varian Baru Virus, Ini kekhawatiran CDC | Cek&Ricek astra-satu-untuk-indonesia
Sumber: Istimewa

Muncul Varian Baru Virus, Ini kekhawatiran CDC

Ceknricek.com-- Direktur Centers for Disease Control and Prevention (CDC) atau Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS, Dr. Rochelle Walensky mengaku kekhawatiran terbesar baginya adalah virus yang sekarang menyebar mungkin telah “beberapa kali mengalami mutasi” untuk dapat menghindari vaksin. Statemen Rochelle itu disampaikan dari situs Live Science, Sabtu, (31/7/21).

“Kekhawatiran terbesar yang saya pikir kita berkecimpung di bidang kesehatan masyarakat dan ilmu pengetahuan, khawatir akan virus dan potensi mutasi virus itu. Kita memiliki sebuah virus sangat menular yang berpotensi menghindari vaksin dalam hal bagaimana vaksin melindungi kita dari penyakit yang parah dan kematian,” kata Dr. Rochelle Walensky.
Ia juga mengatakan, saat ini, untungnya, dunia tidak mengalami hal itu. Vaksin bekerja dengan sangat baik dalam melindungi manusia dari penyakit yang parah dan kematian. Tetapi kekhawatiran besar adalah varian berikutnya yang mungkin muncul, yang berpotensi mengalami beberapa kali mutasi, yang berpotensi menghindari vaksin.
Dr. Rochelle Walensky menyarankan bahwa ancaman sebuah varian yang kebal terhadap vaksin yang ada sekarang ini, adalah alasan mengapa lebih banyak orang Amerika Serikat harus divaksinasi dalam upaya untuk mengendalikan virus dan mutasinya. Lebih dari 163 juta orang Amerika Serikat telah menerima vaksinasi lengkap pada hari Selasa.

CDC AS mengeluarkan panduan baru pada hari Selasa 27 Juli, yang menasihati orang-orang yang telah menerima vaksinasi lengkap untuk memakai masker di dalam ruangan, jika mereka berada “di sebuah area yang penting atau penularan yang tinggi.”
Meski vaksin menjadi sangat efektif, terutama dalam mencegah penyakit parah dan kematian, tetapi mungkin kurang efektif dalam mencegah infeksi atau penularan Covid-19 varian delta.CDC memperbarui panduan maskernya yang mengatakan bahwa orang yang divaksinasi harus kembali memakai masker di ruang publik, terutama dalam ruangan yang berpotensi terjadinya penularan Virus Corona substansial.

 


Editor: Ariful Hakim


Berita Terkait